https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/issue/feed PEMA 2026-02-17T01:33:12+00:00 Tarmiji Siregar tarmijisir@gmail.com Open Journal Systems <p><strong><img src="https://jurnal.permapendis-sumut.org/public/site/images/tarmijisiregar/pema-homepageimage-en-us.png" alt="" width="212" height="299" /></strong></p> <p><strong>Jurnal PEMA</strong> is Journal published by Association of Indonesian Islamic Education Managers North Sumatera Province.</p> <p>PEMA Journal is published since april 2021 for Vol.1, No.1. This journal focuses on scholarly writing and articles of Education and Community Dedication.</p> <table class="mceItemTable" width="100%" bgcolor="#f3fff0"> <tbody> <tr> <td><strong>Journal Title</strong></td> <td>Jurnal PEMA</td> </tr> <tr> <td><strong>Subject</strong></td> <td>Education</td> </tr> <tr> <td><strong>Language</strong></td> <td>Indonesia, English</td> </tr> <tr> <td><strong>ISSN</strong></td> <td><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20210525081072044" target="_blank" rel="noopener">2797-0833</a> (Print) - <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20210426151337916" target="_blank" rel="noopener">2776-9305</a> (Online)</td> </tr> <tr> <td><strong>Frequency</strong></td> <td>3 Issues Per Year </td> </tr> <tr> <td><strong>DOI Prefix<br /></strong></td> <td>10.56832</td> </tr> <tr> <td><strong>Editor in Chief</strong></td> <td>Tarmiji Siregar</td> </tr> <tr> <td><strong>Publisher</strong></td> <td>PERMAPENDIS Sumatera Utara, Indonesia</td> </tr> <tr> <td><strong>Citation Analysis</strong></td> <td><a title="Google Scholar" href="https://scholar.google.com/citations?hl=id&amp;user=LUzDM5wAAAAJ&amp;view_op=list_works&amp;gmla=ABOlHiwBwbc9ykItQF16i5jUck_WHEklQJjyMzqWSr-6cJYpas7UQDNEDqzDERZXbvK0H8FnTgdXTZsFKvr-" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a></td> </tr> <tr> <td><strong>OAI</strong></td> <td><span class="highlight">https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/oai</span></td> </tr> </tbody> </table> <p><br /><br /></p> https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1555 Peran Layanan Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Konsep Pemahaman Diri Peserta Didik kelas XI-Adam Malik di SMAN 15 Medan 2025-08-04T13:32:09+00:00 Lutfi Diyah Azzahra azzahralutfidiyah@gmail.com Khairina Ulfa Syaimi khairinaulfasyaimi12@gmail.com Lailan Syafira Lubis lailan.syafiralubis1993@gmail.com Lora Yohana Br Manik loramanik44@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan pemahaman diri peserta didik kelas XI Adam Malik SMAN 15 Medan. Remaja SMA berada pada fase penting dalam mengenal dan membentuk konsep diri. Namun, hasil pengumpulan data menunjukkan masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam mengenali potensi, bakat, dan arah masa depan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan AUM (Alat Ungkap Masalah). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pada aspek pribadi, sebanyak 68,6% siswa mengalami kecemasan berlebih terhadap hal-hal yang belum pasti, 62,9% mudah lupa, dan 54,3% sering melamun. Pada aspek akademik, 62,9% siswa khawatir tidak mampu bersaing untuk melanjutkan pendidikan, 51,4% khawatir nilai tugas tidak memuaskan, sedangkan 45,7% sering malas belajar, kurang konsentrasi, dan merasa tidak siap menghadapi ujian. Pada aspek karir, 74,3% siswa belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang lapangan kerja, 71,4% merasa cemas akan menjadi pengangguran, dan 54,3% belum mengetahui bakat yang dimiliki. Pada aspek sosial, 74,3% siswa merasa khawatir tidak mampu memenuhi harapan orang tua, 60% mengkhawatirkan kondisi kesehatan keluarga, dan 42,9% masih canggung berkomunikasi dengan orang lain. Hasil ini menunjukkan layanan bimbingan klasikal dapat membantu guru BK menjangkau masalah nyata peserta didik secara menyeluruh melalui materi yang sesuai kebutuhan. Kesimpulannya, bimbingan klasikal berperan penting untuk membantu siswa memahami diri, mengatasi masalah, dan menyiapkan masa depan. Diharapkan penelitian ini juga dapat menjadi rujukan bagi sekolah untuk mengembangkan layanan bimbingan yang relevan dengan kebutuhan siswa.</p> 2025-08-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1541 Implementasi Program PIKK dalam Mengembangkan Pembelajaran Agama Islam Anak Usia Dini di Kelurahan Limau Sundai 2025-07-29T07:07:09+00:00 Khadijah Khadijah khadijah@uinsu.ac.id Miftahul Jannah miftahul0308231033@uinsu.ac.id Wadhhah Nabila wadhhah0308232042@uinsu.ac.id Siti Sarah Sari siti0308232039@uinsu.ac.id Tiara Sartika tiara0308233121@uinsu.ac.id Siti Rahma Dewi siti0308232088@uinsu.ac.id <p>Kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai melalui program PIKK (Pembiasaan Ibadah dan Kebiasaan Keislaman) merupakan bentuk nyata penguatan pendidikan Islam berbasis pengalaman pada anak usia dini. Mahasiswa dari program studi PIAUD UIN Sumatera Utara turut ambil bagian sebagai pendamping dalam menanamkan nilai-nilai keislaman melalui berbagai kegiatan rutin, seperti pelaksanaan salat bersama, hafalan surah pendek, pembelajaran Al-Qur’an, wirid, dan aktivitas bernuansa islami lainnya. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menstimulasi terbentuknya kebiasaan religius sekaligus memperkuat kesadaran spiritual anak-anak sejak dini. Pendekatan berbasis praktik ini terbukti lebih membekas, karena anak-anak tidak hanya mendapatkan pemahaman konsep, tetapi juga melatih langsung keterampilan beribadah mereka dalam situasi nyata. Evaluasi dari kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan dalam aspek religiositas, moral, dan semangat anak dalam mengikuti proses pembelajaran. Selain itu, suasana lingkungan belajar pun menjadi lebih kondusif dan bernuansa keagamaan. Sinergi antara mahasiswa dan masyarakat setempat menjadi faktor pendukung utama dalam keberhasilan program ini, sekaligus memperkuat peran pendidikan agama sebagai fondasi pembentukan karakter anak.</p> 2025-08-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1556 Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving dalam Meminimalisir Perilaku Agresif Siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 8 Medan 2025-08-04T13:40:31+00:00 M Fikri Ryan Dhani ryandhaninasution@gmail.com Nurul Azmi Saragih nurulazmisaragih@gmail.com Abdul Mujib mujibjee81@gmail.com Faradiza Salsabila faradizasalsabila41@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik <em>problem solving</em> dalam meminimalisir perilaku agresif siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu. Subjek penelitian dikumpulkan siswa kelas yang berjumlah 10 orang siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan skla valid dan reliabel. Skala diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Data skor rata-rata <em>pre-test</em> 121,2 dan skor rata-rata <em>post-test</em> 66 maka selisih skor rata-rata 55 artinya rata-rata perilaku agresif siswa lebih tinggi sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik <em>problem solving</em> maka perilaku agresif siswa menjadi menurun 46%. Data analisis menggunakan uji <em>wilcoxon</em> untuk melihat apakah ada perubahan positif dan signifikan pemberian layanan bimbingan kelompok teknik <em>problem solving</em>. Berdasarkan hasil perhitungan uji <em>wilcoxon</em> jumlah jenjang bertanda positif = 30 dan jumlah jenjang bertanda negatif = 6. Jadi, nilai J = 23 yaitu jumlah jenjang yang lebih besar. Dari tabel nilai kritis J untuk uji jenjang bertanda <em>wilcoxon</em> dengan n = 10, &nbsp;= 0, 05, maka diperoleh J dimana 23 &gt; 8. Artinya bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik <em>problem solving</em> dalam meminimalisir perilaku agresif siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Medan.</p> 2025-08-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1543 Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) dari Bahan Bekas untuk Guru di TK Al-Insani Tembung 2025-07-31T08:09:17+00:00 Risky Ayu Permata riskyayupermata@dharmawangsa.ac.id Wina Asry winaasry@dharmawangsa.ac.id Siti Aisyah Br. Sipayung aisyahsipayung31@gmail.com <p>Laporan pengabdian masyarakat ini untuk menganalisis keterampilan guru dalam membuat alat permainan edukatif dari bahan bekas. Kegiatan ini dilakukan langsung di TK Al-Insani Tembung dan dengan adanya pendampingan agar guru lebih aktif untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai alat permainan edukatif (APE). Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat terlihat dari antusiasme peserta dalam membuat alat permainan edukatif. Mereka juga dapat menjelaskan alat dan bahan yang diperlukan, kemudian membuat alat permainan edukatif dengan kreativitas masing-masing, mampu menjelaskan aspek dan manfaat dari alat permainan edukatif yang mereka buat dan dapat mengimplementasikannya kepada peserta didik. Dengan adanya kegiatan ini, guru dapat menciptakan pembelajaran yang menarik dan inovatif sehingga dalam pembelajaran tidak monoton. Maka dapat disimpulkan bahwa dalam pembuatan alat permainan edukatif dapat dikategorikan sudah baik. Namun, dalam keberhasilan mengimplementasikan alat permainan edukatif (APE) ini guru memiliki keterbatasan dalam membuat karya alat permainan edukatif dikarenakan kurangnya pemahaman guru dalam membuat alat permainan edukatif, kurangnya kreativitas guru dalam memanfaatkan bahan-bahan bekas yang ada dikarenakan hanya mengandalkan alat permainan yang yang tersedia di lembaga pendidikan sehingga ini menimbulkan ketidaksesuaian dengan tema dan kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, untuk menghasilkan suatu produk dalam alat permainan edukatif yang efektif dan kreatif, maka dari itu perlunya wadah yang terorganisir dengan baik.</p> 2025-08-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1552 Partisipasi Mahasiswa dalam Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pengelolaan Sampah melalui Bank Sampah di Kelurahan Kenjeran 2025-08-04T11:07:27+00:00 Diana Puspita Retno dianapusiptaretno@gmail.com Helena Eka Putri helenaekaputri12@gmail.com Vianika Nardia Putri vianikanardia@gmail.com Alfathur Rabbani alfathur.rabbani554@gmail.com Ayu Marsita Angelica ayumarsita80@gmail.com Binti Azizatun Nafi’ah binti.azizatun.adneg@upnjatim.ac.id <p>Pengelolaan sampah merupakan isu krusial di wilayah pesisir seperti Kelurahan Kenjeran, Surabaya. Peningkatan volume sampah akibat pertumbuhan penduduk dan rendahnya kesadaran lingkungan menimbulkan ancaman terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi partisipasi mahasiswa dalam mendorong sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui program bank sampah dalam rangka menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tiga Rukun Warga (RW) di Kelurahan Kenjeran. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) berperan penting dalam merancang, membangun, dan mensosialisasikan bank sampah di masing-masing RW. Program ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, mendorong kebiasaan memilah sampah, serta menciptakan nilai ekonomi melalui penukaran sampah anorganik. Dampak positif terlihat pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas, rendahnya partisipasi masyarakat, serta ketergantungan pada relawan dan mahasiswa. Kesimpulannya, kolaborasi lintas sektor antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Diperlukan penguatan kelembagaan, dukungan infrastruktur, dan edukasi berkelanjutan agar pengelolaan sampah berbasis komunitas dapat terus berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.</p> 2025-08-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1558 Pengelolaan Sampah Organik Berkelanjutan: Pelatihan Pembuatan Kompos Menggunakan Bak Dekomposer Anaerob di Kelompok Tani Kelurahan Tanjung Perak Surabaya 2025-08-04T14:05:47+00:00 Desta Rizky Andhika 22081010072@student.upnjatim.ac.id Wakhid Ardiansyah 22013010344@student.upnjatim.ac.id Dinda Erlita Sari 22025010135@student.upnjatim.ac.id Siti Hidayatul Khoirun Nisa 22012010110@student.upnjatim.ac.id Jessica Vania Andani 22013010123@student.upnjatim.ac.id Bayu Priambodo bayu.priambodo93@gmail.com <p>Pengelolaan limbah organik di wilayah urban seperti Surabaya masih menghadapi berbagai kendala, terutama minimnya pemanfaatan teknologi yang aplikatif dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kelompok tani dalam pengelolaan limbah organik melalui pelatihan pembuatan dekomposer anaerob berbasis Effective Microorganisms 4 (EM4). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan demonstrasi teknis, yang mencakup sosialisasi, praktik pembuatan alat komposter sederhana berbahan drum plastik, serta pengomposan limbah organik rumah tangga dan dedaunan kering. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip dasar fermentasi anaerob, kemampuan teknis dalam merakit alat, serta keterampilan dalam proses pengomposan. Produk akhir berupa kompos padat dan pupuk cair (lindi) menunjukkan kualitas fisik yang baik dan siap digunakan untuk memperbaiki kesuburan tanah. Partisipasi aktif peserta, ditandai dengan antusiasme selama diskusi dan praktik, menunjukkan bahwa teknologi ini dapat diterapkan secara luas di tingkat komunitas. Program ini membuktikan bahwa edukasi berbasis teknologi tepat guna dan kearifan lokal dapat menjadi solusi nyata dalam pengelolaan limbah organik, sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain guna memperkuat ketahanan lingkungan dan produktivitas pertanian masyarakat urban.</p> 2025-08-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1557 Workshop Regulasi Emosi Remaja di SMP N 2 Koto XI Tarusan 2025-08-04T13:45:12+00:00 Suryadi Suryadi suryadi25@gmail.com Joni Adison jono.edison@gmail.com <p>Setiap manusia pernah merasakan sensasi emosi dalam kehidupannya. Perasaan itu adakala berupa ekspresi emosi positif dan negatif misalnya; tertawa, menangis, menari-nari, berlari-lari, mencubit, ndomblong, terbelalak matanya dan lain sebagainya. Semua itu sesuai dengan lingkungan kebudayaan masyarakatnya. Bahkan emosi yang kuat dan tidak terkendali dapat menimbulkan perbuatan-perbuatan yang merusak. Misalnya emosi marah, orang yang sedang marah sekali maka dapat merusak barang apa yang ada di dekatnya, misalnya piring dibanting dilantai, gelas dipecah, meja digebrak dan sebagainya. Tetapi sebaliknya, dengan perasaanperasaan dan emosi luhur, terarah, dan terkendalikan dapat melahirkan karyakarya besar. Regulasi emosi merupakan proses individu dalam mengelola emosinya. Regulasi emosi adalah strategi yang dilalukan secara sadar dan di bawah alam sadar untuk meningkatkan dan mempertahankan,atau mengurangi satu atau lebih komponen dari respon emosi. Permasalahan yang muncul pada peserta didik di SMP N 2&nbsp; Koto XI Tarusan ini adalah masih ada peserta didik yang menyindir temannya yang bermasalah, Peserta didik marah tanpa sebab yang pasti, Peserta didik yang menjauhi teman tanpa alasan yang masuk akal. Adanya peserta didik yang menghina temannya. Menyimpan dendam pada temannya, Adanya peserta didik yang mudah mengamuk, adanya peserta didik yang mudah tersinggung, adanya peserta didik yang tidak menyapa temannya yang bermasalah, adanya peserta didik yang langsung melampiaskan kemarahanya dengan teman yang bermasalah, adanya peserta didik yang membalas teman yang menghinanya dan adanya peserta didik yang marahnya meluap-luap.</p> 2025-08-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1562 Perbandingan Solusi Antara Bank Syariah dengan Akad IMBT dan KPR Syariah dengan Akad Murabahah Jika Terjadi Wanprestasi 2025-08-06T10:17:47+00:00 Dhini Dwi Apriyani dhinidwiapriyani@insan.ac.id Khailila Salsabila khaililasalsabila@insan.ac.id Nurhidayati Maharani nurhidayatimaharani@insan.ac.id Nadia Sartika nadiasartika@insan.ac.id Salsa Nurhilda salsanurhilda@insan.ac.id Siti Kholis Napsiah sitikholisnapsiah@insan.ac.id Syahfitri Andayani Berutu syahfitriandayaniberutu@insan.ac.id <p>Penelitian ini menganalisis implementasi akad Ijarah Muntahiya Bit Tamlik (IMBT) dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan nasabah dalam memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Syariah, serta sanksi wanprestasi di Bank Syariah Indonesia (BSI) KC. Aksara Medan. Implementasi IMBT di BSI KC. Aksara Medan telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No.27/DSN-MUI/III/2002 dan Surat Edaran Bank Indonesia No. 10/14/DPBS, yang menekankan pelaksanaan akad ijarah terlebih dahulu sebelum pemindahan kepemilikan. KPR Syariah menjadi alternatif pembiayaan yang diminati karena prinsip bebas riba, transparansi margin keuntungan, angsuran tetap, dan tidak adanya penalti pelunasan dipercepat. Religiusitas nasabah juga berperan penting dalam pemilihan KPR Syariah. Dalam kasus wanprestasi, bank menerapkan tahapan penanganan mulai dari SMS pengingat, telepon, surat teguran, surat peringatan, hingga eksekusi lelang agunan. Sanksi berupa ganti rugi (<em>ta'widh</em>) dan denda (<em>ta'zir</em>) diterapkan sesuai ketentuan, dengan dana <em>ta'zir </em>dialokasikan untuk kegiatan sosial.</p> 2025-08-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1560 Exploring the Difficulties in Writing Skills among Students at Vocational High School No. 1 Sukasada 2025-08-06T10:24:10+00:00 Gede Aritona aritona@undiksha.ac.id Ni Wayan Surya Mahayanti surya.mahayanti@undiksha.ac.id Ni Luh Putu Era Adnyayanti era.adnyayanti@undiksha.ac.id <div>This study explores the writing challenges faced by grade 11 hospitality students at SMKN 1. Sukasada, Bali. Using a qualitative descriptive approach, data was collected through a questionnaire from 13 students, which featured both closed and open-ended questions. The findings revealed significant obstacles such as inadequate practice in writing, preference for theoretical learning over practical application, and heavy reliance on translation tools. Students had difficulties with grammar, mechanical errors and limited vocabulary, which affected their proficiency in English communication. This study underscores the importance of integrating practical writing exercises with theoretical instruction to improve language skills and reduce reliance on translation aids. It advocates educational strategies that emphasize regular writing practice and balanced assessment to better prepare students for success in the hospitality industry.</div> 2025-08-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1569 Penerapan Budikdamber sebagai Inovasi Ekonomi Produktif Skala Rumah Tangga di RW 5 Kelurahan Kendangsari 2025-08-09T02:07:05+00:00 Dwi Wahyuningtyas dwi.wahyuningtyas.ih@upnjatim.ac.id Anindita Wahyu Noer Anggraini 22033010007@student.upnjatim.ac.id Athallah Zakki Mahardika 22033010116@student.upnjatim.ac.id Maulidya Roosmanningrum 22013010087@student.upnjatim.ac.id Tyas Anjarwati 220410101180@student.upnjatim.ac.id <p>Adanya tantangan besar pada masyarakat urban dalam memenuhi kebutuhan dasar di tengah meningkatnya tekanan ekonomi akibat fluktuasi harga pangan dan keterbatasan ruang. Hal tersebut berakibat pada menurunnya kapasitas ekonomi produktif rumah tangga, sehingga Budidaya Ikan Dalam Ember muncul sebagai solusi. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya penguatan ekonomi lokal dan pengembangan ekonomi produktif rumah tangga bagi warga RW 05 Kelurahan Kendangsari, Kota Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2025 dengan metode penyampaian materi berupa sosialisasi dan praktik secara langsung. Hasil kegiatan ini diperoleh 10 Ember Budidaya Ikan dalam Ember yang diberikan kepada warga untuk dikelola secara bersama. Manfaat yang dirasakan warga berupa bertambahnya pengetahuan mengenai teknik pemanfaatan lahan sempit secara efektif untuk ketahanan pangan dan penguatan ekonomi mikro rumah tangga.</p> 2025-08-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1572 Tes IQ dan Bimbingan Pengembangan Potensi Anak di Lingkungan UPT SDN 24 Barung-Barung Balantai Pesisir Selatan 2025-08-09T07:20:46+00:00 Mori Dianto moridianto25@gmail.com Rici Kardo ricikardo66@gmail.com Syahrini Angguna Novita moridianto25@gmail.com Zhafira Mahdyyani moridianto25@gmail.com <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman guru dan orang tua terhadap potensi kecerdasan anak serta belum adanya sistem pemetaan IQ di UPT SDN 24 Barung-barung Balantai, Kabupaten Pesisir Selatan. Akibatnya, pendekatan pembelajaran masih bersifat seragam dan tidak memperhatikan keberagaman gaya belajar maupun profil intelektual siswa. Program ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui pelaksanaan tes IQ yang valid dan terstandar, serta memberikan bimbingan kepada guru dan orang tua dalam memahami hasil asesmen dan menggunakannya untuk pengembangan potensi anak secara optimal. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, asesmen IQ menggunakan Culture Fair Intelligence Test (CFIT), analisis hasil, pelaksanaan sesi bimbingan, serta implementasi sistem dokumentasi profil siswa.Hasil pengabdian menunjukkan bahwa lebih dari 90% siswa mengikuti tes IQ dengan antusias, sementara guru dan mayoritas orang tua berpartisipasi aktif dalam sesi bimbingan. Sekolah juga mulai menerapkan sistem pelacakan perkembangan anak berbasis hasil tes. Dampak dari kegiatan ini tidak hanya pada pemetaan potensi, tetapi juga pada perubahan paradigma pendidikan yang lebih inklusif dan personal. Guru menjadi lebih sadar akan pentingnya pembelajaran berdiferensiasi, dan orang tua mulai memahami bahwa kecerdasan anak tidak hanya diukur dari nilai akademik. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan dasar dan dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain dengan tantangan serupa.</p> 2025-08-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1570 Edukasi dan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular dalam Implementasi SDG 3 di Kelurahan Ampel 2025-08-11T01:49:34+00:00 Vasthi Nadia Fidelia 22044010085@student.upnjatim.ac.id Ratu Julyana Citra Hambali Priyanto 22044010069@student.upnjatim.ac.id Teodora Merry Meriba Vica Juliana Br Lumbanraja 22031010144@student.upnjatim.ac.id Fani Septi Putri Widiyan 22043010177@student.upnjatim.ac.id Daniel Prasetio Budiman 22081010304@student.upnjatim.ac.id Bayu Priambodo bayu.p.adneg@upnjatim.ac.id <p>Penyakit Tidak Menular (PTM) meliputi beberapa penyakit, hipertensi atau darah tinggi, diabetes, stroke, dan penyakit jantung kini mendominasi morbiditas dan mortalitas di Indonesia, termasuk di Kelurahan Ampel, Kota Surabaya. Rendahnya kesadaran terhadap deteksi dini dan pola hidup sehat yang telihat dari lonjakan kasus hipertensi dan obesitas pada rentang waktu 2015 hingga 2016 di Jawa Timur memicu perlunya intervensi berbasis edukasi masyarakat. Salah satu rangkaian program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Bela Negara SDGs UPN “Veteran” Jawa Timur di Kelurahan Ampel ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gaya hidup sehat sekaligus melakukan deteksi dini melalui <em>mini Medical Check-Up</em> (MCU). Jurnal ini menggunakan pendekatan partisipatif dan metode demonstrasi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyuluhan langsung, pemeriksaan tekanan darah, dan gula darah acak, yang melibatkan 46 warga berusia di atas 30 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi serta peningkatan kesadaran kesehatan warga, yang sekaligus mendukung pencapaian SDG 3. