Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Berfikir Kritis Siswa
DOI:
https://doi.org/10.56832/pema.v5i3.2173Keywords:
Pendidikan Agama Islam, Berpikir Kritis, Karakter SiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter berpikir kritis siswa melalui kajian studi pustaka. Pendidikan Agama Islam memiliki peranan strategis dalam membangun kepribadian yang tidak hanya berlandaskan nilai-nilai spiritual, tetapi juga rasionalitas dan kemampuan berpikir kritis yang berimbang. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan abad ke-21 yang wajib dimiliki siswa agar mampu menyeleksi, menilai, dan mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai moral Islam. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui integrasi antara ajaran Al-Qur’an dan hadis dengan pendekatan pembelajaran aktif, reflektif, dan kontekstual. Guru PAI berfungsi sebagai fasilitator yang menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus menumbuhkan kemampuan analitis, logis, dan kreatif siswa dalam memecahkan masalah kehidupan. Dengan demikian, PAI tidak hanya berorientasi pada pembentukan akhlak, tetapi juga menjadi sarana penguatan karakter berpikir kritis yang berlandaskan nilai-nilai religius.









