Pengaruh Umur Panen Terhadap Kualitas dan Rendemen Oleoresin Pala (Myristica Fragrans) Menggunakan Metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS)

Authors

  • Baihaqi Baihaqi Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.56832/pema.v5i3.1611

Keywords:

a-Terpineol, GC-MS, Myristic acid, Oleoresin Pala, Rendemen, Safrole, Umur Panen

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh umur panen terhadap kualitas dan rendemen oleoresin pala yang diekstraksi menggunakan metode maserasi. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut n-heksana dengan variasi rasio bahan terhadap pelarut dan waktu ekstraksi. Analisis komposisi kimia oleoresin dilakukan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah pala yang dipanen pada umur 7-9 bulan menghasilkan rendemen oleoresin yang lebih tinggi dibandingkan dengan buah pala muda (4-6 bulan). Selain itu, kualitas oleoresin, yang diukur berdasarkan kandungan senyawa bioaktif utama seperti Myristic acid, Safrole, dan ?-Terpineol, juga lebih baik pada buah pala yang lebih tua. Peningkatan rendemen dan kualitas ini dipengaruhi oleh umur panen yang lebih matang, yang memungkinkan ekstraksi senyawa bioaktif lebih efisien. Data GC-MS menunjukkan bahwa buah pala yang dipanen pada umur 7-9 bulan memiliki konsentrasi Myristic acid yang lebih tinggi (21,86%) dibandingkan dengan buah pala muda (1,08%). Penelitian ini memberikan pemahaman penting mengenai waktu panen optimal untuk menghasilkan oleoresin pala dengan kualitas dan kuantitas terbaik.

Downloads

Published

2025-06-27

How to Cite

Baihaqi, B. (2025). Pengaruh Umur Panen Terhadap Kualitas dan Rendemen Oleoresin Pala (Myristica Fragrans) Menggunakan Metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). PEMA, 5(3), 124–136. https://doi.org/10.56832/pema.v5i3.1611

Issue

Section

Table of Content | Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.