Edukasi Bahaya Sampah Plastik Bagi Ekosistem Laut di Pantai Mangrove, Sei Naga Lawan, Kec. Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara

Authors

  • Meilinda Suriani Harefa Universitas Negeri Medan
  • Friska Salsabilla Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Kerin Sisca Octaviani Luahambowo Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Samariana Br Sembiring Universitas Negeri Medan
  • Widya Asmara Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Keywords:

Aksi Bersih Pantai, Edukasi Lingkungan, Sampah Plastik, Mikroplastik, Ekosistem Pesisir

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi efektivitas sinergis antara aksi bersih pantai dan edukasi lingkungan dalam mengatasi masalah sampah plastik di Pantai Mangrove, Sei Naga Lawan, Serdang Bedagai. Ancaman utama di kawasan pesisir adalah mikroplastik, yang berpotensi masuk ke rantai makanan laut dan menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia. Faktor dominan penyebab sampah adalah rendahnya kesadaran masyarakat dan wisatawan, serta minimnya fasilitas pengelolaan sampah. Melalui kegiatan yang melibatkan anak-anak, monitoring pasca-edukasi menunjukkan perubahan positif, seperti membuang sampah di tempat yang benar dan aktif menjaga kebersihan. Kesimpulannya, strategi integratif antara aksi fisik dan edukasi terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan di komunitas pesisir.

Downloads

Published

2025-12-12

How to Cite

Harefa, M. S., Salsabilla, F., Luahambowo, K. S. O., Br Sembiring, S., & Asmara, W. (2025). Edukasi Bahaya Sampah Plastik Bagi Ekosistem Laut di Pantai Mangrove, Sei Naga Lawan, Kec. Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. PEMA, 5(3), 526–534. Retrieved from http://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2112

Issue

Section

Table of Content | Articles