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian target 3.4, yaitu mengurangi angka mortalitas dini yang disebabkan oleh PTM melalui upaya preventif dan pengobatan yang efektif. Dengan adanya pemeriksaan dini terhadap tekanan darah dan kadar gula darah, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mengenali kondisi kesehatannya lebih awal, sehingga potensi risiko terhadap penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, kolesterol, dan diabetes dapat diminimalkan melalui intervensi yang tepat. Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi penguatan upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.</p> 2025-08-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1601 Reformulasi Struktur dan Pola Pikir Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) MI/SD 2025-08-18T03:41:06+00:00 Mikyal Hardiyati m.hardiyati@unupurwokerto.ac.id Putri Nabila Febriana putrinabilafebriana1@gmail.com Isna Fatimatuz Zahroh isnafatimah1512@gmail.com <div><span lang="EN-ID">Penelitian ini membahas urgensi reformasi struktur dan pola pikir keilmuan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada tingkat MI/SD sebagai respons terhadap berbagai problematika pembelajaran yang ada. Meskipun IPS merupakan mata pelajaran multidisiplin yang penting untuk membentuk warga negara yang berpengetahuan, berfikir kritis, dan memiliki kesadaran sosial, pembelajaran di lapangan seringkali menghadapi tantangan. Problematika utama meliputi (1) pendekatan pembelajaran yang pasif dan konvensional, (2) kurangnya koneksi interdisipliner, dan (3) konten kurikulum yang kurang relevan atau usang. Akibatnya, siswa cenderung menganggap IPS sebagai mata pelajaran hafalan yang membosankan dan kurang bermakna. Penelitian kualitatif ini, menggunakan metode studi lapangan <em>(field research)</em> melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, menganalisis temuan dari kegiatan Seminar Nasional Kolaborasi Online (SENSASI) yang diselenggarakan oleh PD-PGMI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformulasi IPS tidak hanya menuntut perubahan kurikulum, tetapi juga pergeseran fundamental pada pola pikir guru. Guru harus bertransformasi dari pengajar yang berorientasi pada materi menjadi fasilitator yang berfokus pada pengembangan kompetensi dan keterampilan siswa, sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan kompetensi abad ke-21 (4C: <em>Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration</em>). Reformulasi menuntut guru untuk mengintegrasikan materi dari berbagai disiplin ilmu (sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi) secara tematik dan kontekstual. Pembelajaran harus berorientasi pada proyek (<em>Project-Based Learning</em>) untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan. Selain itu, penilaian harus mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. IPS berfungsi sebagai wahana strategis untuk membentuk karakter siswa yang cerdas, kritis, adaptif, dan siap menghadapi kompleksitas tantangan zaman.</span></div> 2025-07-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1575 Pengaruh Kondisi Geografis terhadap Aktivitas Sosial Masyarakat Desa Naman Kecamatan Naman Taran, Kabupaten Karo 2025-08-11T05:41:49+00:00 Radhiah Amna radhiahamna@uinsu.ac.id Anggun Amalia anggunamalia903@gmail.com Nabila Tasyaida Ginting nabilat082@gmail.com Fatimah Fatimah atimahberutu704@gmail.com Siti Hajar Sitihajartampubolon@gmail.com Okto Prayogi Pane Oktoprayogi02@gmail.com <p>Penelitian ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi geografis Desa Naman Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo terhadap aktivitas sosial masyarakat. Kondisi geografis, seperti topografi, iklim, dan sumber daya alam, membentuk pola interaksi sosial, mata pencaharian, serta kebudayaan masyarakat. Desa Naman dengan karakteristik geografisnya menjadi studi kasus untuk memahami bagaimana faktor-faktor alam memengaruhi kehidupan sosial warganya. Selain itu, Desa Naman yang terletak di Kabupaten Karo memiliki kondisi geografis yang khas. Pada Penelitian ini menfokuskan pada kondisi geografis yang memengaruhi aktivitas sosial masyarakat desa. Desa Naman, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, memiliki kondisi geografis yang unik dengan pegunungan dan perbukitan yang mempengaruhi kehidupan masyarakatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kondisi geografis Desa Naman mempengaruhi mata pencaharian, hunian, transportasi, dan budaya masyarakat. Masyarakat Desa Naman telah mengembangkan strategi adaptasi untuk menghadapi tantangan geografis, seperti mengembangkan pertanian terasering dan memanfaatkan sumber daya alam lokal.</p> 2025-08-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1579 Pendampingan Pembelajaran Matematika Dasar Bagi Anak Pra Sekolah Melalui Modul Ajar di TBM Pelangi 2025-08-12T09:56:37+00:00 Eny Setiyowati enysetyowati@iaingawi.ac.id Tidar Malikhul Kudus enysetyowati@iaingawi.ac.id Sarmadaniatus Salamah Muafiyana enysetyowati@iaingawi.ac.id Isti’adah Isti’adah enysetyowati@iaingawi.ac.id M. Imam Bukhori enysetyowati@iaingawi.ac.id Ismi Zulaekha enysetyowati@iaingawi.ac.id Inggar Budi Utomo enysetyowati@iaingawi.ac.id Puguh Andi Sugito enysetyowati@iaingawi.ac.id Clarissa Amalia Candra enysetyowati@iaingawi.ac.id Muh Mahfudh Mubarok enysetyowati@iaingawi.ac.id Lutfi Afifa enysetyowati@iaingawi.ac.id Faikhotul Himmah enysetyowati@iaingawi.ac.id Zulfani Agustina Nur Rohmah enysetyowati@iaingawi.ac.id Aisyia Latifatul Mu’amanah enysetyowati@iaingawi.ac.id <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi numerasi anak pra sekolah melalui penggunaan modul ajar matematika dasar di Taman Baca Masyarakat (TBM) Pelangi. Kondisi awal yang ditemukan di <strong>Taman Baca Masyarakat (TBM) Pelangi</strong>, desa Bayem Wetan, Kecamatan kertoharjo, kabupaten Magetan selama ini berfokus pada pengembangan literasi baca-tulis, sementara literasi numerasi belum mendapatkan perhatian optimal. Sasaran kegiatan adalah anak usia 4–6 tahun, pengelola TBM dan relawan yang berperan sebagai fasilitator pembelajaran. Kegiatan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan tim pelaksana, pengelola TBM, dan relawan secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Data dikumpulkan melalui Observasi langsung selama proses pembelajaran untuk melihat respons dan perkembangan keterampilan numerasi anak.Wawancara dengan relawan TBM mengenai kemudahan penggunaan modul ajar dan tantangan pelaksanaan dan dokumentasi berupa foto, video, dan catatan kegiatan sebagai bukti proses. Kegiatan diawali dengan penyusunan modul ajar, pelatihan relawan, implementasi pembelajaran berbasis <em>belajar sambil bermain</em>, serta evaluasi perkembangan kemampuan numerasi anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal angka, bentuk, pola, dan operasi hitung sederhana pada anak. Selain itu, relawan TBM memperoleh keterampilan baru dalam mengelola pembelajaran matematika dasar yang menarik dan interaktif. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan literasi numerasi di lingkungan TBM dan berpotensi untuk diimplementasikan secara berkelanjutan.</p> 2025-08-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1611 Pengaruh Umur Panen Terhadap Kualitas dan Rendemen Oleoresin Pala (Myristica Fragrans) Menggunakan Metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) 2025-08-24T08:17:17+00:00 Baihaqi Baihaqi teukubaihaqi.stp@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh umur panen terhadap kualitas dan rendemen oleoresin pala yang diekstraksi menggunakan metode maserasi. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut <em>n-heksana </em>dengan variasi rasio bahan terhadap pelarut dan waktu ekstraksi. Analisis komposisi kimia oleoresin dilakukan menggunakan <em>Gas Chromatography-Mass Spectrometry </em>(GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah pala yang dipanen pada umur 7-9 bulan menghasilkan rendemen oleoresin yang lebih tinggi dibandingkan dengan buah pala muda (4-6 bulan). Selain itu, kualitas oleoresin, yang diukur berdasarkan kandungan senyawa bioaktif utama seperti <em>Myristic acid</em><em>, Safrole</em>, dan <em>?-Terpineol</em>, juga lebih baik pada buah pala yang lebih tua. Peningkatan rendemen dan kualitas ini dipengaruhi oleh umur panen yang lebih matang, yang memungkinkan ekstraksi senyawa bioaktif lebih efisien. Data GC-MS menunjukkan bahwa buah pala yang dipanen pada umur 7-9 bulan memiliki konsentrasi <em>Myristic acid </em>yang lebih tinggi (21,86%) dibandingkan dengan buah pala muda (1,08%). Penelitian ini memberikan pemahaman penting mengenai waktu panen optimal untuk menghasilkan oleoresin pala dengan kualitas dan kuantitas terbaik.</p> 2025-06-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1617 Efektivitas Metode Jarimatika Terhadap Peningkatan Pemahaman Perkalian Siswa Kelas III dan IV di MIS Al Hasbi 2025-08-28T04:59:51+00:00 Farhanul Ichsan farhanul0305232064@uinsu.ac.id Ghefira Tasya ghefira0305232059@uinsu.ac.id Gadis Aulia gadis0305232061@uinsu.ac.id Mariani Hrp mariani0305232065@uinsu.ac.id Ammamiarihta Ammamiarihta ammamiarihta@uinsu.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Jarimatika dalam meningkatkan pemahaman perkalian siswa kelas III dan IV di MIS Al Hasbi. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, serta evaluasi hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman perkalian siswa, di mana ketuntasan belajar yang semula 75% meningkat menjadi 100% setelah penerapan metode Jarimatika. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan motivasi, keaktifan, serta kepercayaan diri dalam mengerjakan soal perkalian. Temuan ini diperkuat dengan berbagai kajian penelitian sebelumnya yang konsisten menunjukkan efektivitas metode Jarimatika. Dengan demikian, metode Jarimatika terbukti sebagai strategi pembelajaran yang efektif, konkret, dan menyenangkan untuk meningkatkan keterampilan perkalian di sekolah dasar.</p> 2025-08-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1615 Efektivitas Media Board Game Cerita Anak untuk Mengasah Keterampilan Menyimak Siswa SD Negeri 166325 2025-08-26T06:03:19+00:00 Airin Nadila airinnadila05@gmail.com Dewi Sartika Penggabean tikapanggabean.n@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media board game cerita anak dalam mengasah keterampilan menyimak siswa SD Negeri 166325. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas IV yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi aktivitas pembelajaran. Analisis data dilakukan secara tematik dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan melalui triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media board game cerita anak meningkatkan konsentrasi, motivasi, dan keterampilan menyimak siswa. Siswa mampu menangkap detail cerita, menceritakan kembali isi cerita, serta bekerja sama dalam diskusi kelompok. Media board game terbukti efektif sebagai media pembelajaran interaktif yang menyenangkan dan mampu mengembangkan keterampilan menyimak serta kemampuan sosial siswa. Temuan ini memberikan implikasi bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif di sekolah dasar.</p> 2025-10-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1590 Pemberdayaan UMKM Melalui Digitalisasi dan Legalitas Usaha di Kelurahan Jepara Surabaya 2025-08-31T03:14:58+00:00 Rivo Athasani 22033010001@student.upnjatim.ac.id Salsabila R. Sadira 22025010179@student.upnjatim.ac.id Shofiyah Shofiyah 22031010012@student.upnjatim.ac.id Aqila N. Indira 22032010172@student.upnjatim.ac.id Afina H. Faza 22042010055@student.upnjatim.ac.id Ananda A. A. Arkom 22011010010@student.upnjatim.ac.id Leily S. Rahmatin leily.suci.par@upnjatim.ac.id <p><span style="font-weight: 400;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, namun masih banyak pelaku UMKM yang tertinggal dalam aspek legalitas dan pemanfaatan teknologi digital. Kondisi ini terlihat nyata di Kelurahan Jepara, Surabaya, dimana sebagian besar UMKM belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), belum menggunakan sistem pembayaran digital seperti QRIS, serta tidak adanya kehadiran di </span></span></span><em><span style="font-weight: 400;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">platform</span></span></span></em><span style="font-weight: 400;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> digital seperti Google Maps dan </span></span></span><em><span style="font-weight: 400;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Marketplace</span></span></span></em><span style="font-weight: 400;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> Daring. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM melalui pendekatan yang menggabungkan digitalisasi dan pendampingan legalitas usaha. Kegiatan dilaksanakan dengan metode partisipatif berbasis kebutuhan lokal dan pendekatan </span></span></span><em><span style="font-weight: 400;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">door-to-door</span></span></span></em><span style="font-weight: 400;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , yang mencakup empat fokus utama yaitu pembuatan NIB melalui OSS, aktivasi QRIS DANA, pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, serta pembukaan toko daring di marketplace seperti Tokopedia dan Shopee. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital, kesadaran akan pentingnya legalitas, dan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara profesional. Program ini menegaskan bahwa transformasi digital dan penguatan legalitas tidak dapat dilakukan secara umum, melainkan memerlukan strategi mikro berbasis komunitas. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak langsung terhadap pelaku UMKM, namun juga memberikan kontribusi dalam pengembangan model pemberdayaan yang berkelanjutan.</span></span></span></p> 2025-09-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1623 Manajemen Program Pengabdian Masyarakat Terhadap Motivasi Belajar Anak di Desa Naman Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo 2025-08-30T02:13:16+00:00 Sauda Siregar saudasiregar544@gmail.com Pirda Khoriah Tumanggor pirdakhoriahtumanggor@gmail.com Siti Khodijah Lubis khodijah28.lubis@gmail.com Aisyah Qonita Mujahidah aisyahqonitamujahidah@gmail.com Arman Arman ar.mn220425@gmail.com Toni Nasution toninasution@uinsu.ac.id <p>Permasalahan rendahnya motivasi belajar disebabkan oleh kurangnya pendampingan belajar, keterbatasan fasilitas, serta rendahnya minat membaca. Tujuan penelitian untuk melihat manajemen program pengabdian masyarakat pada motivasi belajar anak di Naman. metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan penyampaian materi secara langsung serta simulasi dan diskusi mengenai manajemen untuk meningkatkan motivasi belajar. penelitian dilaksanakan di Naman Teran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, serta adanya perubahan positif dalam sikap belajar. Kesimpulannya, manajemen program yang tepat dan dukungan lingkungan belajar yang kondusif mampu meningkatkan motivasi belajar anak di desa.&nbsp;</p> 2025-09-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1628 Pemanfaatan Tumbuhan Berupa Sayuran dan Buah-Buahan dalam Inventarisasi Kearifan Lokal Desa Naman, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo 2025-09-05T16:11:01+00:00 Nuriza Dora nurizadora@uinsu.ac.id Mufida Nur Nasution mufidanurnasution.25@gmail.com Neyza Azzahwa azzahwaneyza06@gmail.com Hilda Muzdalifah hildamuzdalifah@gmail.com Hariyati Tanjung hariyatitanjung@gmail.com Sayyidatul Halimah sayyidatulhalimah@gmail.com <p>Kearifan lokal merupakan aset penting yang harus dilestarikan, termasuk pemanfaatan tumbuhan oleh masyarakat di pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis tumbuhan berupa sayuran dan buah-buahan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Naman, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo. Metode pengabdian dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan tokoh masyarakat, dan dokumentasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 15 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan maupun obat tradisional, seperti sawi, wartel, tomat, jeruk, dan pisang. Pemanfaatan ini tidak hanya berfungsi untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki nilai sosial budaya dan ekonomi. Inventarisasi ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan potensi lokal berbasis kearifan tradisional.</p> 2025-09-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1665 Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Multi Level bagi Siswa SD, SMP, dan SMA di Kecamatan Datuk Tanah Datar Desa Petatal Kabupaten Batu Bara 2025-09-18T10:33:36+00:00 Adrial Falahi adrialfalahi@umnaw.ac.id Joel Panggabean joelpanggabean7@gmail.com Nurul Husna unanuruulaja27@gmail.com Indah Sari is8261545@gmail.com Lila Handayani lilahandayani754@gmail.com Siti Adawiyah sitiadawiyah0804@gmail.com <p>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa SD, SMP, dan SMA di Kecamatan Datuk Tanah Datar Desa Petatal Kabupaten Batu Bara tentang pentingnya pendidikan karakter, kesehatan mental, dan bahaya penyalahgunaan narkoba dan judi online. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sosialisasi dan edukasi multi level&nbsp; &nbsp;yang disesuaikan dengan kebutuhan dan usia siswa.<br>Metode Peneitian ini Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi multi level bagi siswa SD, SMP, dan SMA di Kecamatan Datuk Tanah Datar Desa Petatal Kabupaten Batu Bara. Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu: Pengumpulan Data: Pengumpulan data tentang kebutuhan dan permasalahan siswa SD, SMP, dan SMA di Kecamatan Datuk Tanah Datar Desa Petatal Kabupaten Batu Bara, Penyusunan Materi: Penyusunan materi sosialisasi dan edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan usia siswa, Pelaksanaan Kegiatan: Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan edukasi multi tingkat bagi siswa SD, SMP, dan SMA, Evaluasi: Evaluasi kegiatan untuk mengetahui efektivitas program dan mengidentifikasi area perbaikan. Hasil dari program ini dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang pentingnya pendidikan karakter dan kesehatan mental, serta mengurangi risiko penyalahgunaan narkoba dan judi online.</p> 2025-09-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1664 Pemanfaatan Aktivitas Pertandingan Futsal sebagai Upaya Pencegahan Judi Online Terhadap Remaja di Desa Petatal 2025-09-18T10:27:13+00:00 Dahlia Sirait dahliasirait@umnaw.ac.id Nazwa Putri Audina Siregar nazwaaudina72@gmail.com Aulia Ara Kesuma arakesuma8@gmail.com Nazwa Humairah Pulungan humairahnazwa118@gmail.com Talitha Zahirah ikkysn16@gmail.com Rezki Anugrah Sinaga ikkysn16@gmail.com <p>Judi online menjadi salah satu permasalahan sosial yang mengancam perkembangan remaja di berbagai daerah, termasuk Desa Petatal. Perkembangan teknologi dan kemudahan akses internet membuat praktik judi online semakin marak, mempengaruhi perilaku, kesehatan mental, dan produktivitas remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan pertandingan futsal sebagai sarana preventif dalam mengurangi ketertarikan remaja terhadap judi online. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertandingan futsal dapat menjadi media efektif dalam membangun interaksi sosial positif, meningkatkan kesehatan fisik, serta mengalihkan fokus remaja dari kegiatan berisiko seperti judi online. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya solidaritas, disiplin, dan motivasi berprestasi. Kesimpulannya, pertandingan futsal dapat dijadikan strategi preventif berbasis komunitas dalam pencegahan judi online di kalangan remaja Desa Petatal.</p> 2025-09-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1663 Meningkatkan SDM dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan di Desa Pahlawan Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara 2025-09-18T10:15:01+00:00 Aminda Tri Handayani mindamoon14@gmail.com Ade Khairul Fuad Gultom adekhairulfuad@gmail.com Gadiez Salsabilla Panjaitan gsalsabilla016@gmail.com Hanna Sajidah hannasjidah@umnaw.ac.id Mutiara Detris mutiaradetris@umnaw.ac.id Aulia Qory Sayidina auliaqorysayidina@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak&nbsp; sumber daya manusia dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat terhadap kebersihan lingkungan di Desa Pahlawan Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. <br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan gotong royong berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan sebagai bagian dari perilaku hidup sehat. Sebelum kegiatan gotong royong, tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan kebersihan hanya mencapai 30%, namun meningkat menjadi 80% setelah kegiatan berlangsung. Selain itu, terjadi perubahan perilaku positif, seperti pemilahan sampah dan pembersihan lingkungan secara rutin. <br>Faktor keberhasilan meliputi pendekatan partisipatif dan edukasi yang relevan dengan kondisi lokal. Program ini tidak hanya memperbaiki kualitas lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan dengan mengadakan tempat sampah disetiap jalan. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi dan kolaborasi komunitas dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.</p> 2025-09-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1662 Meningkatkan SDM dalam Pentingnya Pendidikan di Desa Pahlawan Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara 2025-09-18T09:59:23+00:00 Muhammad Hizbullah muhammadhizbullah@umnaw.ac.id Jefry Wirawan Harefa jefrywirawanharefa@umnaw.ac.id Siti Nopriyanti nopriyantisiti9@gmail.com Fakita Nazwa Nur Azhara fakitanazwanurazahra@umnaw.ac.id Aish Susanniati aishsusanniati@umnaw.ac.id Mutia Atika Siregar mutiaatikasiregar@gmail.com <p>Pendidikan&nbsp; adalah&nbsp; usaha&nbsp; sadar&nbsp; dan terencana&nbsp; untuk mewujudkan&nbsp; suasana&nbsp; belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya sehingga memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendaliandiri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta&nbsp; keterampilan&nbsp; yang diperlukan&nbsp; oleh&nbsp; dirinya,&nbsp; masyarakat,&nbsp; bangsa&nbsp; dan&nbsp; Negara.