Pengaruh Kegiatan Lego dengan Bantuan Sedotan terhadap Ketangkasan Jari dan Kecerdasan Berpikir Anak (Studi Kasus: TK IT Ummi Yani, Sunggal)
DOI:
https://doi.org/10.56832/pema.v5i3.2293Keywords:
Lego, Sedotan, Ketangkasan Jari, Kognitif, PAUD, TK IT Ummi Yani, Observasi.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh kegiatan bermain lego yang dipadukan dengan menggunakan bantuan sedotan (sebagai media konstruktif tambahan) terhadap ketangkasan jari (motorik halus) dan kecerdasan berpikir (kognitif) pada anak usia 5-6 tahun di Yayasan TK IT Ummi Yani, Sunggal. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis observasi selama sesi pembelajaran. Sampel studi kasus ini terdiri dari 20 anak, hasil observasi menunjukkan 12 anak mampu mengikuti kegiatan dengan baik sementara 8 anak masih mengalami kesulitan. Hasil penelitian membandingkan perilaku motorik halus (kemampuan mengambil, memindahkan) dan indikator berpikir (pemecahan masalah sederhana, imajinasi konstruktif, dan kemampuan mengikuti instruksi). Hasil menunjukkan bahwa kegiatan lego yang dimodifikasi dengan sedotan sebagai komponen tambahan dapat memberikan stimulasi motorik halus dan aktivitas berpikir yang variatif, namun efektivitasnya berbeda antar anak karena dipengaruhi oleh pengalaman awal, intruksi serta bimbingan guru, dan tingkat kesiapan perkembangan anak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber media pembelajaran dan stimulasi variatif dalam aspek perkembangan motorik halus dan kognitif anak usia 5-6 tahun.









