Lomba Festival Anak Sholeh sebagai Media Edukasi Religius untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak di Desa Ujung Bandar
DOI:
https://doi.org/10.56832/pema.v5i3.2723Keywords:
Festival Anak Sholeh, Kepercayaan Diri Anak, Pengabdian MasyarakatAbstract
Kegiatan Festival Anak Sholeh yang dilaksanakan sebagai bagian dari program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UIN Sumatera Utara di Desa Ujung Bandar bertujuan menjadi media edukasi religius sekaligus sarana peningkatan kepercayaan diri anak. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya keberanian anak untuk tampil di depan umum, kurangnya dukungan lingkungan belajar, serta terbatasnya media pembelajaran religius yang mendorong ekspresi diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengamati proses pelaksanaan lomba, keterlibatan peserta, serta perubahan perilaku anak sebelum dan setelah mengikuti kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa rangkaian lomba seperti adzan, hafalan surah pendek, fashion show islami, dan mewarnai mampu meningkatkan keberanian anak untuk tampil, memperbaiki kualitas interaksi sosial, serta menumbuhkan keyakinan terhadap kemampuan dirinya. Selain menumbuhkan kepercayaan diri, Festival Anak Sholeh juga berperan dalam menanamkan nilai religius, membentuk karakter, serta mengembangkan soft skills seperti kreativitas, komunikasi, dan kerja sama. Faktor pendukung kegiatan meliputi antusiasme anak, dukungan masyarakat dan orang tua, serta peran aktif panitia, sedangkan hambatan mencakup kurangnya waktu persiapan dan kesiapan mental peserta. Secara keseluruhan, Festival Anak Sholeh efektif menjadi media edukasi religius berbasis pengalaman yang berdampak positif terhadap perkembangan karakter dan kepercayaan diri anak di Desa Ujung Bandar.