&nbsp; Pendidikan merupakan bagian integral dalam pembangunan. <br>Proses pendidikan tak dapat dipisahkan dari proses&nbsp; pembangunan&nbsp; itu&nbsp; sendiri. Tentu saja pendidikan, kemampuan, wawasan dan pengetahuanlah yang kitabutuhkan. Di dalam bangku pendidikan banyak sekali hal yang kita dapatkan.Tetapi entah mengapa banyak sekali warga di Indonesia ini yang tidak mengenyam bangku pendidikan sebagaimana mestinya, khususnya di daerah-daerah terpencil di sekitar wilayah Indonesia ini. Sepertinya&nbsp; kesadaran mereka tetang pentingnya pendidikan perlu ditingkatkan.Bagi suatu bangsa yang ingin maju, pendidik harus dipandang sebagai sebuah kebutuhan sama halnya dengan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Maka tentunya peningkatan mutu pendidikan juga&nbsp; berpengaruh&nbsp; terhadap&nbsp; perkembangan&nbsp; suatu&nbsp; bangsa.&nbsp; Kita&nbsp; ambil&nbsp; contoh&nbsp; Amerika,&nbsp; mereka takkan bisa jadi seperti sekarang ini apabila –maaf–pendidikan mereka setarap dengan kita. Peneliti menggunakan metode ceramah dengan teknik presentasi materi pengetahuan tentang pentingnya pendidikan bagi manusia dilanjutkan dengan diskusi. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk workshop. Hasil penelitian bahwasanya masyarakat termotivasi untuk kembali meningkatkan mutu pendidikan anaknya agar lebih baik kedepannya sebesar 75%.</p> 2025-09-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1677 Peran Masyarakat Dalam Meningkatkan Kesadaran Melalui Kegiatan Gotong Royong Dalam Menjaga Kebersihan 2025-09-21T13:48:09+00:00 Ponidi Ponidi ponidi@uinsu.ac.id Fajar Ritonga fajarritonga44@gmail.com Suci Ramadhani sucibucik@gmail.com Hania Zahra haniazzz16@gmail.com Arfi Annisa Harahap arfiannisa115@gmail.com Rani Artanti raniartanti46@gmail.com <p>Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kebersihan lingkungan agar tercipta lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman bebas dari penumpukan sampah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi yang difokuskan kepada masyarakat yang ada di Desa Naman. Hasi dari Pengabdian Masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan masyarakat tentang kebersihan lingkungan. Hal ini dapat dilihat dari gotong royong atau kerja bakti yang dilaksanakan oleh aparat desa bersama warga untuk membersihkan lingkungan yang terlihat kotor di Desa Naman.</p> 2025-09-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1684 Meningkatkan Kesejahteraan Desa Daulu Melalui Program KKN UIN SU Medan 2025 dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SGG’S) 2025-09-23T05:31:27+00:00 Fathi Farich Hsb mauradhanti@gmail.com Rafli Khairy riflikhairy@gmail.com Tengku Maura Safa Ramadhanti tengkumaura@gmail.com Jihan Oka Khumaira jihanoka@gmail.com Abdul Karim Batubara abdulkarim@gmail.com <p>Kuliah Kerja Nyata (KKN) UINSU 2025 di Desa Daulu dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Global Goals (SGG’s). Program utama meliputi kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan keagamaan, antara lain Jumat Bersih, les privat anak SD, posyandu, sosialisasi anti-bullying, pengelolaan minyak jelantah, serta pembangunan Taman KKN. Program pendukung seperti perbaikan mata air, penyaluran Al-Qur’an dan semen, senam lansia, serta wirit bersama turut memperkuat kebermanfaatan kegiatan. Pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat, kesadaran kesehatan dan pendidikan, serta terciptanya harmoni sosial di Desa Daulu. Dengan demikian, KKN UINSU 2025 berperan sebagai motor penggerak pembangunan desa yang relevan dengan misi SGG’s.</p> 2025-09-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1692 Interaksi Sosial Antar Sesama Santri dan Guru di Pesantren Darularafah Raya Kabupaten Deli Serdang 2025-10-01T01:43:33+00:00 Muhammad Rajab Siregar muhammadrajabsiregar5@gmail.com Mhd. Syahminan mhdsyahminan123@gmail.com Ahmed Fernanda Desky ahmedfernandadesky@uinsu.ac.id <p>Penelitian ini membahas tentang pola interaksi sosial antara sesama santri dan guru di Pesantren Darularafah Raya Deli Serdang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola interaksi sosial dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya interaksi sosial antara santri dengan santri serta santri dengan guru di Pesantren Darularafah Raya Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Di mana sumber data dikumpulkan dari studi lapangan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, data kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dua hal; Pertama, adanya pola interaksi asosiatif antara sesama santri dan guru berupa kerja sama, akomodasi dan asimilasi sedangkan proses akulturasi tidak ditemukan. Di saat yang sama juga terdapat pola interaksi disasosiatif berupa persaingan, kontravensi dan konflik. Kedua, terdapat lima faktor yang mempengaruhi interaksi sosial mereka; mulai dari faktor sugesti, imitasi, identifikasi, simpati dan empati. Faktor-faktor ini bekerja secara efektif sehingga pola interaksi asosiatif jauh lebih kuat berpengaruh dibandingkan disosiatif sehingga hubungan sesama santri dan guru menjadi harmonis.</p> 2025-10-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1691 Memupuk Kreativitas Serta Persatuan Melalui Lomba Puisi Di Desa Naman Kabupaten Karo 2025-09-29T09:46:16+00:00 Silvia Tabah Hati silviatabahhati@uinsu.ac.id Iin Hafizah hafizahiin9@gmail.com Septiana Dewi septiana20@gmail.com <p>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memupuk kreativitas dan persatuan masyarakat Desa Naman, Kabupaten Karo, melalui lomba puisi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya, serta mempromosikan persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Melalui lomba puisi, masyarakat Desa Naman dapat mengembangkan kemampuan kreatif dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya seni dan budaya dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode pelatihan dan pendampingan untuk membantu peserta mengembangkan kemampuan menulis puisi. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan masyarakat Desa Naman dalam proses perencanaan dan pelaksanaan, sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan seni dan budaya. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa lomba puisi dapat menjadi sarana yang efektif untuk memupuk kreativitas dan persatuan masyarakat. Peserta lomba puisi menunjukkan peningkatan kemampuan menulis puisi dan kesadaran akan pentingnya seni dan budaya dalam kehidupan sehari-hari.</p> 2025-10-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1707 Peningkatan Kapasitas Promosi UMKM Virgin Coconut Oil (VCO) melalui Inovasi Teknologi Tepat Guna dan Digital Marketing 2025-10-04T14:13:48+00:00 Baihaqi Baihaqi teukubaihaqi.stp@gmail.com Asrul Asrul asrulhalim7@uho.ac.id Muhammad Iqbal Kusumabaka Rianse miqbalkusumar@uho.ac.id Muhammad Rahmad Ramadhan muhammadramadhan@gmail.com Andi Dahlan andidahlan@gmail.com <div><span lang="EN-US">UMKM <em>Virgin Coconut Oil</em> (VCO) memiliki potensi besar sebagai produk unggulan berbasis sumber daya lokal yang mendukung sektor kesehatan dan ekonomi masyarakat. Namun, permasalahan utama yang dihadapi UMKM adalah keterbatasan kapasitas produksi akibat penggunaan teknologi sederhana serta lemahnya strategi pemasaran yang masih bersifat konvensional. Hal ini berdampak pada rendahnya daya saing dan keterbatasan akses pasar produk VCO. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran UMKM VCO melalui penerapan inovasi teknologi tepat guna dan digital marketing. Metode yang digunakan meliputi: (1) identifikasi permasalahan mitra, (2) pelatihan dan implementasi teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi VCO, (3) pelatihan serta pendampingan digital marketing melalui pemanfaatan media sosial, marketplace, dan strategi branding, serta (4) monitoring dan evaluasi hasil kegiatan. Luaran yang ditargetkan antara lain peningkatan kapasitas produksi hingga 30%, perbaikan mutu produk sesuai standar pasar, terbentuknya toko online dan akun media sosial aktif, serta peningkatan omzet penjualan minimal 20% dalam enam bulan. Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM VCO dapat lebih berdaya saing, memiliki akses pasar lebih luas, dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.</span></div> 2025-10-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1700 Pemberdayaan Kelompok Wanita Pesisir Desa Sandi Kabupaten Wakatobi Melalui Diversifikasi Sumberdaya Perikanan Lokal 2025-10-14T01:14:21+00:00 Lely Okmawaty Anwar lely.okmawaty@umkendari.ac.id Rita L. Bubun rita.lbubun@umkendari.ac.id Eko Aprianto Johan ekoapriantojohan@uho.ac.id Sri Wahyuni Basoka sriwahyunibasoka@uho.ac.id Baihaqi Baihaqi baihaqi@uho.ac.id Asjun Asjun asjun@nobel.ac.id <p>Desa Sandi merupakan desa yang masyarakatnya produktif membudidayakan, menangkap dan memasarkan hasil perikanan. Produk hasil perikanan utama adalah rumput laut, ikan karang dan pelagis, moluska, kekerangan, serta hasil pertanian kopra. Potensi perikanan tersebut belum termanfaatkan secara optimal. Sekitar 50% masyarakat bermata pencaharian utama sebagai petani rumput laut dengan hasil panen mencapai 315 ton/tahun kering jenis <em>Eucheuma cottonii </em>dan 50 % adalah nelayan dengan alat tangkap tradisional. Mata pencaharian tambahan bertani kopra mencapai 65%. Meskipun demikian, 65% warganya tergolong belum mampu mandiri secara ekonomi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan berpikir dan berkreasi masyarakat wanita pesisir dalam mengolah hasil perikanan lokal melalui penerapan hasil riset dosen pengusul sehingga tersedia berbagai jenis produk olahan berbasis sumberdaya perikanan lokal yang berdaya saing. Hasil kegiatan adalah keterampilan berpikir dan berkreasi masyarakat wanita pesisir di desa Sandi mengalami peningkatan dalam mengolah hasil perikanan lokal melalui penerapan hasil riset dosen pengusul dalam bentuk teknologi tepat guna seperti produk olahan pangan berbasis teknologi surimi dan produk olahan non pangan berbasis teknologi fermentasi sehingga tersedia berbagai jenis produk olahan berbasis sumberdaya perikanan lokal yang berdaya saing seperti somai ikan, kerupuk atom, tepung umbi kano, dan pupuk organik baik cair maupun padat yang siap dipasarkan dengan kemasan yang lebih menarik.</p> 2025-10-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1740 Analisis Strategi Pemasaran dengan Pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP) pada PT Pacific Express Cargo Bali 2025-10-15T03:58:36+00:00 Addiniah Sefitri sefitriaddiniah@gmail.com <p>PT Pacific Express Cargo merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pengiriman barang ekspor-impor. Permasalahan yang dihadapi adalah meningkatnya persaingan antar perusahaan, fluktuasi harga, dan faktor eksternal seperti perubahan tren pariwisata dan perkembangan bisnis daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang tepat bagi PT Pacific Express Cargo melalui pendekatan <em>Analytical Hierarchy Process </em>(AHP). Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sedangkan pembobotan alternatif strategi pemasaran menggunakan kuesioner AHP yang melibatkan 10 responden dengan metode <em>purposive sampling</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama dalam penyusunan strategi pemasaran adalah produk (bobot 0,290), diikuti oleh harga (0,201), tempat (0,170), promosi (0,145), orang (0,108), proses (0,046), dan bukti fisik (0,040). Strategi prioritas yang dipilih yaitu memperluas jaringan pasar (skor 0,248), mengembangkan produk (0,240), meningkatkan promosi (0,220), memperbaharui fasilitas (0,154), dan merekrut karyawan kompeten (0,138).</p> 2025-10-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1756 Pariwisata Berkelanjutan di Desa Timbang Lawan: Upaya Edukasi dan Pelestarian Lingkungan 2025-10-17T07:11:00+00:00 Ilham Ramadhan ilhamramadhan@gmail.com Lydia Sri Zuningsih sritonga75@yahoo.co.id Aisyah Harahap aisyahharahap@gmail.com Fitriana Fitriana sritonga75@yahoo.co.id Muhammad Rifky Akbar sritonga75@yahoo.co.id Riska Fadhila Nurul Falah Nasution sritonga75@yahoo.co.id Sakti Ritonga sritonga75@yahoo.co.id <p>Pariwisata berkelanjutan di Desa Timbang Lawan merupakan salah satu upaya strategis dalam mengembangkan potensi wisata alam dan budaya yang tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran masyarakat lokal dalam mengelola pariwisata berbasis edukasi serta menekankan pentingnya kesadaran lingkungan bagi wisatawan maupun penduduk desa. Melalui pendekatan observasi dan wawancara, ditemukan bahwa kegiatan pariwisata di Desa Timbang Lawan tidak hanya memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga mendorong terbentuknya sikap peduli lingkungan melalui program edukasi, seperti pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna serta pelestarian ekosistem sekitar kawasan wisata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pariwisata berbasis masyarakat dengan prinsip keberlanjutan mampu meningkatkan kualitas hidup penduduk lokal, memperkuat identitas desa sebagai destinasi wisata ramah lingkungan, sekaligus mendukung terwujudnya pariwisata berkelanjutan yang berorientasi pada generasi mendatang.</p> 2025-10-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1757 Desa Sumber Padi Sebagai Desa Percontohan (Model Pembangunan Desa Masa Depan di Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara) 2025-10-17T07:20:39+00:00 Sahrinal Sahrinal sahrinalharahap6@gmail.com Muhammad Aidil Fitrayuda Tarigan mhdaidilfitrayuda@gmail.com Alya Devira alyashop0601@gmail.com Riska Pradilla riskapradilla@gmail.com Seftiana Br Sembiring seftiyana185@gmail.com Ahmad Landong ahmadlandong@umnaw.ac.id <p>Desa Sumber Padi Kecamatan lima puluh Kabupaten Batubara&nbsp; ditetapkan sebagai desa percontohan untuk menjadi model dalam pembangunan desa yang berorientasi pada masa depan. Hal ini didasarkan bagaimana Desa Sumber Padi bisa menjadi contoh yang efektif bagi desa-desa lainnya dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Fokusnya adalah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, serta mengoptimalkan potensi lokal yang ada, Pemuda yang Kreatif dan juga UMKM yang berada di desa sumber padi. Dengan menerapkan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif dan memberdayakan mereka dalam proses pembangunan, Desa Sumber Padi menunjukkan kemampuan yang signifikan dalam meningkatkan potensi sebagai desa percontohan di kabupaten Batu Bara. Selain itu, desa ini juga berhasil mengembangkan ekonomi lokal melalui berbagai inisiatif yang melibatkan masyarakat, sehingga berdampak positif pada peningkatan kualitas hidup warga desa.</p> 2025-10-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1714 Pendampingan Siswa dalam Meningkatkan Pemahaman tentang Kematangan Emosi Melalui Cinematherapy Bermuatan Kearifan Lokal 2025-10-06T07:33:13+00:00 Zubaidah Zubaidah zubaidah89@unja.ac.id Ninil Elfira ninilelfira@unja.ac.id Nur Hasanah Harahap nurhasanahhrhp05@unja.ac.id Yulianti Yulianti yulianti@unja.ac.id Dinny Rahmayanti dinnyrahmayanty@unja.ac.id <p>Kematangan emosi merupakan kecakapan individu mengelola serta mengekspresikan emosi secara adaptif dan menjadi prasyarat penting bagi perkembangan psikososial remaja. Ia mencakup kemampuan mengenali, meregulasi, dan mengungkapkan emosi secara sehat. Program pengabdian ini dirancang untuk mendampingi siswa memperdalam pemahaman tentang kematangan emosi melalui pendekatan cinematherapy yang diperkaya kearifan lokal. Pada konteks sekolah, kematangan emosi berkontribusi langsung terhadap motivasi belajar, kualitas relasi sosial, dan kontrol diri. Cinematherapy dipilih karena efektif sebagai media reflektif-interaktif, sementara muatan budaya lokal disisipkan untuk memperteguh identitas kultural dan internalisasi nilai moral. Kegiatan dilaksanakan berjenjang: asesmen awal, kurasi film bernuansa kearifan lokal, pemutaran terpandu disertai dialog reflektif, dan evaluasi pemahaman. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi secara lebih adaptif. Temuan ini menegaskan bahwa cinematherapy berbasis kearifan lokal layak dipertimbangkan sebagai alternatif metode bimbingan untuk memperkuat kematangan emosi di lingkungan sekolah.</p> 2025-10-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1723 Ekowisata Bukit Lawang: Harmoni Alam, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat 2025-10-07T14:43:31+00:00 Risky Paturohman tipsstuinsu@gmail.com Atika Putri Zafia tipsstuinsu@gmail.com Wiwin Difia Cahyani tipsstuinsu@gmail.com kiki Aulia Sitorus tipsstuinsu@gmail.com Nur anisa tipsstuinsu@gmail.com Nurhasanah Dalimunthe tipsstuinsu@gmail.com Nur Fadillah Syam tipsstuinsu@gmail.com <p>Ekowisata Bukit Lawang di Taman Nasional Gunung Leuser memiliki potensi besar melalui daya tarik alam, budaya lokal, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisis SWOT. Hasil menunjukkan kekuatan pada keindahan alam, budaya, dan penerapan <em>Community-Based Tourism</em> (CBT), dengan kelemahan pada pengelolaan sampah, keterbatasan kapasitas masyarakat, dan komersialisasi budaya. Peluang pengembangan terletak pada tren wisata berkelanjutan, festival budaya, dukungan pemerintah/LSM, dan digitalisasi promosi, sedangkan ancamannya meliputi kerusakan lingkungan, homogenisasi budaya, dan fluktuasi wisatawan. Penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan ekowisata Bukit Lawang perlu menitikberatkan pada konservasi, pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat agar dapat bersaing secara nasional dan internasional.</p> 2025-10-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1758 Pengembangan Olahan Daun Ubi Tumbuk dan Kecombrang oleh Kelompok Wanita Tani Mekar Lestari Untuk Meningkatkan UMKM di Desa Sumber Padi 2025-10-17T09:03:01+00:00 Lathifah Hidayati lathifahhidayati64@gmail.com Vina Alfionita vinaalfionita2017@gmail.com Najwa Nadzira najwanadzira445@gmail.com Annisa Ramadhani Lubis nisalubis0711@gmail.com Darni Hayana Ritonga darniritonga173@gmail.com Vera Kristiana verakristiana@umnaw.ac.id <p>Penelitian ini menyelidiki pengembangan produk keripik daun ubi tumbuk dan kecombrang oleh Kelompok Wanita Tani Mekar Lestari di Desa Sumber Padi, Kabupaten Batu Bara, dengan tujuan meningkatkan nilai tambah produk lokal dan keberlangsungan UMKM desa. Melalui metode deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa inovasi produk, perbaikan kemasan, dan dukungan pemerintah berupa modal, sarana produksi, serta sertifikasi BPOM dan Halal, berhasil memperluas pemasaran produk hingga ke minimarket dan kota-kota di Sumatera Utara. Produk ini menjadi identitas khas desa dan penggerak perekonomian masyarakat.</p> 2025-10-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1759 Optimalisasi Keterampilan Digital Guru PAUD Melalui Pelatihan Penggunaan Google Workspace for Education dalam Mendukung Pembelajaran Berbasis Teknologi 2025-10-17T09:09:00+00:00 Winda Sherly Utami windasherly@unja.ac.id Sri Indriani Harianja windasherly@unja.ac.id Rizki Surya Amanda windasherly@unja.ac.id Uswatul Hasni windasherly@unja.ac.id Hendra Sofyan hendrasofyan@gmail.com Akhmad Fikri Rosyadi yesiw50@gmail.com <p>Penguasaan keterampilan digital merupakan kompetensi esensial bagi guru PAUD dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif dan bermakna. Namun, hasil pengamatan menunjukkan sebagian besar guru HIMPAUDI Kecamatan Bukit Kerman masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi, yang cenderung terbatas pada aspek administratif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan keterampilan digital guru melalui pelatihan penggunaan Google Workspace for Education. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan (analisis kebutuhan dan pretest), pelaksanaan (ceramah, diskusi, brainstorming, serta coaching dan praktik langsung), serta evaluasi (posttest dan analisis umpan balik). Peserta kegiatan berjumlah 30 orang guru PAUD. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dasar (66,7%), kemampuan penggunaan (78,9%), dan pemanfaatan Google Workspace dalam kegiatan belajar (83,3%), serta penurunan hambatan penggunaan (-34,4%). Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan yang dilaksanakan efektif meningkatkan keterampilan digital guru PAUD sekaligus memperkuat kepercayaan diri mereka dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan Google Workspace for Education dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung inovasi, kolaborasi, dan efektivitas pembelajaran anak usia dini di era digital.</p> 2025-10-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1796 Revitalisasi Literasi di Era Digital: Peran Generasi Z dalam Gerakan Membaca 2025-11-03T09:26:11+00:00 Nurhasan Nurhasan nurhasan@uinjkt.ac.id Muhammad Rafli Alfaraby mister.aby29@gmail.com Muhammad Rafli Alfaraby mister.aby29@gmail.com Kms Rendi Welly Sandi kayladwin29@gmail.com Ardelia Rahmadani rendyws.1811@gmail.com Tamara Putri Mahadewi tamaraputri963@gmail.com Kayla Dwi Novita ardeliarahmadani308@gmail.com <p>Perkembangan era digital telah secara fundamental mengubah lanskap literasi, terutama bagi Generasi Z yang merupakan digital native. Fenomena ini memunculkan tantangan berupa penurunan minat baca konvensional, sekaligus membuka peluang untuk merevitalisasi gerakan membaca melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran Generasi Z, tidak hanya sebagai konsumen informasi tetapi juga sebagai agen perubahan dalam gerakan literasi di era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada 30 responden Generasi Z serta wawancara mendalam dengan pengelola Taman Baca Kedaung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki preferensi yang kuat terhadap konten literasi digital seperti e-book, artikel, dan blog karena kemudahan akses dan fleksibilitasnya. Mereka juga memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya literasi digital untuk mengasah kemampuan berpikir kritis. Lebih dari itu, penelitian ini mengungkap peran aktif Generasi Z sebagai fasilitator dan promotor literasi, yang dibuktikan melalui keterlibatan mereka dalam mengelola komunitas taman baca, memanfaatkan media sosial untuk kampanye membaca, dan menginisiasi kegiatan inovatif seperti "book party". Temuan ini menegaskan bahwa Generasi Z merupakan aktor kunci dalam membentuk ekosistem literasi baru yang adaptif, kolaboratif, dan terintegrasi dengan teknologi. Revitalisasi budaya membaca di Indonesia sangat bergantung pada pemanfaatan kreativitas dan peran aktif generasi ini dalam gerakan literasi modern.