Menggagas Budaya Membaca: Implementasi GLS di SMPN 3 Kawali

Authors

  • Dewi Tri Martina Universitas Galuh
  • Farhan Maulana Universitas Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.56832/pema.v5i3.2303

Keywords:

Gerakan Literasi Sekolah (GLS), Implementasi Program, Pendidikan Karakter

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMP Negeri 3 Kawali, Kabupaten Ciamis. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali data mendalam dari berbagai informan kunci, termasuk Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelaksanaan GLS di sekolah tersebut belum berjalan secara berkesinambungan. Upaya strategis yang telah diinisiasi sekolah meliputi: (1) diversifikasi sumber buku bacaan; (2) pengalokasian waktu membaca selama dua jam pelajaran setiap hari Rabu; (3) penerapan rutinitas membaca 15 menit sebelum KBM; serta (4) penyediaan laboratorium komputer sebagai fasilitas literasi digital. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah hambatan krusial, antara lain: (1) inkonsistensi dalam penerapan budaya baca 15 menit; (2) ketidakteraturan jadwal membaca mingguan; (3) keterbatasan sarana dan prasarana perpustakaan; serta (4) lemahnya mekanisme pengawasan dalam pelaksanaan program. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi GLS memerlukan sinergi dan dukungan penuh dari seluruh komponen sekolah, mulai dari pengawas sekolah, manajemen sekolah, hingga komite sekolah, guna memastikan keberlanjutan program.

Downloads

Published

2025-12-27

How to Cite

Martina, D. T., & Maulana, F. (2025). Menggagas Budaya Membaca: Implementasi GLS di SMPN 3 Kawali. PEMA, 5(3), 751–762. https://doi.org/10.56832/pema.v5i3.2303

Issue

Section

Table of Content | Articles