</p> 2025-11-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1709 Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual dan Kekerasan Seksual pada Anak Sekolah Dasar melalui Kegiatan Penyuluhan 2025-10-05T04:41:15+00:00 Andini Wulan Cahyani 220611100027@student.trunojoyo.ac.id Virna Dwi Agustin 220611100027@student.trunojoyo.ac.id Roukhil Ummu Hani' 220611100024@student.trunojoyo.ac.id Fadilatul fitriyah 220611100032@student.trunojoyo.ac.id Isna Ida Mardiyana isnaida.mardiyana@trunojoyo.ac.id Rika Wulandari rika.wulandari@trunojoyo.ac.id Sigit Susanto Putro sigitida.06@gmail.com <p>Maraknya kasus pelecehan dan kekerasan seksual pada anak salahsatunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan serta pemahaman mengenai bentuk dan dampak pelecehan seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan partisipatif, yang menekankan pada pelibatan aktif anak-anak, guru, dan pihak sekolah mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. kegiatan ini menggunakan pendekatan partisippasi dengan mengajak seluruh peserta hadir dalam kegiatan penyulihan, penggunaaan metode demonstrasi dan simulasi sederhana, yaitu penyampaian pembelajaran dengan cara memperagakan suatu proses secara langsung kepada peserta. Melalui cerita, permainan peran, simulasi, serta nyanyian edukatif, kegiatan ini memperkuat pentingnya pendekatan edukasi berbasis partisipasi dalam pencegahan pelecehan seksual pada anak. Dari sisi praktis, program ini membuktikan bahwa sekolah dapat menjadi ruang aman sekaligus ruang belajar proteksi diri. Tingginya partisipasi anak menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dengan media kreatif efektif meningkatkan pemahaman. Kegiatan penyuluhan pencegahan pelecehan seksual pada anak di SDN Kemayoran 1 Bangkalan memberikan hasil yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya melindungi diri dari tindakan pelecehan. Melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan 260 siswa kelas 3 dan 4 serta 8 guru pendamping, kegiatan ini berhasil menciptakan proses pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak usia sekolah dasar.</p> 2025-11-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1690 Analisis Komparasi Usahatani Bawang Merah Antara Musim Tanam 1 dan Musim Tanam 2 di Desa Jenu Kecamatan Temaji Kabupaten Tuban 2025-11-09T08:02:59+00:00 Danang Ananda Yudha danangananda48@gmail.com Fina Sulistiya Ningsih finasulistiyaningsih@gmail.com Muhamad Surya Eka Saputra suryaeka99@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan produksi dan pendapatan usahatani bawang merah antara musim tanam I dan musim tanam II di Desa Jenu Kecamatan Temaji Kabupaten Tuban. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April hingga bulan Mei 2025. Dimana data primer diperoleh dari 20 responden pada orang yang sama antara musim tanam I dan musim tanam II . Dengan menggunakan Penentuan sampel simple random sampling. Sedangkan data sekunder diperoleh dari kantor Desa Jenu, Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Temaji Kabupaten Tuban. Data diolah dengan menggunakan analisis komparatif. hasil penelitian dan pembahasan di atas tentang perbandingan usahatani bawang merah antara Musim Tanam I dan Musim Tanam II dapat ditarik kesimpulan: 1) Biaya Produksi usahatani bawang merah Musim Tanam I rata-rata sebesar Rp 19.674.551/ha, sedangkan biaya produksi Musim Tanam II rata-rata sebesar Rp 17.187,87/ha. 2) Pendapatan usahatani bawang merah Musim Tanam I rata-rata sebesar Rp 148.419.498/ha, sedangkan pendapatan usahatani bawang merah Musim Tanam II rata-rata sebesar Rp 101.944.415/ha. Berdasarkan hasil analisis uji t terbukti pendapatan usahatani bawang merah Musim Tanam I lebih besar dibandingkan pendapatan usahatani Musim Tanam II.</p> 2025-11-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1813 Pemberdayaan Kelompok Pembuatan Ecobrick dari Limbah Plastik di Pesisir Pantai Desa Tebongeano dalam Mendukung Kelestarian Ekosistem Pertanian dan Perikanan 2025-11-09T08:01:40+00:00 Eko Aprianto Johan ekoapriantojohan@uho.ac.id Sri Wahyuni Basoka sriwahyunibasoka@uho.ac.id Fitriah Amir fitriahamir@uho.ac.id La Ode Alwi alwiode76@gmail.com Wahid Wirawan wahidwirawan@uho.ac.id La Ode Arfan Dedu laodearfandedu@uho.ac.id Baihaqi Baihaqi baihaqi@uho.ac.id Widhi Kurniawan kurniawan.widhi@uho.ac.id <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini berfokus pada solusi limbah plastik di Desa Tebongeano, Kolaka Utara, melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan <em>ecobrick</em>. Program yang melibatkan pemuda-pemudi dan mahasiswa ini mengubah limbah plastik menjadi <em>ecobrick</em>, berpotensi menggantikan batu bata dalam konstruksi sederhana. Hasilnya tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak negatif sampah plastik terhadap produktivitas lahan pertanian akibat pencemaran tanah dan saluran irigasi, serta kerusakan ekosistem laut yang mengancam biota dan sumber daya perikanan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan limbah sebagai produk bernilai guna. Kegiatan ini berkontribusi pada pengurangan volume sampah plastik, yang secara langsung mengurangi tekanan pada lahan pertanian yang tercemar dan ekosistem laut yang terancam. Pengembangan produk kerajinan tangan berbasis <em>ecobrick </em>berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat. Keberlanjutan program bergantung pada pembentukan kelompok komunitas <em>ecobrick </em>dan dukungan pemerintah desa untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan, menjamin lingkungan pertanian dan laut yang lebih sehat serta produktif bagi masyarakat Tebongeano.</p> 2025-11-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1820 Latihan Asertif Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Korban Cyberbullying Pada Remaja 2025-11-15T08:28:27+00:00 Asmidar Asmidar asmidar@udi.ac.id <p>Artikel ini menggambarkan <em>cyberbullying</em> penting untuk dikaji karena efek yang diberikan lebih dari <em>bullying</em> konvensional karena menyerang sisi psikologis korban. <em>Cyberbullying</em> banyak terjadi dikalangan remaja usia sekolah. Guru bimbingan dan konseling (BK) mempunyai kontribusi utama sebagai penyemangat dan pelindung di sekolah. Guru BK dapat memberikan layanan responsif karena korban <em>cyberbullying</em> harus ditangani segera. Teknik latihan asertif ialah satu dari metode pendekatan konseling behavior yang memfokuskan dalam mendukung orang tidak dapat mengekspresikan perasaan tersinggung, sulit mengatakan “tidak”, mengekspresikan afeksi serta reaksi positif lain. Latihan asertif diharapkan korban bisa meningkatkan kepercayaan diri dan harga dirinya dalam mengatasi <em>cyberbullying,</em> serta memperbaiki kesehatan mental melalui pengurangan stress, depresi, dan resiko ide bunuh diri.</p> 2025-11-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1829 Penguatan Kemampuan Membaca Melalui Program UTABACI Pada Siswa Kelas Rendah SD Karakter ACI Bangkalan 2025-11-15T03:17:24+00:00 Noura Aulya Damayanti 220611100009@student.trunojoyo.ac.id Nina Rosiana 220611100003@student.trunojoyo.ac.id Diana Susilowati 220611100026@student.trunojoyo.ac.id Isna Ida Mardiyana isnaida.mardiyana@trunojoyo.ac.id Rika Wulandari rika.wulandari@trunojoyo.ac.id Sigit Susanto Putro sigit.putro@trunojoyo.ac.id <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas rendah melalui penggunaan media UTABACI di SD Karakter Aci Bangkalan. Kondisi awal menunjukkan bahwa siswa kelas rendah mengalami kesulitan dalam membedakan bentuk huruf, melafalkan huruf sesuai bentuknya, membaca suku kata, serta membaca suku kata berakhiran konsonan. Sasaran program adalah seluruh siswa kelas rendah di sekolah tersebut. Pelaksanaan program menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dan metode ceramah sebagai pendekatan interaktif untuk membimbing siswa dalam proses membaca. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru kelas rendah mengenai kemampuan membaca siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan membaca siswa, terlihat dari kemampuan siswa dalam mengenali huruf, membaca suku kata, serta membaca kata sederhana. Selain itu, penggunaan media UTABACI yang berbasis permainan ular tangga terbukti meningkatkan minat dan motivasi siswa untuk belajar membaca secara aktif dan menyenangkan. Temuan ini menunjukkan bahwa media UTABACI dapat menjadi alternatif efektif dalam mendukung pembelajaran membaca bagi siswa kelas rendah, sekaligus mendorong keterlibatan siswa secara partisipatif dalam kegiatan belajar.</p> 2025-11-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1937 Pelatihan Peningkatan Computational Thingking Guru sebagai Persiapan Menghadapi Era Pembelajaran Coding Pada Pembelajaran PAUD 2025-12-03T02:56:00+00:00 Asih Nur Ismiatun asihnurismi@unja.ac.id Masyunita Siregar masyunita14@unja.ac.id Rizki Surya Amanda rizkisurya@unja.ac.id Uswatul Hasni uswatuhani@unja.ac.id Akhmad Fikri Rosyadi akhmafikri.rosyadi@unja.ac.id Kasmiati Kasmiati kasmiati@unja.ac.id <p><em>Computational thinking is becoming one of the most important skills in the 21st century. Computational thinking skills are not only about computer science but also about problem-solving skills, so they should be trained and mastered by every individual. Computational thinking has become a popular skill in education, where educators are also required to possess this skill as an indicator of teachers who are able to adapt to the era of educational reform and prepare a generation to face future challenges. This ability can be measured through aspects of abstraction, decomposition, algorithms, evaluation, and generalization. This training involved kindergarten teachers in Kerinci Regency, with the aim of improving computational thinking skills for the era of coding learning in early childhood education (PAUD).</em></p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1949 Pelatihan Pembuatan Media Interaktif Berbasis Digital Educaplay untuk Penguatan Nilai Resiliensi Anak Usia Dini dan Peningkatan Keterampian Guru 2025-12-03T16:55:27+00:00 Masyunita Siregar masyunitas@unja.ac.id Hendra Sofyan hendrasofyanpaud@gmail.com Sri Indriani Harianja sriindrianiharianja@unja.ac.id Uswatul Hasni uswatulhasni@unja.ac.id Asih Nur Ismiatun asihnurismi@unja.ac.id <p>Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) membutuhkan inovasi pembelajaran yang dapat menstimulasi perkembangan holistik, termasuk kemampuan resiliensi anak. Tantangan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya keterampilan guru PAUD dalam mengembangkan media digital interaktif, khususnya yang berfokus pada penguatan nilai resiliensi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD anggota HIMPAUDI Kecamatan Bukit Kerman, Kerinci dalam merancang dan menggunakan media interaktif berbasis digital Educaplay. Metode yang digunakan adalah <em>Participatory Action Research</em> melalui pelatihan dan pendampingan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Rata-rata skor pengetahuan guru meningkat dari 11 pada <em>pretest</em> menjadi 24 pada <em>posttest</em>. Selain itu, persentase guru yang mengetahui Educaplay meningkat tajam dari 10% menjadi 90%. Kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan inovasi pembelajaran guru, yang pada akhirnya mendukung upaya penguatan resiliensi anak usia dini di era digital.</p> <p><strong>Kata</strong> <strong>Kunci</strong>: <em>Educaplay, Media Interaktif Digital, Resiliensi, Keterampilan Guru PAUD</em></p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1947 Kolaborasi Sekolah dan Masyarakat dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Islam di Wilayah 3T 2025-12-03T11:18:35+00:00 Hanifah Nur Arini hanifahnurarini30@gmail.com Syamsul Huda Rohmadi syamsul.hudaromadi@staff.uinsaid.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk, proses, dan dampak kolaborasi sekolah dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di wilayah 3T Tanjung Hilir Kalimantan Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama mencakup keterbatasan infrastruktur, kompetensi guru yang belum merata, serta akses teknologi yang terbatas; sementara strategi kolaboratif dilakukan melalui pelatihan guru, dukungan masyarakat terhadap pemenuhan fasilitas dasar, dan adaptasi penggunaan teknologi rendah-koneksi. Temuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi menghasilkan dampak positif pada motivasi belajar, partisipasi siswa, dan perbaikan capaian akademik. Analisis lebih lanjut mengungkap bahwa keberhasilan kolaborasi sangat dipengaruhi oleh modal sosial lokal dan fleksibilitas adaptasi sekolah terhadap kondisi geografis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model kolaborasi emergent berbasis masyarakat memiliki potensi menjadi pendekatan yang efektif untuk penguatan pendidikan Islam di wilayah 3T, dengan implikasi penting bagi kebijakan pemerataan mutu pendidikan nasional.</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1972 Meningkatkan Minat dan Disiplin Belajar Anak 2025-12-05T01:33:27+00:00 Suryadi Suryadi suryadi25@gmail.com Mori Dianto moridianto25@gmail.com Joni Adison jono.edison@gmail.com <p>Sekolah dasar merupakan hal yang mendasar dan sebagai penentu untuk bisa mengembangkan segala potensinya anak pada masa yang akan datang. Peserta didik yang memiliki kecerdasan emosional cenderung mampu untuk mengendalikan dirinya baik dalam hal belajar maupun kehidupan sosialnya. Untuk mencapai sebuah kesuksesan, maka perlu individu memiliki minat yang tinggi dan kedisplinan dalam belajar serta kegiatan lainnya. Untuk meningkatkan minat siswa terhadap pelajaran. Dalam hal ini penting untuk memahaminya perlu kitaketahui apa itu minat?. Minat dapat diartikan sebagai sejauh mana seorang siswa tertarik atau terlibat dalam aktivitas tertentu. Ini bukan hanya masalah apakah siswa menyukai mata pelajaran tersebut atau tidak. Sebaliknya, minat mencakup sikap, motivasi, dan keterlibatan siswa dengan materi. Minat belajar siswa dapat berbeda-beda tergantung dari banyak faktor, seperti kepribadian, lingkungan, dan materi yang diajarkan. Siswa yang memiliki minat belajar yang tinggi cenderung lebih termotivasi untuk belajar dan mencapai prestasi yang lebih baik daripada siswa yang minat belajarnya rendah.</p> <p>Disiplin belajar sangat penting, karena sikap disiplin bertujuan agar dapat menjaga dari perilaku yang menyimpang dan hal-hal yang dapat menganggu dalam proses pembelajaran. Dengan disiplin membuat siswa terlatih dan mempunyai kebiasaan melakukan tindakan yang baik serta dapat mengontrol setiap tindakannya sehingga siswa akan taat, patuh dan tertib terhadap kegiatan belajar mengajar. Di dalam pembelajaran, disiplin sangat dibutuhkan karena tanpa adanya kesadaran melaksanakan aturan yang ditetapkan sebelumnya, pembelajaran tidak akan berjalan efektif dan optimal.</p> <p>Oleh karena itu, agar pembelajaran berjalan lancer, maka semua siswa harus disiplin baik disiplin mentaati peraturan sekolah, disiplin mengerjakan PR, disiplin dalam mengerjakan tugas, dan disiplin dalam belajar di rumah. Tingkat kedisiplinan belajar setiap siswa akan berbeda-beda. Siswa yang terbiasa dalam disiplin belajar akan mempergunakan waktu sebaik-baiknya di rumah maupun di sekolah sehingga akan menunjukkan kesiapannya dalam proses pembelajaran di sekolah, sedangkan siswa yang tidak disiplin belajar mereka kurang menunjukkan kesiapannya dalam belajar. Mereka akan menunjukkan perilaku yang menyimpang dalam proses pembelajaran seperti tidak mengerjakan PR, membolos, tidak memperhatikan penjelasan guru, melanggar tata tertib sekolah.</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1946 Pendekatan Manajemen Kesiswaan dalam Mengantisipasi Perilaku Kecanduan Judi Online Pada Siswa SMK Negeri 9 Muaro Jambi 2025-12-05T01:38:28+00:00 K.A. Rahman ka_rahman@unja.ac.id Sri Rahmah Ramadhoni ka_rahman@unja.ac.id Mulyadi Mulyadi ka_rahman@unja.ac.id Kemas Abdul Hai ka_rahman@unja.ac.id Denny Denmar ka_rahman@unja.ac.id Neldi Harianto ka_rahman@unja.ac.id <p>Kecanduan judi online menjadi masalah serius yang dapat mengganggu prestasi dan perkembangan karakter peserta didik di SMK Negeri 9 Muaro Jambi. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh meningkatnya kasus kecanduan judi online di kalangan siswa yang berdampak negatif pada akademik dan sosial mereka. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengantisipasi serta menekan perilaku kecanduan judi online melalui penerapan pendekatan manajemen kesiswaan yang efektif dan sistematis. Metode yang digunakan meliputi identifikasi perilaku siswa melalui observasi dan wawancara, penyuluhan mengenai bahaya judi online, serta pendampingan dan pembinaan yang melibatkan guru kesiswaan dan konselor sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran siswa terhadap risiko judi online dan penurunan jumlah kasus kecanduan dalam periode pengamatan. Implikasi dari pendekatan ini adalah pentingnya peran manajemen kesiswaan dalam membentuk lingkungan sekolah yang suportif dan pengawasan yang terintegrasi untuk mencegah perilaku negatif. Pendekatan manajemen kesiswaan terbukti efektif dalam mengantisipasi dan mengurangi perilaku kecanduan judi online pada siswa SMK Negeri 9 Muaro Jambi, sehingga dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam menghadapi tantangan serupa.</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1944 Meningkatkan SDM dalam Mencegah Stunting di Desa Indrayaman 2025-12-03T10:11:51+00:00 Anggitha Ningtias anggitaningtias@umnaw.ac.id Aditia Auzan Lubis aditlubis264@gmail.com Khairunnisa Siregar runidewean@gmail.com M. Rifqi Salim Pardede mhdrifkipardede@gmail.com Tri Sahfitri trysyahfitri1922@umnaw.ac.id Chella Nurhasanah Nasution chellanurhasanah@gmail.com <p>Stunting merupakan masalah kesehatan signifikan di Indonesia, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak. Kondisi ini berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak, mengakibatkan tinggi badan yang lebih rendah dari standar usianya.<br>Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah stunting, karena berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan dan edukasi gizi kepada masyarakat. Kader posyandu, yang merupakan petugas terlatih, memiliki peran vital dalam melaksanakan kegiatan ini, terutama dalam memantau status gizi balita dan memberikan penyuluhan gizi.<br>Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Indrayaman difokuskan pada pencegahan stunting melalui berbagai langkah seperti observasi, wawancara, sosialisasi, dan pelatihan kader posyandu. Kegiatan ini melibatkan pemeriksaan kesehatan balita dan ibu hamil, serta pembagian sayur dan buah. Pelatihan yang diberikan kepada kader posyandu meliputi tiga tahap: pemaparan materi, praktek langsung, dan evaluasi.<br>Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya pencegahan stunting dan peningkatan kunjungan ke posyandu, yang menjadi indikator keberhasilan program ini. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah stunting sejak dini, sehingga dapat mengurangi angka stunting di Indonesia.</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1943 Pengembangan Keterampilan Seni Budaya Ramah Lingkungan Melalui Kegiatan Ecoprint di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Islamiyah di Perkebunan Tanjung Kasau 2025-12-03T10:01:13+00:00 Sujarwo Sujarwo sujarwo@gmail.com Dian Ayu Cahyani dianayucahyani1106@gmail.com Nur Fauziah Syahrani fauziahrani.umn.aw@gmail.com Sastra Herwina Nur sastraherwinanur2022@gmail.com Elpri Pasaribu elpripasaribu04@gmail.com Abdurrahman Arrasidi abdurrahmanarrasidi@gmail.com <p>Penggunaan bahan-bahan alami pada karya seni tekstil, seperti teknik ecoprint, memiliki potensi untuk mengasah keterampilan seni sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan teknik ecoprint sebagai inovasi pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Islamiyah Perkebunan Tanjung Kasau, serta mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan keterampilan seni budaya ramah lingkungan melalui kegiatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode ceramah dan studi kasus pada siswa kelas VII dan VIII. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan, wawancara, dokumentasi karya, penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ecoprint memudahkan siswa memahami konsep ekosistem, memanfaatkan sumber daya alam secara bijak, dan menghasilkan karya unik bernilai estetika tinggi. Selain itu, kegiatan ini mendukung penguasaan teknik dasar pewarnaan alami, penyusunan motif, serta kreativitas desain. Kesimpulannya, ecoprint tidak hanya meningkatkan kemampuan seni, tetapi juga menginternalisasi perilaku peduli lingkungan, sekaligus menjadi model pembelajaran integratif yang efektif dalam mengembangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor siswa.</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1853 Pelatihan Pembuatan Poster Melalui Aplikasi Canva Untuk Melatih Kraetivitas Siswa SDN Tambung 1 2025-11-19T11:13:16+00:00 Nor Aida Amalia Putri 22061110004@student.trunojoyo.ac.id Achmad Habibur Rohman 220611100025@student.trunojoyo.ac.id Humairah Fauziah humairah.fauziah@trunojoyo.ac.id Widya Trio Pangestu widya.pangestu@trunojoyo.ac.id Wulan Ambarwati wulan.ambarwati@trunojoyo.ac.id <p>Perkembangan teknologi dan informasi terus berkembang mengikuti zaman yang semakin modern. Perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Siswa-siswi SDN Tambung 1, khususnya kelas V dan VI, masih memiliki kemampuan literasi digital dan pemahaman penggunaan aplikasi digital yang belum optimal, sehingga menghambat proses penyaluran kreativitas mereka, salah satunya dalam bidang desain ilustrasi. Siswa siswi SDN Tambung 1 masih menyalurkan kreativitasnya khususnya dalam hal desain dengan cara menggambar manual. Mereka memang sudah familiar dengan aplikasi Canva, namun hanya sebatas penggunaan dasar, oleh karena itu mahasiswa KKN-T UTM berinisiatif untuk mengadakan pelatihan pembuatan poster melalui aplikasi Canva guna melatih kreativitas siswa-siswi SDN Tambung 1. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengenalkan aplikasi Canva sebagai aplikasi desain grafis secara lebih detail, sehingga mereka dapat menggunakannya untuk menuangkan kreativitas mereka dengan lebih mudah dan mengikuti perkembangan terkini dalam bidang pendidikan, dengan mengangkat tema-tema poster yang dekat dengan kondisi siswa sekolah dasar pada umumnya, seperti anti bullying, hemat energi, menjaga kebersihan sekolah, dan bijak digital. Setelah pelatihan pembuatan poster menggunakan aplikasi canva, siswa siswi SDN Tambung 1 bisa menghasilkan poster yang menarik dengan desain yang kreatif menggunakan aplikasi canva, yang nantinya poster tersebut akan ditempel di lingkungan SDN Tambung 1 sebagai hasil karya dan ajakan kepada seluruh warga sekolah sesuai tema yang diangkat.</p> <p>Kata Kunci: Poster, Canva, dan Kreativitas</p> 2025-12-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1945 Edukasi Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan UMKM Desa Kuala Tanjung 2025-12-03T11:01:21+00:00 Dea Ananda deaanndaa09@gmail.com Dara Nabilah Azzuhra daranabilahazzuhra@gmail.com Mutia Mutia mtia4917@gmail.com Tria Safitri triasafitri.akl@gmail.com Rika Fadhilah fadhilahrikaa7@gmail.com Ziza Putri Aisyia Fauzi anggithaningtias@gmail.com <p>Pentingnya pemasaran digital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kuala Tanjung dalam era digitalisasi saat ini menjadi elemen yang sangat penting dalam mengembangkan bisnis. Masalah yang dihadapi oleh UMKM terkait kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran produk secara online. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengalaman kepada UMKM tentang bagaimana cara agar jangkauan pemasaran produk lebih luas . Pendampingan meliputi praktek langsung kepada para pelaku UMKM. Sebelum pelaksanaan kegiatan, dilakukan survei terhadap UMKM di Desa Kuala Tanjung untuk mengidentifikasi permasalahan yang mereka hadapi terkait pemasaran produk UMKM. Selama pendampingan, peserta diberikan pengetahuan tentang pentingnya pemasaran digital, kemudian mereka terlibat dalam praktek pembuatan toko online dengan bimbingan. Hasil dan pembahasan dari kegiatan ini menunjukkan pentingnya pemasaran digital bagi UMKM Desa Kuala Tanjung dan masalah yang dihadapi terkait kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran secara online yang kurang luas.</p> 2025-12-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1854 Pemberdayaan Kemampuan Calistung Anak Melalui Program Kelas Bina Siswa oleh Mahasiswa KKN-T di SDN Tambung 1 2025-11-19T15:51:43+00:00 Alfiatul Hasanah 220611100041@student.trunojoyo.ac.id Rusandi Rusandi 220611100190@student.trunojoyo.ac.id Humairah Fauziah humairah.fauziah@trunojoyo.ac.id Widya Trio Pangestu widya.pangestu@trunojoyo.ac.id Wulan Ambarwati wulan.ambarwati@trunojoyo.ac.id <p>Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) merupakan kompetensi dasar penting bagi siswa sekolah dasar. Namun, hasil observasi awal di SDN Tambung 1 menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas rendah masih mengalami kesulitan dalam penguasaan calistung, ditandai dengan rendahnya kelancaran membaca, ketidakkonsistenan dalam menulis huruf, serta lemahnya pemahaman konsep bilangan. Melalui program KKN-T, mahasiswa melaksanakan program Kelas Bina Siswa sebagai upaya pemberdayaan dan peningkatan kemampuan dasar siswa. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan dengan pendekatan pembelajaran kreatif menggunakan metode fonik, kartu huruf, permainan menulis, media visual, dan kuis berhitung. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pendampingan melalui observasi, wawancara, serta pre-test dan post-test. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tiga aspek kemampuan dasar siswa. Pada kemampuan membaca, 73% siswa telah mampu membaca kalimat sederhana dan 27% sudah mampu membaca suku kata terbuka dan tertutup. Pada aspek menulis, 67% mampu menulis 2–3 kalimat sederhana dengan struktur yang benar, sedangkan 33% dapat menulis kata dan kalimat pendek. Pada aspek berhitung, 77% siswa mampu menyelesaikan penjumlahan dan pengurangan hingga bilangan 20 dan 23% mampu menyelesaikan penjumlahan sederhana. Program ini mampu meningkatkan kemampuan dasar siswa sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan orang tua dalam mendukung pembelajaran anak.</p> 2025-12-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1870 Pelatihan Seni Ramah Lingkungan : Ecoprint dengan Teknik Pounding untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas 4 SDN Tambung 2025-11-21T23:31:25+00:00 Indah Shofiatin 220611100214@student.trunojoyo.ac.id Danar Rizky Rananda 220611100191@student.trunojoyo.ac.id Ahmad Furqoni Hasyim 220611100192@student.trunojoyo.ac.id Humairah Fauziah humairah.fauziah@trunojoyo.ac.id Widya Trio Pangestu widya.pangestu@trunojoyo.ac.id Wulan Ambarwati wulan.ambarwati@trunojoyo.ac.id <p>Tumbuhan memiliki berbagai bentuk daun. Jika daun-daun tersebut berguguran, lingkungan sekitar bisa menjadi kotor dan keindahannya berkurang. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas siswa serta memperluas pengetahuan mereka tentang manfaat tumbuhan di sekitar. Kegiatan ini merupakan salah satu program KKN-T yang dilaksanakan di SDN Tambung 1 bersama siswa kelas 4 dengan menggunakan teknik pounding dalam pembuatan ecoprint. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan ecoprint mampu memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap proses belajar siswa. Mereka terlihat lebih tertarik mempelajari berbagai jenis tumbuhan di lingkungan sekitar, sekaligus memahami pentingnya mengelola sampah dengan baik. Selain meningkatnya minat belajar, siswa juga mengalami perkembangan dalam keterampilan menggunakan bahan alami sebagai media seni. Melalui proses menumbuk daun dan bunga pada kain, mereka dapat menciptakan pola ecoprint sederhana yang memperlihatkan kreativitas masing-masing.Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa ecoprint menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan kretivitas siswa kelas 4 di SDN Tambung 1. Pendekatan ini tidak hanya menambah wawasan siswa, tetapi juga membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.</p> <p>Kata Kunci: Ecoprint, Tumbuhan, Lingkungan, Teknik Pounding, Kreativitas</p> 2025-12-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2075 Analisis Membangun Disiplin dan Pemahaman: Gaya Mengajar Guru Kelas II SD 024 Rambah Samo 2025-12-11T10:54:11+00:00 Nauli Tama Sari naulitamasari56@gmail.com Lanna Nasution lannanasution97@gmail.com Rini Angraini rinipsp20211@gmail.com Diana Ulfa dinflau@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya mengajar guru kelas II SD 024 Rambah Samo dalam membangun disiplin dan pemahaman belajar siswa. Pembentukan disiplin dan pemahaman konsep pada siswa kelas rendah merupakan aspek penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan gaya mengajar demokratis-otoritatif dengan ciri komunikasi jelas, penggunaan contoh konkret, responsivitas terhadap kesulitan siswa, serta pengelolaan kelas yang rapi dan kondusif. Observasi menunjukkan bahwa guru berbicara dengan bahasa yang jelas dan terdengar, menggunakan benda nyata sebagai patokan materi, aktif membantu siswa yang tidak memahami soal, memperhatikan kondisi kelas seperti kerapian meja, dan siswa memperhatikan guru dengan baik. Temuan ini menguatkan bahwa gaya mengajar yang komunikatif, konkret, dan konsisten mampu meningkatkan disiplin dan pemahaman siswa.</p> 2025-12-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2021 Implementasi Kebijakan Pesantren Ramah Anak dalam Menanggulangi Bullying dan Kekerasan di Pesantren 2025-12-09T00:24:44+00:00 An An Aminah anandaumar2@gmail.com Siti Fadjarajani sitifadjarajani@unsil.ac.id Gumilar Mulya gumilarmulya@unsil.ac.id Iis Marwan iismarwan@unsil.ac.id <div> <p>The Child-Friendly Pesantren (Pesantren Ramah Anak/PRA) policy is a strategic initiative developed as an urgent response to the need for ensuring the protection and optimizing the potential of all students (<strong>santri</strong>) within Islamic boarding schools. This policy is particularly crucial given the inherent risks present in pesantren environments, which often involve a high incidence of violence, psychological pressure, and the absence of standardized child protection mechanisms. This study aims to comprehensively analyze the implementation of the PRA policy in modern pesantren settings, specifically focusing on internal regulations, caregiving models, learning approaches, and child protection management. The research employed a qualitative methodology using a case study design, conducted in two modern pesantren institutions that have actively embraced and implemented the PRA policy. The findings reveal that the policy’s implementation is actualized through three primary mechanisms: strengthening institutional collaboration, enhancing the capacity and competency of caregivers (<strong>musyrif</strong>), and improving the physical environment of the pesantren. However, the study also identified several significant operational challenges, including inconsistent supervision mechanisms, a deeply entrenched culture of seniority, and limited competencies among dormitory mentors (musyrif). Overall, this research underscores the imperative need to reinforce integrated and standardized Standard Operating Procedures (SOPs) for child protection. These SOPs must be aligned with the regulations set forth by both the Ministry of Religious Affairs (Kemenag) and the Ministry of Women’s Empowerment and Child Protection (KemenPPPA) to ensure the policy's effectiveness.</p> <p><strong>Keywords:</strong><span class="apple-converted-space">&nbsp;</span>child-friendly pesantren, boarding school system, child protection, modern</p> </div> 2025-12-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2018 Pendekatan Maqashid Syari’ah dalam Pendidikan Agama Islam: Sebuah Kajian Systematic Literature Review 2025-12-08T16:40:23+00:00 Laila Sari lailasari16072001@gmail.com Khadijah Khadijah khadijahmpd@uinib.ac.id Widya Sari widya.pirugaparabek@gmail.com <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pendidikan Agama Islam memainkan peran strategis dalam pembentukan kepribadian dan karakter Muslim yang kaffah (utuh). Pada hakikatnya, seluruh ajaran Islam tidak pernah lepas dari tercapainya tujuan utama maqashid syari'ah. Artikel ini bertujuan menyajikan kajian literatur mengenai penerapan pendekatan maqashid syari'ah dalam Pendidikan Agama Islam di sekolah. Maqashid syari'ah sebagai tujuan-tujuan fundamental dari hukum Islam menawarkan kerangka pedagogis yang menekankan nilai kemaslahatan, perlindungan, dan pengembangan potensi peserta didik. Kajian ini menerapkan metode </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Systematic Literature Review</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (SLR) untuk menganalisis literatur yang relevan. Sumber data diambil dari penelusuran yang dilakukan melalui basis data Google Scholar, dengan mengambil sembilan (9) artikel jurnal yang dipilih berdasarkan kriteria relevansi, keterbaruan, dan kontribusinya terhadap tema yang diteliti. Hasil teaah menunjukkan bahwa; (a) pendekatan maqashid syari'ah sejalan dengan visi dan tujuan pendidikan Islam; (b) kurikulum pendidikan hendaknya dibuat dengan landasan maqashid syari'ah (namun realitas kurikulum pendidikan sekarang, Kurikulum Merdeka belum mengintegrasikan nilai-nilai maqashid syari'ah secara optimal; (c) maqashid syari'ah dalam PAI sangat urgen (penting) karena mencetak pemahaman yang benar kepada peserta didik tentang tujuan utama ditetapkannya syariat Islam; (d) perlunya penggunaan model pembelajaran yang holistik dalam menerapkan konsep maqashid syari'ah dalam pembelajaran; serta (e) Maqashid syari'ah sangat penting bagi pendidikan karakter peserta didik. Artikel ini memberikan rekomendasi pengembangan kurikulum dan desain pembelajaran yang lebih kontekstual dan berorientasi kemaslahatan.</span></span></p> 2025-12-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2109 Analisis Strategi Pemasaran Produk Pisang Coklat dan Es Timun untuk Meningkatkan Penjualan Usaha Kuliner Mahasiswa Geografi Universitas Negeri Medan 2025-12-12T19:16:32+00:00 Meilinda Suriani Harefa melinda@unimed.ac.id Syukrie Hidayat syukriehd@unimed.ac.id Angelina Setia Simamora simamora.angel03@gmail.com Novita Annisah Hasibuan annisahhasibuan003@gmail.com Risdo Hotray Sinaga raysinaga06@gmail.com Hadriadi Iskandar Sipayung herdisipayung368@gmail.com <p>Kegiatan kewirausahaan adalah sarana penting untuk mengajarkan siswa kreativitas, kemampuan manajerial, dan keterampilan mengelola usaha secara praktis. Dalam kegiatan bazar kewirausahaan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Medan mengembangkan strategi pemasaran untuk produk pisang coklat dan es timun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi ini. Produk ini dipilih karena bahan bakunya mudah diperoleh, proses produksinya sederhana, dan memiliki pangsa pasar luas di kampus. Penetapan harga kompetitif, promosi melalui media sosial, lokasi penjualan yang strategis, dan pelayanan responsif adalah beberapa pendekatan pemasaran yang dapat digunakan. Hasil penjualan menunjukkan bahwa kedua produk mendapat respons yang baik dari pelanggan, terutama es timun yang menjual paling banyak. Pendapatan total sebesar Rp740.000 dan laba bersih sebesar Rp467.500 menunjukkan keberhasilan ini. Oleh karena itu, perencanaan stok yang buruk, manajemen waktu produksi yang buruk, dan pencatatan transaksi yang tidak sistematis adalah masalah lain dalam proses ini. Analisis ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang tepat dapat meningkatkan penjualan dan mengajarkan siswa bagaimana mendirikan bisnis kuliner skala kecil.</p> 2025-12-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2110 Penerapan Mindfulness untuk Menjaga Kesehatan Remaja di SMP N 2 Koto 11 Tarusan 2025-12-12T19:20:04+00:00 Rici Kardo ricikardo66@gmail.com Rahmawati Wae rahmawae89@gmail.com <p>Masa remaja merupakan periode transisi dari masa kanak kanak menuju masa dewasa. Masa remaja adalah fase yang kompleks dan merupakan tahap perkembangan yang penuh dengan tantangan fisik, emosional dan sosial. Sehingga muncul tekanan dari lingkungan sosial dan akademik. Kondisi tersebut membuat remaja rentan mengalami gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan dan depresi. Dengan segala faktor yang mempengaruhi kesehatan mental remaja berbagai upaya kuratif ataupun preventif menjadi semakin urgen seiring dengan meningkatnya prevelansi gangguan psikologis. Salah satu pendekatan yang berkembang pesat dalam intervensi psikologis modern adalah <em>mindfulness</em>, yakni suatu bentuk latihan kesadaran penuh terhadap pengalaman saat ini secara sengaja dan tanpa penghakiman.</p> 2025-12-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2079 Optimalisasi Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Safe School Environment: Pencegahan Bullying Di SMP Negeri 3 Kawali 2025-12-12T00:30:14+00:00 Farhan Maulana Dharsono farhan.maulana11667@guru.smp.belajar.id Ema Siti Nurfadilah ema.siti264@guru.smp.belajar.id Siti Fadjarajani sitifadjarajani@unsil.ac.id Gumilar Mulya gumilarmulya@unsil.ac.id Iis Marwan iismarwan@unsil.ac.id <p>Perundungan (<em>bullying</em>) didefinisikan sebagai penyalahgunaan kekuasaan yang berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental korban serta merusak iklim sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Bimbingan dan Konseling (BK) yang diterapkan di SMP Negeri 3 Kawali untuk mengatasi masalah ini. Dengan menggunakan metode studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari siswa korban dan guru BK. Hasil studi menunjukkan bahwa perundungan memiliki berbagai bentuk dan dipicu oleh faktor kompleks, terutama aspek psikologis siswa dan lingkungan sosial. Dalam penanganannya, sekolah mengandalkan strategi terpadu meliputi program pendidikan karakter, deteksi dini, dan kolaborasi dengan orang tua. Meskipun demikian, tantangan dalam penanganan berulang masih ada. Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan perlunya pengembangan program pencegahan yang melibatkan siswa secara aktif dan pelatihan berkala bagi guru dan orang tua guna meningkatkan efektivitas penanganan <em>bullying</em> di sekolah.</p> 2025-12-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2111 Analisis Kemampuan Anak dalam Mengenal Huruf Hijaiyah di Desa Tanah Seribu Kecamatan Binjai Selatan 2025-12-12T19:25:30+00:00 Annisaa Nur Faudillah annissa7990@gmail.com Aulia Fitriani Munthe annissa7990@gmail.com Alya Sabrina Ramadhani annissa7990@gmail.com Hilda Zahra Lubis annissa7990@gmail.com Raisah Armayanti Nasution raisaharmayantinasution@uinsu.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan anak usia 5-7 tahun dalam mengenal huruf hijaiyah dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan tersebut di Desa Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan. Penelitian menggunakan metodologi campuran dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif deskriptif yang melibatkan 20 anak (9 laki-laki dan 11 perempuan) yang mengikuti pembelajaran huruf hijaiyah di lembaga pendidikan Islam setempat. Metode pengumpulan data meliputi tes kemampuan mengenal huruf, observasi ketersediaan media pembelajaran, dan wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan anak yang memprihatinkan, dimana hanya 35% anak berada pada kategori baik hingga sangat baik, sementara 65% berada pada kategori cukup hingga kurang. Anak mengalami kesulitan signifikan dalam membedakan huruf mirip (60-85% keliru) dan pelafalan makhraj (75% kategori cukup-kurang). Faktor utama penghambat meliputi: (1) minimnya keterlibatan orang tua dalam pendampingan belajar di rumah (82% tidak aktif) karena kesibukan bekerja sebagai petani; (2) metode pembelajaran konvensional yang monoton (65% lembaga); (3) keterbatasan media pembelajaran (hanya 15% lembaga memiliki media memadai); (4) rendahnya kompetensi guru (70% tanpa latar belakang pendidikan formal); dan (5) kondisi sosial ekonomi keluarga yang terbatas. Penelitian ini memperkuat teori ekologi perkembangan Bronfenbrenner dan teori scaffolding Vygotsky, serta membuktikan bahwa keterlibatan orang tua merupakan faktor determinan yang lebih kuat dibanding metode atau media pembelajaran di sekolah. Rekomendasi strategis meliputi program edukasi dan pemberdayaan orang tua, pengembangan kolaborasi lembaga-keluarga, penyediaan media pembelajaran terjangkau, peningkatan kompetensi guru, dan advokasi perubahan mindset masyarakat tentang tanggung jawab pendidikan anak.</p> 2025-12-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2112 Edukasi Bahaya Sampah Plastik Bagi Ekosistem Laut di Pantai Mangrove, Sei Naga Lawan, Kec. Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara 2025-12-12T19:31:06+00:00 Meilinda Suriani Harefa melinda@unimed.ac.id Friska Salsabilla friskasalsa311@gmail.com Kerin Sisca Octaviani Luahambowo kerinsisca@gmail.com Samariana Br Sembiring samarianasembiring16@gmail.com Widya Asmara asmaraw808@gmail.com <p>Penelitian ini menginvestigasi efektivitas sinergis antara aksi bersih pantai dan edukasi lingkungan dalam mengatasi masalah sampah plastik di Pantai Mangrove, Sei Naga Lawan, Serdang Bedagai. Ancaman utama di kawasan pesisir adalah mikroplastik, yang berpotensi masuk ke rantai makanan laut dan menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia. Faktor dominan penyebab sampah adalah rendahnya kesadaran masyarakat dan wisatawan, serta minimnya fasilitas pengelolaan sampah. Melalui kegiatan yang melibatkan anak-anak, monitoring pasca-edukasi menunjukkan perubahan positif, seperti membuang sampah di tempat yang benar dan aktif menjaga kebersihan. Kesimpulannya, strategi integratif antara aksi fisik dan edukasi terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan di komunitas pesisir.</p> 2025-12-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2162 Efektifitas Penggunaan Komik Disiplin Belajar Dalam Layanan Bimbingan Konseling di MTss Ulumul Quran Banda Aceh 2025-12-16T10:23:51+00:00 Isnia Isnia 210213074@student.ar-raniry.ac.id Nuzliah Nuzliah nuzliah@ar-raniryac.id <p><em>The low level of learning discipline among students at MTsS Ulumul Qur’an Banda Aceh is reflected in their tendency to procrastinate, arrive late, and show limited responsibility toward academic tasks. This condition affects both motivation and learning achievement. This study aims to examine the effectiveness of using educational comic media in improving students’ learning discipline through group guidance services. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental method using a One Group Pretest–Posttest Design. The subjects were five eighth-grade students selected purposively based on preliminary observation results. The instrument used was a Likert-scale questionnaire consisting of four indicators: compliance with learning rules, regularity in study habits, responsibility for assignments, and time management. The pretest results showed an average score of 67.80, which increased to 88.40 in the posttest. The t-test obtained a significance value of 0.000 (p &lt; 0.05), indicating a significant difference before and after treatment. The N-Gain value of 72.15% demonstrates that the use of comic media was effective. Therefore, educational comics proved effective in improving students’ learning discipline by fostering understanding, responsibility, and learning motivation. The findings highlight the importance of using creative visual media in guidance and counseling services to strengthen students’ discipline and character development in madrasah settings.</em></p> 2025-12-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2163 Upaya Pendidik Dalam Membiasakan Anak Usia Dini Melaksanakan Shalat Dhuha di TK IT Annibras Lampang 2025-12-16T10:58:31+00:00 Dini Indriani dini45038@gmail.com Casini Casini casini676@gmail.com Karwati Karwati karwatiitaw5@gmail.com Windah Awaliah windahawaliah5@gmail.com <p>Pembiasaan shalat dhuha pada anak usia dini memiliki urgensi penting sebagai bagian dari upaya membentuk karakter religius dan menanamkan nilai-nilai spiritual sejak usia dini. Dalam konteks pendidikan anak, pembiasaan ini tidak hanya berfungsi sebagai rutinitas ibadah, tetapi juga sebagai strategi untuk menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap religius yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam peran pendidik dalam membiasakan anak melaksanakan shalat dhuha di lembaga pendidikan anak usia dini, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung maupun penghambat yang memengaruhi keberhasilan praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik untuk menggali makna yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan pendidik meliputi pembiasaan rutin, keteladanan, serta pemberian motivasi secara berkelanjutan. Faktor pendukung yang ditemukan antara lain adanya dukungan lingkungan sekolah dan fasilitas yang memadai, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu dan konsistensi anak. Secara umum, pembiasaan shalat dhuha terbukti memberikan dampak positif terhadap perkembangan perilaku religius anak, seperti meningkatnya ketaatan, disiplin, dan kesadaran spiritual. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman teoritis mengenai pentingnya pembiasaan ibadah dalam pendidikan anak usia dini serta memperkaya kajian tentang pendidikan berbasis nilai religius. Kesimpulannya, diperlukan upaya penguatan metode pembiasaan yang lebih variatif serta penelitian lebih lanjut mengenai pembiasaan ibadah lain untuk memberikan gambaran yang lebih luas tentang pembentukan karakter religius pada anak.</p> 2025-12-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2164 Strategi Manajemen Pembelajaran Bahasa Inggris dalam Mendorong Literasi Berbahasa 2025-12-16T11:02:57+00:00 Eti Nurhayati etinurhayati31@admin.smp.belajar.id Siti Fadjarajani sitifadjarajani@unsil.ac.id Gumilar Mulya gumilarmulya@unsil.ac.id Iis Marwan iismarwan@unsil.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi manajemen pembelajaran Bahasa Inggris yang diterapkan di SMP Negeri 2 Sodonghilir dalam upaya komprehensif untuk meningkatkan literasi berbahasa siswa. Latar belakang masalah penelitian ini adalah rendahnya tingkat literasi nasional yang terkonfirmasi oleh data PISA, serta implementasi program bahasa asing di sekolah yang seringkali belum maksimal, meskipun penting untuk meningkatkan mutu dan keunggulan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sodonghilir. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama: wawancara mendalam dengan guru dan siswa; observasi langsung terhadap kegiatan belajar mengajar dan sarana prasarana; serta studi dokumentasi. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan orientasi, eksplorasi, dan verifikasi data menggunakan triangulasi dan <em>member check</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran Bahasa Inggris telah berjalan sesuai prinsip yang berlaku, meliputi empat aspek intrakurikuler: perencanaan kolaboratif, pengorganisasian, pelaksanaan yang diperkaya kurikulum, dan evaluasi berkala. Meskipun menghadapi tantangan seperti ketidakmerataan kompetensi awal dan hambatan psikologis siswa, sekolah menerapkan solusi berupa forum kolaboratif guru dwi-mingguan, dan penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti lomba pidato dan bercerita. Manajemen yang terstruktur ini secara nyata berupaya mengatasi kesenjangan literasi dan meningkatkan kompetensi berbahasa siswa secara menyeluruh.</p> 2025-12-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2139 Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Silih Asih dalam Pembelajaran Etnopedagogik Guna Membentuk Karakter Berdaya Budaya 2025-12-15T02:47:25+00:00 Roslia Ayu Dewi Mulyani magrosliaayu75@gmail.com Siti Fadjarajani sitifadjarajani@unsil.ac.id Gumilar Mulya gumilarmulya@unsil.ac.id Iis Marwan iismarwan@unsil.ac.id <p>Penelitian ini berangkat dari permasalahan degradasi nilai dan erosi identitas budaya pada peserta didik akibat dominasi pembelajaran kognitif dan arus globalisasi, sehingga mendesak perumusan strategi pendidikan karakter yang otentik dan berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini berfokus pada internalisasi nilai kearifan lokal Sunda, yaitu <em>Silih Asih</em> (kasih sayang dan kepedulian sosial), melalui kerangka Etnopedagogik. Tujuan utama penelitian adalah menggali interpretasi guru mengenai <em>Silih Asih</em> dan menganalisis proses internalisasi nilai tersebut pada peserta didik hingga mencapai karakter berdaya budaya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi di SMP Negeri 2 Bojonggambir. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menginterpretasikan <em>Silih Asih</em> sebagai konstruk pedagogis multi-dimensi (kognitif, afektif, dan konatif) yang diintegrasikan melalui strategi etnopedagogik triadik: kontekstualisasi materi, kolaborasi berbasis interdependensi, dan refleksi nilai eksplisit. Proses internalisasi pada peserta didik terjadi melalui tiga tahapan transformasi Pengenalan, Adopsi Situasional, dan Pewujudan Terdorong Diri yang dimediasi oleh dua faktor kunci: Validasi Sosial dan Afirmasi Kultural. Secara teoretis, temuan ini menyarankan bahwa formulasi pendidikan karakter harus bergerak dari transmisi nilai normatif menuju transformasi nilai sosiokultural melalui pengalaman praktis dan refleksi mendalam, mengisi kekosongan literatur metodologis kualitatif dalam Etnopedagogik.</p> 2025-12-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2171 Implementasi Pembiasaan Cuci Tangan sebagai Upaya Menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Usia Dini di TK An-Nur 2025-12-16T19:01:27+00:00 Casini Casini casini676@gmail.com Fuzi Laelatul Fajriyah fuzilaelatulfajriyah@gmail.com Kurniawati Kurniawati 2688knia@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembiasaan cuci tangan sebagai upaya menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini di TK An-Nur. Perilaku hidup bersih dan sehat perlu ditanamkan sejak usia dini karena anak berada pada masa golden age yang sangat menentukan pembentukan kebiasaan dan karakter di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Populasi penelitian meliputi seluruh warga TK An-Nur, yaitu kepala sekolah, guru, dan peserta didik dengan jumlah anak sebanyak 35 orang, sedangkan sampel penelitian berjumlah 27 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan cuci tangan di TK An-Nur telah dilaksanakan secara rutin dan terintegrasi dalam kegiatan harian anak, seperti sebelum dan sesudah pembelajaran, sebelum makan, dan setelah bermain. Pembiasaan ini mampu meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya kebersihan diri serta membentuk perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, pembiasaan cuci tangan juga berkontribusi dalam pembentukan karakter anak, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian. Keberhasilan implementasi pembiasaan cuci tangan didukung oleh peran guru sebagai teladan, konsistensi pelaksanaan, serta integrasi kegiatan dalam perencanaan pembelajaran. Dengan demikian, pembiasaan cuci tangan terbukti menjadi strategi efektif dalam menanamkan PHBS dan karakter positif pada anak usia dini.</p> 2025-12-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2172 Digital Transformation in Pesantren: Strengthening Educational Management, Science Learning Innovation, and Sustainable Islamic Education 2025-12-16T19:09:00+00:00 Zuraida Zuraida zuraidapia@gmail.com Mahbub Setiawan mahbub.setiawan@staff.uinsaid.ac.id <p>Pesantren sebagai institusi pendidikan Islam yang berakar kuat pada tradisi menghadapi tantangan sekaligus peluang besar dalam merespons perkembangan teknologi digital. Transformasi digital tidak hanya dipahami sebagai fenomena modernisasi, tetapi sebagai sarana strategis untuk memperkuat manajemen kelembagaan, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memastikan keberlanjutan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana pemanfaatan teknologi digital dapat memperkuat manajemen pendidikan, mendorong inovasi pembelajaran sains, dan mendukung keberlanjutan pendidikan Islam di pesantren. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan menelaah artikel ilmiah, kebijakan pendidikan, dan praktik digitalisasi di sejumlah pesantren modern. Analisis data dilakukan melalui metode deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan teknologi, relevansinya terhadap kebutuhan santri, serta kontribusinya terhadap pengembangan kurikulum dan tata kelola institusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital berperan signifikan dalam: (1) memperluas akses terhadap literatur keilmuan; (2) menciptakan lingkungan belajar sains yang lebih interaktif dan adaptif; serta (3) meningkatkan efektivitas tata kelola pesantren melalui sistem informasi dan platform digital. Selain itu, digitalisasi turut memperkuat keberlanjutan pendidikan Islam melalui peningkatan literasi digital santri, pemerataan akses pendidikan, dan penguatan tradisi keilmuan yang tetap selaras dengan nilai-nilai Islam. Meskipun demikian, keterbatasan infrastruktur dan potensi penyalahgunaan teknologi masih menjadi tantangan yang perlu diantisipasi secara bijak. Penelitian ini menegaskan bahwa pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pusat inovasi yang mengintegrasikan tradisi, teknologi, dan keberlanjutan pendidikan.</p> 2025-12-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2173 Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Berfikir Kritis Siswa 2025-12-16T19:13:29+00:00 Zahra Rafia Rani Siregar zahrarafiarani@gmail.com Muhammad Irwan Padli Nasution irwannst@uinsu.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter berpikir kritis siswa melalui kajian studi pustaka. Pendidikan Agama Islam memiliki peranan strategis dalam membangun kepribadian yang tidak hanya berlandaskan nilai-nilai spiritual, tetapi juga rasionalitas dan kemampuan berpikir kritis yang berimbang. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan abad ke-21 yang wajib dimiliki siswa agar mampu menyeleksi, menilai, dan mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai moral Islam. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui integrasi antara ajaran Al-Qur’an dan hadis dengan pendekatan pembelajaran aktif, reflektif, dan kontekstual. Guru PAI berfungsi sebagai fasilitator yang menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus menumbuhkan kemampuan analitis, logis, dan kreatif siswa dalam memecahkan masalah kehidupan. Dengan demikian, PAI tidak hanya berorientasi pada pembentukan akhlak, tetapi juga menjadi sarana penguatan karakter berpikir kritis yang berlandaskan nilai-nilai religius.</p> 2025-12-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2213 Pembentukan Karakter Tanggung Jawab Pada Remaja Mesjid Dalam Program Pelestarian Lingkungan 2025-12-18T10:23:05+00:00 Indi Yusmardani indi331254029@uinsu.ac.id Muhammad Irwan Padli Nasution irwannst@uinsu.ac.id <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana karakter tanggung jawab terbentuk pada remaja masjid melalui program pelestarian lingkungan. Fondasi penelitian ini didasarkan pada kebutuhan untuk mengembangkan nilai-nilai moral dan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan generasi muda, terutama melalui kegiatan keagamaan di masjid. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pengurus serta anggota remaja Masjid Al-Mutahidin. Temuan penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pelestarian lingkungan seperti kerja bakti rutin, pembersihan fasilitas masjid, pengelolaan sampah, dan perawatan taman mampu mendorong timbulnya rasa tanggung jawab, disiplin, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, contoh yang dibawakan oleh pengurus masjid juga memperkuat pembentukan sikap dan perilaku positif tersebut. Perubahan yang terlihat meliputi peningkatan partisipasi aktif, kesadaran untuk menjaga lingkungan secara sukarela, serta terbentuknya kebiasaan menjaga fasilitas umum. Oleh karena itu, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai alat untuk pembinaan karakter generasi muda.</span></span></p> 2025-12-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2214 Analisis Kesesuaian Materi Negosiasi dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Fase E Dengan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka 2025-12-18T10:30:19+00:00 Yemima Agustina yemimaagustina2006@gmail.com Rima Melati rimam8815@gmail.com Neura Shafa Salsabila cacajambi264@gmail.com Salsa Bila Putri salsabilla.ptr06@gmail.com Ayu Setia Ningsih ayusetiaayu535@gmail.com <p class="TeksNormal" style="text-indent: 0cm;"><span lang="FI" style="font-size: 11.0pt; font-family: 'Book Antiqua','serif';">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian materi teks negosiasi dalam Buku Bahasa Indonesia Kelas X Edisi Revisi 2023 dengan Capaian Pembelajaran (CP) Fase E Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi, melalui studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Fokus analisis meliputi struktur teks negosiasi, aspek kebahasaan, fungsi sosial, serta keterkaitan dengan prinsip Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi teks negosiasi dalam buku telah sesuai secara formatif dengan Capaian Pembelajaran, terutama dalam hal struktur dan ciri kebahasaan. Namun, kesesuaian tersebut belum sepenuhnya bersifat transformasional karena konteks yang disajikan masih terbatas pada situasi formal dan gaya bahasa yang cenderung terlalu normatif. Kondisi ini menyebabkan pembelajaran teks negosiasi kurang relevan dengan pengalaman autentik siswa dan belum sepenuhnya mendukung prinsip student-centered learning serta penguatan nilai gotong royong, nalar kritis, dan empati. Penelitian ini menegaskan perlunya pengembangan variasi konteks, penggunaan bahasa yang lebih natural, serta aktivitas kolaboratif agar pembelajaran teks negosiasi benar-benar mencerminkan semangat Merdeka Belajar dan mendukung Profil Pelajar Pancasila.</span></p> 2025-12-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2260 Pendampingan Prosedur Self declare untuk Sertifikasi Halal bagi UMKM Industri Rumahan di Kelurahan Mulyorejo, Surabaya 2025-12-23T10:12:02+00:00 Alvina Desy Wijaya Ningrum 23012010109@student.upnjatim.ac.id Tri Kartika Pratiwi kartika_tiwi@yahoo.co.id <p>Kegiatan pendampingan prosedur <em>Self declare </em>untuk sertifikasi halal bagi UMKM industri rumahan dilakukan untuk menjawab rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap persyaratan halal dan mekanisme pengajuan sertifikasi melalui sistem digital. Banyak UMKM yang belum memiliki dokumentasi produksi yang tertib dan belum memahami alur prosedur dalam website SiHalal, sehingga diperlukan edukasi langsung yang lebih personal. Metode pendampingan dilakukan melalui kunjungan rumah ke rumah untuk memberikan penjelasan mengenai daftar bahan, alur proses produksi, serta tahapan pengajuan <em>Self declare</em>. Pendekatan ini memungkinkan pendamping menyesuaikan penyampaian materi dengan kondisi usaha dan tingkat pemahaman masing-masing pelaku UMKM. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan kemampuan UMKM dalam menyusun dokumen persyaratan dan mengisi data pengajuan pada website SiHalal dengan benar. Sebagian besar UMKM dapat melalui proses verifikasi tanpa pengembalian berkas oleh kementerian sebagai tanda bahwa dokumen telah sesuai ketentuan. Terbitnya sertifikat halal bagi UMKM yang didampingi menjadi indikator keberhasilan utama dari kegiatan ini. Pendampingan rumah ke rumah terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, ketertiban administrasi, serta kemandirian pelaku usaha dalam mengikuti prosedur <em>Self declare</em>. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pengelolaan usaha dan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM industri rumahan.</p> 2025-12-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2261 Peran Edukasi KKN dalam Menumbuhkan Kesadaran Anak Usia Sekolah tentang Bahaya Narkoba di Desa Sukajaya Batu Bara 2025-12-23T10:16:35+00:00 Juli Yanti Harahap majisudar373@gmail.com Dian Habibie khairirizka1@gmail.com Fiqi Anggella khairirizka1@gmail.com Adjeng Retno Dwi Agustin khairirizka1@gmail.com Dwi Vidya Putri Lubis khairirizka1@gmail.com Saidah Halim khairirizka1@gmail.com Sudarmaji Sudarmaji majisudar373@gmail.com <p>Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sukajaya Batu Bara bertujuan menumbuhkan kesadaran anak usia sekolah mengenai bahaya narkoba. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, diskusi kelompok, permianan edukatif, serta pembuatan poster dan media kreatif yang melibatkan siswa secara aktif. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara dengan guru dan orang tua, serta refleksi kelompok. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran siswa tentang bahaya narkoba, tercermin dari partisipasi aktif, kemampuan menjelaskan dampak narkoba, serta munculnya kelompok kecil siswa sebagai “Duta Anti Narkoba” di sekolah. Edukasi KKN terbukti efektif sebagai upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.</p> 2025-12-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2262 Penguatan Kapasitas Pemuda dalam Pemanfaatan TikTok Affiliate sebagai Strategi Ekonomi Digital Berbasis Komunitas 2025-12-23T10:25:27+00:00 Wahyu Diah Ambarwati diahambrr28@gmail.com Yoma Bagus Pamungkas yoma@usm.ac.id Aldias Erik Yunianto aldiaserik@gmail.com Qoimudin Tajul Fathih tajulft@gmail.com Tarisma Ambarwati tarismaambar@gmail.com Vega Febriano vegafebriano27@gmail.com <p>Perkembangan media sosial telah membuka peluang baru dalam pengembangan ekonomi digital, salah satunya melalui pemanfaatan program TikTok Affiliate sebagai strategi pemasaran berbasis platform digital. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi rendahnya kapasitas pemuda dalam memahami konsep dan mekanisme kerja TikTok Affiliate serta keterbatasan keterampilan dalam menghasilkan konten promosi yang sesuai dengan karakteristik platform. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan TikTok Affiliate yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemuda dalam memanfaatkan media sosial sebagai strategi ekonomi digital berbasis komunitas. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pada tahap pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar affiliate marketing, mekanisme kerja TikTok Affiliate, strategi komunikasi pemasaran digital, serta praktik langsung pembuatan konten promosi. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah pelatihan serta penilaian terhadap kemampuan peserta dalam memproduksi konten promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas pemuda yang ditunjukkan oleh meningkatnya pemahaman peserta terhadap TikTok Affiliate serta berkembangnya keterampilan dalam merancang konten promosi yang lebih efektif. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital pemuda dan mendorong pemanfaatan media sosial secara produktif untuk pengembangan ekonomi digital berbasis komunitas secara berkelanjutan.</p> 2025-12-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2264 Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Melalui Edukasi Interaktif di UPT SD Negeri 10 Perkebunan Tanjung Kasau 2025-12-23T10:48:38+00:00 Dinda Yarshal dindayarshal@umnaw.ac.id Eky Widiyananda Br. Ginting ekiwdynndgtg25@gmail.com Tria Halizah Wulandari triahalizahwulandari20@gmail.com Fara Zulaika zulaikafara05@gmail.com Nurul Skira nurulshakina12042@gmail.com Iskandar Adinata Dahode diskandarhadinata@gmail.com <p>Penelitian ini mendeskripsikan implementasi program sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)&nbsp; bagi siswa UPT SD Negeri 10 Perkebunan Tanjung Kasau. Kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung seperti mencuci tangan yang benar, menjaga kebersihan lingkungan, serta penyuluhan pola makan sehat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, antusiasme, dan kesadaran siswa untuk menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat, misalnya mencuci tangan dengan sabun, membuang sampah pada tempatnya, dan membawa bekal yang bergizi. Program ini berhasil mendorong perubahan perilaku positif di sekolah dasar. Untuk keberlajutan, disarankan pihak sekolah menyediayan fasilitas mendukung dan pembinaan rutin terkait (PHBS).</p> 2025-12-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2265 Pemanfaatan Jahe (Zingiber Officinale) Sebagai Teh Herbal Untuk Penambah Daya Tahan Tubuh di Desa Titi Putih Kecamatan Lima Puluh Pesisir 2025-12-23T10:56:29+00:00 Rafita Yuniarti rafitayuniarti@umnaw.ac.id Nur’Aini Jumah Muslim aiiniinur03@gmai.com Sindy Putri Utami sindyputriutamii@gmail.com Novia Sari nnoviaaari57@gmal.com Suci Maharani sucimhnofficial@gmail.com Rizki Pebri Aula rizkipebriaula890@gmail.com <p>Di era modern, masyarakat pedesaan sering menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan konvensional, sehingga tanaman herbal lokal seperti jahe (Zingiber officinale) menjadi alternatif relevan untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh. Di Desa Titi Putih, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia, survei awal menunjukkan pemahaman masyarakat terhadap potensi tanaman obat tradisional rendah, hanya 30% responden yang tahu manfaat farmakologis jahe. Jahe kaya senyawa bioaktif seperti gingerol, shogaol, dan zingerone, yang terbukti memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan imunomodulator melalui studi farmasi. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat Desa Titi Putih dalam memanfaatkan jahe sebagai teh herbal fungsional untuk penambah daya tahan tubuh. Fokusnya pada sosialisasi farmakologi jahe, pelatihan formulasi teh, dan evaluasi dampak pemberdayaan komunitas, guna integrasikan pengetahuan farmasi tradisional ke gaya hidup sehari-hari. Penelitian bersifat deskriptif-aplikatif dengan pendekatan partisipatif melalui KKN selama 40 hari, melibatkan 25 mahasiswa farmasi dan 150 warga desa. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan: skor pra-kegiatan 2,1 naik ke 3,4 pasca-kegiatan (62%, p&lt;0,001), terutama pemahaman gingerol sebagai antioksidan dan jahe sebagai imunobooster. 85% partisipan kuasai teknik pembuatan teh, kepuasan rasa (aroma hangat, pedas ringan) 92%. Observasi positif terhadap kemudahan produksi rumah (&lt;15 menit) dan komersialisasi, 70% warga minat kembangkan teh jahe kemasan. Tidak ada efek samping signifikan, tapi saran pantau gangguan pencernaan. Teh jahe efektif sebagai minuman fungsional dukung daya tahan tubuh via senyawa bioaktif, tingkatkan literasi farmasi di Desa Titi Putih. KKN sukses transfer pengetahuan dan buka peluang ekonomi berbasis kearifan lokal, seperti usaha rumahan teh herbal. Rekomendasi: uji klinis lanjutan validasi efikasi imunomodulator pada populasi rentan. Pendekatan ini replikasi di pedesaan lain untuk kesehatan berbasis farmasi alami.</p> 2025-12-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2266 Peran Mahasiswa KKN Terhadap Edukasi Pemenuhan Gizi Seimbang Bagi Balita, Ibu Hamil, dan Anak Sekolah di Desa Tanjung Kubah Kecamatan Air Putih 2025-12-23T11:01:36+00:00 Aninda Lutfhi Istiana Hasibuan syilvirindasari@umnaw.ac.id Syilvi Rinda Sari syilvirindasari@umnaw.ac.id Yayuk Yuliana khairirizka1@gmail.com Anida Choiriah khairirizka1@gmail.com Cici Cahyani Sirait khairirizka1@gmail.com Mutiara Dwi Vionica Nasution khairirizka1@gmail.com Nurul Widya Yolanda Nasution khairirizka1@gmail.com <p>Pemenuhan gizi seimbang untuk masyarakat adalah upaya untuk memastikan bahwa setiap individu dalam masyarakat mendapatkan asupan gizi yang cukup dan proporsional untuk menjaga kesehatan dan fungsi tubuh yang optimal. Pemenuhan gizi seimbang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan akses terhadap makanan yang bergizi dan seimbang.<br>Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi. Kegiatan ini dimulai menilai pengetahuan tentang gizi seimbang dengan memberikan soal pre-test sebelum edukasi, kemudian dilakukan penyuluhan dan diakhiri dengan post-test.<br>Hasilnya dari pengetahuan kader tentang gizi seimbang menunjukkan kenaikan skor rata-rata pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi gizi seimbang. Pemberian edukasi gizi seimbang oleh kader yang rutin akan meningkatkan pengetahuan tentang gizi secara signifikan.</p> 2025-12-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2272 Perencanaan Instrumen Tes dan Evaluasi Hasil Belajar 2025-12-24T01:17:42+00:00 Amaliana Amaliana lianaama65@gmail.com Wawan Wawan Arbeni wawanarbeni@insan.ac.id Fatimah Azzahira azzahirafatimah3@gmail.com Anisa Febra Fadilla anisafebrafadila@gmail.com Amalia Salsa Rabita amaliasalsarabita70@gmail.com <p>Perencanaan instrumen tes merupakan tahap penting dalam proses evaluasi hasil belajar untuk mengetahui tingkat pencapaian kompetensi peserta didik secara objektif dan terukur. Instrumen tes yang baik harus disusun melalui prosedur yang sistematis, mulai dari perumusan tujuan pembelajaran, penyusunan kisi-kisi, pemilihan bentuk tes, hingga pengujian validitas dan reliabilitas. Evaluasi hasil belajar berperan sebagai umpan balik bagi guru dalam memperbaiki proses pembelajaran serta membantu peserta didik memahami kemampuan dan kelemahannya. Artikel ini membahas konsep dasar perencanaan instrumen tes, prinsip-prinsip penyusunan tes yang berkualitas, serta hubungannya dengan evaluasi hasil belajar. Kajian ini menegaskan bahwa instrumen tes yang direncanakan dengan baik akan menghasilkan evaluasi yang akurat, adil, dan dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan pendidikan.</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2273 Peta Sejarah Perkembangan Syi’ah di Nusantara 2025-12-24T01:53:25+00:00 Dewanti Apriliana dewantiapriliana543@gmail.com Bunga Permata Sari bungapermata2607@gmail.com Edy Kusnadi edykusnadi@uinjambi.ac.id <p>Perkembangan ajaran Syiah di Nusantara merupakan bagian integral namun kompleks dalam sejarah islamisasi di Asia Tenggara. Artikel/Kajian ini memetakan dinamika sejarah Syiah yang dibagi ke dalam tiga fase krusial hingga kondisi kontemporer di tahun 2025. Fase pertama (Abad ke-10–16) menyoroti teori kedatangan Syiah melalui jalur perdagangan Persia dan Gujarat yang memberikan pengaruh awal pada Kerajaan Samudera Pasai dan pesisir Sumatera. Fase kedua merupakan periode inkulturasi, di mana unsur-unsur Syiah melebur ke dalam tradisi lokal dan sufisme melalui praktik <em>taqiyah </em>di bawah dominasi ortodoksi Sunni. Fase ketiga menandai kebangkitan intelektual dan institusional pasca-Revolusi Iran 1979 yang mentransformasi Syiah dari sekadar fenomena budaya menjadi komunitas berbasis organisasi formal seperti IJABI dan ABI. Data tahun 2025 menunjukkan bahwa meskipun Syiah tetap menjadi minoritas, pengaruhnya secara kultural masih menetap melalui tradisi seperti <em>Tabuik </em>di Pariaman dan <em>Tabot </em>di Bengkulu. Kajian ini menyimpulkan bahwa sejarah Syiah di Nusantara bukan hanya tentang pergeseran teologis, melainkan juga tentang negosiasi identitas dan akulturasi budaya yang memperkaya kemajemukan Islam di Indonesia.</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2275 Paradigma Pendidikan Multikultural Ala Rasulullah: Membangun Harmoni Antar Budaya Melalui Dialog Berdasarkan QS. Al-Hujurat: 11 2025-12-24T02:45:39+00:00 Muhammad Rafi muhammad331254307@uinsu.ac.id Indah Pratiwi indah331254010@uinsu.ac.id Izzatussyakira Izzatussyakira izzatussyakira331254011@uinsu.ac.id Sandi Swasta Agung sandi331254022@uinsu.ac.id Ali Imran Sinaga aliimransinaga@uinsu.ac.id <p>Pendidikan multikultural menjadi kebutuhan penting dalam masyarakat global yang majemuk. Namun, pendidikan modern masih sering bersifat homogen dan kurang menekankan dialog sebagai sarana membangun harmoni antarbudaya. Penelitian ini bertujuan mengkaji paradigma pendidikan multikultural ala Rasulullah SAW yang berbasis dialog harmonis dengan landasan QS. Al-Hujurat: 11. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menganalisis sumber primer berupa Al-Qur’an dan hadis sahih, serta sumber sekunder dari literatur ilmiah terkait. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip dialog dalam praktik pendidikan Rasulullah dan relevansinya dengan pendidikan multikultural kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan ala Rasulullah menekankan nilai empati, saling menghormati, dan penghindaran ejekan sebagai dasar harmoni sosial. Paradigma ini melengkapi pendekatan pendidikan modern dengan dimensi spiritual yang relevan bagi masyarakat Indonesia yang plural.</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2281 Efektivitas Social Media Marketing Sebagai Strategi Layanan dan Peningkatan Interaksi Pelanggan Pada Showroom Jati Subur Mobil Melalui Platform Tiktok 2025-12-24T07:40:39+00:00 Aditya Trirakhmad Surya 23012010412@student.upnjatim.ac.id Wilma Cordelia Izaak Wilma.izaak.mnj@upnjatim.ac.id <p>Perkembangan media sosial mendorong pelaku usaha untuk mengadaptasi strategi pemasaran sekaligus pelayanan pelanggan secara digital, seiring dengan perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform daring dalam mencari informasi dan berinteraksi dengan penyedia layanan. TikTok menjadi salah satu platform yang mengalami pertumbuhan signifikan karena menawarkan distribusi konten berbasis algoritma serta pola interaksi dua arah yang intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Social Media Marketing sebagai strategi layanan dan peningkatan interaksi pelanggan pada Showroom Jati Subur Mobil melalui platform TikTok dalam konteks kegiatan pengabdian masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap konten TikTok, dokumentasi data insight platform, serta wawancara semi-terstruktur dengan pihak showroom yang terlibat dalam pengelolaan media sosial selama periode Desember 2024 hingga Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Social Media Marketing berbasis TikTok mampu meningkatkan visibilitas digital showroom yang tercermin dari meningkatnya jangkauan konten dan keterlibatan audiens. Selain itu, media sosial berperan dalam memperkuat interaksi layanan pelanggan melalui komunikasi dua arah yang responsif dan informatif. Temuan ini menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai kanal layanan pelanggan yang mendukung pembentukan kepercayaan dan minat beli konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam penguatan konsep Social Media Marketing berbasis layanan serta kontribusi praktis bagi pelaku usaha otomotif dalam mengoptimalkan media sosial sebagai sarana pelayanan pelanggan.&nbsp;</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2282 Implementasi Pemasaran Digital Melalui Integrated Marketing Communication dan Public Relations Pada Hotel Gunawangsa Manyar 2025-12-24T07:46:44+00:00 Athalia Putri Jiwanta 23012010112@student.upnjatim.ac.id Wilma Cordelia Izaak Wilma.izaak.mnj@upnjatim.ac.id <p>Kemajuan teknologi digital dan perubahan perilaku konsumen mendorong industri perhotelan menerapkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan terintegrasi. Hotel Gunawangsa Manyar, hotel bintang 3 di Surabaya, menerapkan komunikasi pemsaran digital melalui IMC dan PR untuk menyampaikan informasi serta membangun relasi dengan pelanggan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan Teknik observasi langsung terhadap proses penggunaan platform CURE, mulai dari pengelolaan data pelanggan hingga evaluasi hasil <em>broadcast</em>. Hasil menunjukkan CURE sebagai platform terintegrasi yang memastikan penyampaian pesan secara konsisten dan terstruktur. Hal ini mendukung prinsip IMC melalui integrasi saluran serta fungsi PR dalam komunikasi dua arah dan relasi jangka panjang. Meski demikian, terdapat beberapa kendala seperti pengelolaan data base pelanggan, dan variasi respon pelanggan terhadap pesan yang disampaikan. Secara keseluruhan, platform CURE memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran digital di Hotel Gunawangsa Manyar.</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2286 Optimalisasi Pemanfaatan Aplikasi Cure Sebagai Media Sales Promotion pada Hotel Gunawangsa Merr 2025-12-24T09:04:43+00:00 Afinta Chandra Handini 23012010099@student.upnjatim.ac.id Wilma Cordelia Izaak wilma.izaak.mnj@upnjatim.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital mendorong industri perhotelan untuk mengoptimalkan strategi promosi berbasis aplikasi guna meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan aplikasi Cure sebagai media sales promotion di Hotel Gunawangsa Merr. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap proses promosi, dokumentasi laporan pengiriman pesan, serta wawancara dengan pihak pemasaran hotel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Cure mampu mendukung pengelolaan basis data pelanggan secara terstruktur, mempermudah segmentasi target promosi, serta mempercepat proses pengiriman pesan promosi melalui fitur siaran. Selain itu, aplikasi Cure memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara hotel dan pelanggan yang berdampak pada meningkatnya respons pelanggan terhadap penawaran promosi. Pemanfaatan laporan pengiriman juga membantu pihak hotel dalam melakukan evaluasi dan perbaikan strategi promosi secara berkelanjutan. Dengan demikian, aplikasi Cure dapat dioptimalkan sebagai media sales promotion yang efektif dan relevan dalam mendukung strategi pemasaran digital di sektor perhotelan.</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2288 Pemanfaatan Digital Marketing Berbasis Offline Interactive Pada Pemasaran Mobil Bekas di Jati Subur Mobil 2025-12-24T09:13:15+00:00 Tri Baskoro Yudo 23012010461@student.upnjatim.ac.id Wilma Cordelia Izaak Wilma.izaak.mnj@upnjatim.ac.id <p>Perkembangan digitalisasi mendorong pelaku usaha otomotif untuk mengadaptasi strategi pemasaran yang tidak hanya berfokus pada media digital, tetapi juga mampu membangun kepercayaan konsumen melalui interaksi langsung. Pada sektor penjualan mobil bekas, keputusan pembelian dipengaruhi oleh kebutuhan akan transparansi informasi dan pengalaman fisik terhadap produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan digital marketing berbasis offline interactive dalam pemasaran mobil bekas di Jati Subur Mobil. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi langsung dan observasi digital. Data dikumpulkan melalui pengamatan aktivitas pemasaran di showroom serta pemanfaatan media digital seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp, yang diperkuat dengan dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berperan sebagai sarana awal dalam menarik minat dan membangun ketertarikan konsumen, sementara aktivitas offline interactive melalui interaksi tatap muka, pengecekan unit kendaraan, test drive, serta penerapan konsep Point of Purchase (POP) berperan penting dalam memperkuat kepercayaan dan mendorong keputusan pembelian. Selain itu, layanan after sales service turut mendukung kepuasan dan loyalitas konsumen setelah transaksi berlangsung. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara digital marketing dan offline interactive merupakan strategi pemasaran yang efektif dalam pemasaran mobil bekas, khususnya dalam menciptakan pengalaman konsumen yang menyeluruh dan berkelanjutan.&nbsp;</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2291 Implementasi Strategi Marketing mix Berbasis Product Knowledge dalam Peningkatan Keberhasilan Komunikasi Penjualan di Showroom Mobil Bekas Jati Subur Mobil 2025-12-24T09:29:27+00:00 Gufron Abdurrahman 22012010147@student.upnjatim.ac.id Wilma Cordelia Izaak wilma.izaak.mnj@upnjatim.ac.id <p>Showroom mobil bekas merupakan unit usaha yang bergerak di bidang penjualan kendaraan roda empat dengan tingkat persaingan yang tinggi, sehingga membutuhkan strategi pemasaran dan komunikasi penjualan yang efektif. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah belum optimalnya pemanfaatan product knowledge oleh tenaga penjualan dalam menerapkan strategi marketing mix, yang berdampak pada kurang maksimalnya komunikasi dengan calon konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan komunikasi penjualan melalui implementasi strategi marketing mix berbasis product knowledge di showroom mobil bekas. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, pembelajaran product knowledge terkait spesifikasi dan kondisi kendaraan, serta pendampingan penerapan strategi marketing mix yang berfokus pada unsur produk dan promosi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan tenaga penjualan dalam menyampaikan informasi produk secara jelas, akurat, dan persuasif, serta meningkatnya kepercayaan konsumen. Implementasi strategi ini terbukti memberikan dampak positif terhadap efektivitas komunikasi penjualan dan minat beli konsumen.</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2290 Efektifitas Marketing Planning dalam pemassaran showroom mobil bekas Jati Subur Mobil 2025-12-24T09:22:07+00:00 Muhammad Alif Alghifari 23012010015@student.upnjatim.ac.id Wilma Cordelia Izaak Wilma.izaak.mnj@upnjatim.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas <em>marketing planning</em> dalam mendukung pemasaran showroom mobil bekas Jati Subur Mobil di tengah persaingan bisnis otomotif yang semakin ketat. Fenomena yang dikaji berfokus pada bagaimana perencanaan pemasaran diterapkan secara praktis melalui integrasi pemasaran offline dan online serta pengelolaan kualitas unit kendaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara mendalam dengan <em>owner showroom</em>, dan studi dokumentasi terhadap aktivitas pemasaran dan data penjualan. Partisipan penelitian melibatkan pemilik <em>showroom</em> sebagai informan utama yang memahami secara langsung proses perencanaan dan pelaksanaan pemasaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>marketing planning</em> yang disusun dan dijalankan secara konsisten berperan dalam meningkatkan efektivitas pemasaran, khususnya melalui pemanfaatan media digital dan <em>marketplace</em> sebagai sarana promosi awal. Integrasi antara pemasaran online dan pelayanan langsung di <em>showroom</em>, disertai dengan komunikasi yang transparan dan pengelolaan kualitas kendaraan, berkontribusi terhadap peningkatan kepercayaan konsumen dan kinerja penjualan.Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola <em>showroom</em> mobil bekas untuk menerapkan marketing planning secara sistematis dan berorientasi pada kebutuhan konsumen. Secara teoretis, kajian ini memperkuat pemahaman mengenai peran perencanaan pemasaran dalam konteks usaha mobil bekas dan dapat menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya dengan objek dan pendekatan yang lebih luas.</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2293 Pengaruh Kegiatan Lego dengan Bantuan Sedotan terhadap Ketangkasan Jari dan Kecerdasan Berpikir Anak (Studi Kasus: TK IT Ummi Yani, Sunggal) 2025-12-24T10:30:35+00:00 Syifa Atusynur syifaatusy20@gmail.com Rabitah Hanum Hasibuan rabitahhanum091284@insan.ac.id Nabila Nabila Bylaaz062@gmail.com Nety Rahayu netyrahayu95@gmail.com Gita Rahayu gitar0640@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh kegiatan bermain lego yang dipadukan dengan menggunakan bantuan sedotan (sebagai media konstruktif tambahan) terhadap ketangkasan jari (motorik halus) dan kecerdasan berpikir (kognitif) pada anak usia 5-6 tahun di Yayasan TK IT Ummi Yani, Sunggal. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis observasi selama sesi pembelajaran. Sampel studi kasus ini terdiri dari 20 anak,&nbsp; hasil observasi menunjukkan 12 anak mampu mengikuti kegiatan dengan baik sementara 8 anak masih&nbsp; mengalami kesulitan. Hasil penelitian membandingkan perilaku motorik halus (kemampuan mengambil, memindahkan) dan indikator berpikir (pemecahan masalah sederhana, imajinasi konstruktif, dan kemampuan mengikuti instruksi). Hasil menunjukkan bahwa kegiatan lego yang dimodifikasi dengan sedotan sebagai komponen tambahan dapat memberikan stimulasi motorik halus dan aktivitas berpikir yang variatif, namun efektivitasnya berbeda antar anak karena dipengaruhi oleh pengalaman awal, intruksi serta bimbingan guru, dan tingkat kesiapan perkembangan anak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber media pembelajaran dan stimulasi variatif dalam aspek perkembangan motorik halus dan kognitif anak usia 5-6 tahun.</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2292 Peningkatan Efisiensi Pengelolaan OJT Melalui Candidate Experience Sebagai Wujud Employer Branding di Hotel Maxone Tidar Surabaya 2025-12-24T09:36:31+00:00 Vreya Sheren Firmansyah 23012010159@student.upnjatim.ac.id Wilma Cordelia Izaak Wilma.izaak.mnj@upnjatim.ac.id <p>Pengelolaan <em>On the Job Training </em>(OJT) sangat penting dalam pengembangan sumber daya manusia di industri perhotelan, khususnya dalam membentuk kesiapan kerja dan profesionalisme peserta magang. Hotel Maxone Tidar Surabaya sebagai hotel berkonsep urban dan modern berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan OJT tidak hanya sebagai sarana pembelajaran, tetapi juga sebagai strategi pembentukan <em>employer branding </em>dan citra positif sebagai tempat magang yang profesional. Permasalahan utama yang dihadapi adalah bagaimana meningkatkan efisiensi pengelolaan OJT seiring dengan meningkatnya jumlah peserta, tanpa mengurangi kualitas pengalaman yang dirasakan oleh peserta. Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah penguatan <em>Candidate Experience</em>, yaitu pengalaman menyeluruh yang dirasakan peserta sejak tahap rekrutmen, seleksi, penerimaan, orientasi kerja, pendampingan, hingga evaluasi akhir OJT. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran <em>Candidate Experience</em> dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan OJT sekaligus memperkuat citra Hotel Maxone Tidar Surabaya sebagai tempat magang yang profesional dan ramah bagi peserta. Metode penulisan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian literatur terkini yang relevan dengan konsep <em>Candidate Experience</em>, manajemen OJT, dan employer branding, serta pengamatan terhadap praktik pengelolaan OJT di lingkungan hotel. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pengalaman peserta yang positif, yang ditandai dengan komunikasi yang jelas, proses administrasi yang tertata, pendampingan yang terstruktur, serta lingkungan kerja yang mendukung, mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan OJT. Selain itu, <em>Candidate Experience</em> yang baik turut membangun persepsi positif terhadap organisasi dan memperkuat reputasi hotel di kalangan institusi pendidikan dan calon tenaga kerja.</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2263 Problematika Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga: Studi Sosiologi di Lapas Cibinong dan Lapas Cipinang 2025-12-24T09:49:57+00:00 Ciek Julyati Hisyam cjhisyam@unj.ac.id Anis Rachma Wati anisrachmawati20@gmail.com Dhuha Dzakirah dhuhadzakirah07@gmail.com Dian Nurul Husna diannurulhusna39@gmail.com Dimas Ramadhan dimasrmdhn1610@gmail.com Nadwah Nadhifa Rizqy nadwahnadifa@gmail.com Putri Shifa Rahmadini shiffarhm@gmail.com Zevanya Natasha zevanya.natasha@gmail.com <p>Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menjadi sebuah tindak pidana yang memiliki kompleksitas tinggi karena melibatkan antara relasi individu, keadaan sosial, dan juga kebijakan hukum sebagai delik aduan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti terkait problematika tindak pidana KDRT yang terjadi pada kehidupan rumah tangga di Indonesia melalui melalui perspektif sosiologi dengan lokasi penelitian di Lapas Kelas IIA Cibinong dan Lapas Kelas IA Cipinang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yaitu penelitian dilakukan dengan wawancara secara langsung terhadap narapidana pelaku KDRT, serta didukung oleh studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur sosiologis yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara langsung terhadap narapidana pelaku KDRT serta studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KDRT berkaitan erat dengan latar belakang ekonomi, relasi keluarga, dan pengalaman sosial pelaku, yang dianalisis melalui teori anomie. Selain itu, penelitian ini mengulas tahapan tindakan Kejaksaan dalam penanganan kasus KDRT sebagai delik aduan serta dinamika pemidanaan dan pembinaan narapidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan KDRT tidak dapat dipahami semata-mata sebagai persoalan hukum pidana, melainkan perlu dilihat sebagai persoalan sosial yang memerlukan pendekatan integratif antara penegakan hukum, pemidanaan, dan pembinaan sosial.&nbsp;&nbsp;</p> 2025-12-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2303 Menggagas Budaya Membaca: Implementasi GLS di SMPN 3 Kawali 2025-12-25T06:15:16+00:00 Dewi Tri Martina trimartinadewi@gmail.com Farhan Maulana farhan.maulana11667@guru.smp.belajar.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMP Negeri 3 Kawali, Kabupaten Ciamis. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali data mendalam dari berbagai informan kunci, termasuk Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelaksanaan GLS di sekolah tersebut belum berjalan secara berkesinambungan. Upaya strategis yang telah diinisiasi sekolah meliputi: (1) diversifikasi sumber buku bacaan; (2) pengalokasian waktu membaca selama dua jam pelajaran setiap hari Rabu; (3) penerapan rutinitas membaca 15 menit sebelum KBM; serta (4) penyediaan laboratorium komputer sebagai fasilitas literasi digital. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah hambatan krusial, antara lain: (1) inkonsistensi dalam penerapan budaya baca 15 menit; (2) ketidakteraturan jadwal membaca mingguan; (3) keterbatasan sarana dan prasarana perpustakaan; serta (4) lemahnya mekanisme pengawasan dalam pelaksanaan program. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi GLS memerlukan sinergi dan dukungan penuh dari seluruh komponen sekolah, mulai dari pengawas sekolah, manajemen sekolah, hingga komite sekolah, guna memastikan keberlanjutan program.</p> 2025-12-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2313 Penerapan Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Matnul Ghayah Wat Taqrib Santri Putra Di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin 2025-12-26T19:00:44+00:00 Fakhru Rozi fakhrurozi457@gmail.com M. Feri Fernadi muhammadferifernadi@gmail.com Hendika Adi Nugraha nugrahahendika@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode sorogan dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab <em>Matnul Ghayah wat Taqrib</em> pada santri putra di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Desa Sidoharjo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk menganalisis penerapan metode sorogan dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab <em>Matnul Ghayah wat Taqrib</em> pada santri putra di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Lampung Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Penelitian menekankan interaksi santri–ustaz, mekanisme penyetoran bacaan, serta respons santri terhadap sorogan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik, sehingga temuan memberikan gambaran komprehensif mengenai efektivitas sorogan dalam pembelajaran kitab fikih klasik. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode sorogan dalam pembelajaran kitab <em>Matnul Ghayah wat Taqrib</em> di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin secara signifikan meningkatkan kualitas pembelajaran santri putra. Sorogan efektif dalam meningkatkan ketepatan membaca teks Arab gundul melalui interaksi individual dan korektif antara santri dan ustaz. Metode ini juga mendorong pemahaman makna lafaz dan kandungan fikih secara mendalam, serta memperkuat kedisiplinan dan tanggung jawab belajar santri melalui kewajiban penyetoran bacaan rutin. Dengan demikian, sorogan tidak hanya mempertahankan tradisi pesantren, tetapi juga relevan secara pedagogis modern, menjadi strategi holistik yang mengintegrasikan kemampuan linguistik, pemahaman fikih, dan pembentukan karakter belajar santri.</p> <p><strong>Kata Kunci ;</strong> Metode Sorogan, Pembelajaran Kitab Kuning, Kedisiplinan Santri</p> 2025-12-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2314 Implementasi Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin 2025-12-26T19:05:52+00:00 Riski Aditya riskiaditya38@sma.belajar.id Suci Hartati sucihartati@an-nur.ac.id Ratika Novianti ratikanovianti19@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi manajemen pengembangan kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan, dengan landasan argumen bahwa mutu pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individual guru, tetapi sangat dipengaruhi oleh sistem manajerial yang mengatur proses pengembangan kompetensi tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menganalisis secara mendalam implementasi manajemen pengembangan kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan. Informan penelitian ditentukan secara purposive, meliputi kepala madrasah dan guru yang terlibat langsung dalam pengelolaan dan pelaksanaan pengembangan kompetensi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran dan supervisi akademik, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pengembangan kompetensi guru di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan berlangsung secara kontekstual dan berorientasi langsung pada peningkatan mutu pembelajaran. Perencanaan pengembangan kompetensi guru didasarkan pada kebutuhan nyata pembelajaran yang diidentifikasi melalui observasi kelas, supervisi akademik, dan diskusi reflektif, bukan pada pendekatan administratif formal. Kepala madrasah berperan strategis sebagai penggerak utama melalui kepemimpinan pembelajaran yang partisipatif, dialogis, dan berorientasi pada pendampingan profesional guru. Evaluasi pengembangan kompetensi dilakukan secara reflektif melalui observasi dan umpan balik informal yang mendorong keterbukaan guru terhadap perbaikan berkelanjutan. Meskipun berkontribusi positif terhadap mutu pembelajaran, praktik ini masih memerlukan penguatan sistem dokumentasi dan instrumen evaluasi agar lebih sistematis dan berkelanjutan.</p> <p><strong>Kata Kunci ; </strong>Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru, Mutu Pembelajaran, Kepemimpinan Pembelajaran</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2315 Ketidakefisienan Pengelolaan Usaha Warung Makan Kuning Ditinjau dari Penerapan Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia di Kecamatan Cerme 2025-12-27T02:32:21+00:00 Fathiatul Eka Fadila 23012010104@student.upnjatim.ac.id Virginia Mandasari virginia_mandasari.mnj@upnjatim.ac.id <p>Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji ketidakefisienan pengelolaan usaha warung makan kuning ditinjau dari penerapan fungsi manajemen sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap pemilik usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ketidakefisienan pengelolaan usaha disebabkan oleh belum optimalnya penerapan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan sumber daya manusia. Pemilik usaha masih mengandalkan pengalaman dan intuisi dalam perencanaan produksi dan tenaga kerja, pembagian tugas belum jelas, pengarahan kerja belum terstruktur, serta pengawasan terhadap keuangan dan operasional belum berjalan secara konsisten. Kondisi tersebut menyebabkan beban kerja tidak seimbang, keterbatasan pemanfaatan peluang pasar, serta tingginya ketergantungan usaha pada peran pemilik. Kegiatan pengabdian ini memberikan pemahaman awal kepada pelaku usaha mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya manusia sebagai aset strategis sehingga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, kualitas pelayanan, dan keberlanjutan usaha warung makan kuning di Kecamatan Cerme.</p> 2025-12-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2316 Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Efektivitas Pendidikan Islam sebagai Disiplin Ilmu di Madrasah Aliyah Al-Amiriyyah Darussalam Banyuwangi 2025-12-27T02:38:03+00:00 Abdul Hamid hanaabdina84@gmail.com Fajar Zainulloh fajarzainulloh95@gmail.com Ainur Rofiq ainur7682@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas pendidikan Islam sebagai disiplin ilmu di Madrasah Aliyah Al-Amiriyyah Darussalam Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas pendidikan Islam sebagai disiplin ilmu di Madrasah Aliyah Al-Amiriyyah Darussalam Banyuwangi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua yang dipilih purposively. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan koding terbuka, aksial, dan selektif. Validitas data dijaga melalui triangulasi dan member checking. Metode ini memungkinkan pemahaman mendalam tentang praktik kepemimpinan, strategi inovatif, dan kontribusinya terhadap penguatan pendidikan Islam. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah di Madrasah Aliyah Al-Amiriyyah Darussalam Banyuwangi berperan sentral dalam meningkatkan efektivitas pendidikan Islam sebagai disiplin ilmu. Kepala sekolah menerapkan kepemimpinan visioner, kolaboratif, dan adaptif, membangun budaya akademik dan religius, mendorong kolaborasi guru, siswa, orang tua, serta stakeholder, dan menyesuaikan strategi pembelajaran serta kurikulum dengan tuntutan modernisasi. Pendekatan ini memperkuat kedisiplinan akademik, pemahaman nilai Islam, inovasi pembelajaran, dan keberlanjutan program, menjadikan madrasah responsif, inovatif, dan mampu menghasilkan lulusan cerdas, berakhlak, dan kompetitif.</p> 2025-12-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2317 Penguatan Karakter Siswa SD Melalui Penyuluhan Anti Bullying dan Edukasi Hukum Tindak Kekerasan oleh Mahasiswa KKN di Desa Dewi Sri 2025-12-27T02:43:13+00:00 Riva Syafrina rivasyafrina6@gmail.com Nurhikmatus Salsabila nurhikmatussalsabila@gmail.com Nabila Balkis Rangkuti nabilabalkisrangkuti@gmail.com Meliya Rahmah Pohan meliyarahmahpohann@gmail.com Mahrofa Zagia Natasya mahrofazagianatasyaa@gmail.com Sutarini Sutarini sutarini@umnaw.ac.id <p>Edukasi bullying dan pengenalan hukum untuk membentuk peserta didik untuk memiliki integritas moral, etika, dan kepribadian yang baik. Di tengah tantangan degradasi moral, penyimpangan perilaku, dan krisis identitas yang semakin marak pada anak usia sekolah dasar, melalui pengenalan dasar hukum sebagai sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter secara kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi bullying dan mengenal hukum dalam membentuk karakter siswa sekolah dasar tanpa kekerasan, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang dikembangkan,serta mengevaluasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya.Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kegiatan presentasi edukasi, wawancara mendalam dengan guru pembina, kepala sekolah, siswa, dan orang tua, serta studi dokumentasi terhadap perencanaan dan laporan kegiatan sekolah. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV hingga VI dari lima sekolah dasar di desa dewi sri. Analisis data dilakukan secara induktif dengan cara reduksi data, kategorisasi tematik, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi anti bullying secara signifikan mampu mengembangkan nilai-nilai karakter seperti kedisiplinan, kerja sama, kejujuran, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan.</p> 2025-12-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2323 Strategi Guru dalam Membentuk Rasa Toleransi Beragama di SMA Swasta Sinar Husni 2025-12-28T02:23:49+00:00 Aisyah Fadhilah fadillahaisyah25@gmail.com Yani Lubis yanilubis@uinsu.ac.id Dina Dina Selvia dina0305223088@uinsu.ac.id Hasan Agara Siahaan asepagarasiahaan@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi guru dalam membentuk rasa toleransi beragama di SMA Swasta Sinar Husni. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama, guru PPKn, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan wali kelas yang dipilih secara purposi<span lang="EN-US">f</span>. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi, <em>member check</em>, dan ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam membentuk rasa toleransi beragama dilakukan melalui beberapa pendekatan utama, yaitu integrasi nilai toleransi dalam proses pembelajaran, keteladanan sikap guru, pembiasaan melalui budaya sekolah yang inklusif, serta pendekatan dialogis dalam menyikapi perbedaan dan potensi konflik antar siswa. Strategi tersebut diterapkan secara terencana dan berkelanjutan, sehingga mampu mendorong siswa untuk memahami dan mempraktikkan sikap saling menghormati dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru sangat strategis dalam menanamkan nilai toleransi beragama, terutama melalui kombinasi pendekatan pedagogis, kultural, dan keteladanan yang kontekstual dengan lingkungan sekolah multikultural.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2324 Pemanfaatan Literasi Digital dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Abad 21 di SMA Swasta Sinar Husni 2025-12-28T02:24:40+00:00 Syahda Khairunnisa syahda0314221008@uinsu.ac.id Yani Lubis yanilubis@uinsu.ac.id Evy Juliani Siregar evyjuliani01juli@gmail.com Ainun Nazib nazib101002@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan literasi digital dalam pembelajaran, menganalisis perannya dalam meningkatkan minat baca siswa abad ke-21, serta mengidentifikasi kendala dan peluang penguatan budaya membaca di SMA Swasta Sinar Husni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, pengelola perpustakaan, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital telah dimanfaatkan melalui penggunaan e-book, artikel daring, perpustakaan digital, dan platform pembelajaran berbasis internet. Pemanfaatan literasi digital memberikan pengaruh positif terhadap minat baca siswa, ditandai dengan meningkatnya ketertarikan, frekuensi membaca, serta perubahan perilaku membaca siswa ke arah yang lebih adaptif terhadap teknologi. Literasi digital juga berperan dalam menciptakan pengalaman membaca yang lebih menarik dan kontekstual sesuai dengan karakteristik siswa abad ke-21. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital merupakan strategi penting dalam meningkatkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah menengah.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2325 Problematika Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di SD IT Rabbani Kutacane Aceh Tenggara) 2025-12-28T02:51:25+00:00 Rajeti Busni rajetibusniyeti@gmail.com <p>Proses pembelajaran di sekolah pada masa pandemi Covid-19 mempunyai banyak permasalahan yang dihadapi. Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia mengharuskan mengambil sikap dalam mencegah penularan yang lebih luas, termasuk sektor pendidikan. Berkaitan dengan hal tersebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengambil sikap tegas melalui beberapa surat edaran berkaitan tentang kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19. Tulisan ini mengkaji pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa pandemi Covid-19 berkaitan dengan kebijakan pembelajaran jarak jauh. Proses pembelajaran jarak jauh merupakan solusi yang dalam pelaksanaannya belum optimal secara keseluruhan. Ada hal yang harus diperhatikan dalam pembelajaran jarak jauh ini antara lain sumber daya guru harus ditingkatkan kualitasnya, baik dari segi konten maupun metodologi juga dalam hal pemanfaatan teknologi informasi. Selain itu, peserta didik juga kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh ini, baik itu disebabkan jaringan internet yang kurang stabil maupun dari segi penyediaan kuota internet yang terbatas. Tujuan penulisan artikel ini untuk mempelajari dan memahami permasalahan dalam kegiatan pembelajaran di masa pandemi yakni pembelajaran jarak jauh agar peserta didik bisa mengikutinya dengan aktif dan menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan observatif. Hasil kajian ini membuktikan bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi covid-19 ini menimbulkan berbagai tanggapan dan perubahan pada sistem belajar yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran serta tingkat perkembangan peserta didik dalam merespons materi yang disampaikan.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2330 Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPAS Melalui Workshop Deep Learning Berbasis Proyek Bagi Guru SD 2025-12-28T17:35:20+00:00 Asrial Asrial asrial@unja.ac.id Yusnidar Yusnidar yusnidar@unja.ac.id Destrinelli Destrinelli destrinelli@unja.ac.id Muhammad Sofwan muhammad.sofwan@unja.ac.id Nurmala Sari nurmalasari@unja.ac.id <p>pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran IPAS yang bermakna, kontekstual, dan mendorong keterlibatan aktif serta pemahaman mendalam peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar dalam mengembangkan materi pembelajaran IPAS berbasis <em>deep learning</em> melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek (<em>Project-Based Learning/PJBL)</em>. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk <em>workshop</em> bersama guru-guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus II Anggrek di SDN 96 Kota Jambi. Workshop dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui diskusi, praktik langsung, dan pendampingan pengembangan materi pembelajaran. Materi yang diberikan meliputi konsep pembelajaran mendalam, penerapan pembelajaran berbasis proyek, pengembangan modul IPAS kontekstual, serta pemanfaatan teknologi dan media digital untuk mendukung proses pembelajaran. Guru dilibatkan secara aktif dalam merancang proyek pembelajaran yang relevan dengan konteks lingkungan sekolah dan kebutuhan peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan respon yang sangat positif dari peserta. Guru tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga mampu menghasilkan produk pembelajaran berupa modul dan rancangan proyek IPAS yang siap diterapkan di kelas. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kreativitas, produktivitas, dan kesiapan guru dalam menerapkan pembelajaran IPAS yang lebih bermakna. Melalui forum KKG, kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.</p> 2025-12-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2336 Manajemen Kepala Madrasah Dalam Menarik Minat Peserta Didik di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Mubtadiin Desa Sidoharjo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan 2025-12-29T12:36:48+00:00 Ayu Andira Ayu913481@gmail.com Sarpendi Sarpendi ebiganteng498@gmail.com Zulfa Rochmawati zoelfarachma01@gmail.com <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana praktik manajemen kepala madrasah berperan dalam membentuk dan meningkatkan minat peserta didik melalui respons strategis terhadap dinamika sosial masyarakat di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Mubtadiin, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami secara mendalam praktik manajemen kepala madrasah dalam menarik minat peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Mubtadiin. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru, orang tua, dan tokoh masyarakat yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara iteratif. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode serta member checking untuk memastikan keterpercayaan temuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan Bahwa Manajemen kepala madrasah berperan strategis dalam menarik minat peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Mubtadiin melalui pendekatan yang bersifat relasional, konsisten, dan kolaboratif. Strategi komunikasi personal yang intens dan berkelanjutan menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan serta legitimasi sosial madrasah di tengah masyarakat, sehingga keputusan orang tua tidak hanya didasarkan pada pertimbangan akademik, tetapi juga pada rasa aman dan kedekatan emosional dengan pimpinan lembaga. Selain itu, citra madrasah terbentuk melalui konsistensi layanan pendidikan yang tertib, disiplin, dan berorientasi pada pembinaan karakter, bukan melalui promosi simbolik semata. Keterbatasan sumber daya direspons melalui manajemen kolaboratif yang melibatkan guru, komite, dan masyarakat, sehingga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab kolektif. Integrasi ketiga strategi tersebut menjadi kunci keberhasilan manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan daya tarik lembaga pendidikan.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2337 Penerapan Nilai-Nilai Ekonomi Syari'ah dalam Pengelolaan Usaha Peternakan Kambing di Bara Farm Desa Sinar Rezeki Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan 2025-12-29T12:44:15+00:00 Bintang Aditya ba2056611@gmail.com Lisa Efrina lisaefrina25@gmail.com Muslihun Muslihun muslihun1515@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penerapan nilai-nilai ekonomi syari’ah dalam pengelolaan usaha peternakan kambing di Bara Farm Desa Sinar Rezeki Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan, dengan menekankan pada praktik keadilan, amanah, transparansi, serta penghindaran unsur riba, gharar, dan maysir dalam aktivitas usaha sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-analitis untuk menganalisis penerapan nilai-nilai ekonomi syari’ah dalam pengelolaan usaha peternakan kambing di Bara Farm Desa Sinar Rezeki Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan. Lokasi dan subjek penelitian ditentukan secara purposive, meliputi pemilik usaha, pengelola, dan mitra kerja yang terlibat langsung dalam aktivitas usaha. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan mengacu pada prinsip ekonomi syari’ah, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini Menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai ekonomi syari’ah dalam pengelolaan usaha peternakan kambing di Bara Farm Desa Sinar Rezeki Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan telah terlaksana secara substantif dalam praktik usaha sehari-hari. Prinsip keadilan (al-‘adl) diwujudkan melalui sistem bagi hasil yang disepakati sejak awal dengan pembagian keuntungan dan risiko yang proporsional. Nilai amanah terinternalisasi dalam pengelolaan ternak, keuangan, serta pemenuhan hak mitra kerja secara tepat waktu, sehingga membangun kepercayaan antar pihak. Selain itu, transparansi dalam transaksi dan pengelolaan keuangan diterapkan melalui keterbukaan informasi meskipun dengan sistem pencatatan sederhana, yang mampu meminimalkan konflik dan menghindari unsur gharar. Secara keseluruhan, penerapan nilai-nilai ekonomi syari’ah di Bara Farm berkontribusi pada keberlanjutan usaha, penguatan etika bisnis, dan harmonisasi hubungan kerja, sehingga relevan sebagai model usaha peternakan syari’ah skala mikro di wilayah pedesaan.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2338 Peran Media Sosial Sebagai Strategi Untuk Memperluas Pemasaran di Hafa Toserba Desa Sidoharjo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan 2025-12-29T12:59:38+00:00 Khairul Hudha khairulhudha9037@gmail.com Lisa Efrina lisaefrina25@gmail.com Muslihun Muslihun muslihun1515@gmail.com <p>Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis peran media sosial sebagai strategi pemasaran dalam memperluas jangkauan konsumen pada Hafa Toserba di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk mengeksplorasi peran media sosial sebagai strategi pemasaran di Hafa Toserba, Desa Sidoharjo, Lampung Selatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik dan karyawan, observasi partisipatif aktivitas promosi, serta dokumentasi konten digital, termasuk unggahan produk, promo, komentar pelanggan, dan laporan penjualan online. Analisis tematik diterapkan untuk mengidentifikasi pola interaksi, strategi konten, dan efektivitas media sosial. Validitas data dijaga melalui triangulasi, sementara konteks lokal dan karakter konsumen desa menjadi pertimbangan penting, menghasilkan pemahaman kontekstual dan aplikatif bagi strategi pemasaran usaha mikro. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial berperan strategis dalam memperluas pemasaran Hafa Toserba di Desa Sidoharjo, Lampung Selatan, dengan meningkatkan visibilitas, menjangkau konsumen baru, serta membangun interaksi dan engagement secara real-time. Integrasi media sosial dengan strategi tradisional, seperti promosi langsung di toko dan melalui komunitas lokal, menciptakan pendekatan pemasaran holistik yang mempertahankan loyalitas pelanggan lama sekaligus menarik konsumen baru. Pendekatan ini menyesuaikan strategi dengan perilaku konsumen yang adaptif terhadap teknologi digital dan mendukung pertumbuhan usaha mikro secara berkelanjutan. Temuan ini memperkuat literatur mengenai efektivitas media sosial dalam konteks pedesaan dan menegaskan pentingnya kombinasi strategi tradisional-digital bagi UMKM untuk tetap kompetitif di era modern.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2339 Motivasi Santri Dalam Menempuh Pendidikan Tinggi (Magister & Doktor) di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in Lampung 2025-12-29T13:03:59+00:00 Ratna Widiya Puspita Sari Ratnawidiyapuspitasari@gmail.com Mustafida Mustafida fidamustafida999@gmail.com Finy Muslihatuz Zahro vinymuslihatuzzahro12@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam motivasi santri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in Lampung Selatan dalam menempuh pendidikan tinggi pada jenjang magister dan doktor, dengan mempertimbangkan dinamika nilai religius, lingkungan sosial pesantren, serta orientasi keilmuan jangka panjang santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami secara mendalam motivasi santri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in Lampung Selatan dalam menempuh pendidikan tinggi pada jenjang magister dan doktor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi guna menggali pengalaman subjektif, nilai religius, serta dukungan lingkungan pesantren. Subjek penelitian meliputi santri pascasarjana, santri tingkat akhir, pengasuh, dan ustadz. Analisis data dilakukan secara tematik melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa motivasi santri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in Lampung Selatan dalam menempuh pendidikan tinggi hingga jenjang magister dan doktor terbentuk melalui integrasi nilai religius, orientasi pengabdian sosial, dan dukungan lingkungan pesantren. Motivasi religius menjadi fondasi utama yang memaknai pendidikan pascasarjana sebagai ibadah dan amanah keilmuan. Orientasi pengabdian sosial menunjukkan bahwa studi lanjut dipahami sebagai sarana transformasi diri untuk memperluas kontribusi keilmuan, dakwah, dan pengembangan lembaga pendidikan Islam. Dukungan struktural dan kultural pesantren berperan penting dalam menjaga keberlanjutan studi santri. Temuan ini menegaskan peran pesantren sebagai ekosistem pendidikan yang mendorong aspirasi akademik tingkat lanjut berbasis nilai religius dan pengabdian berkelanjutan.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2349 Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Mata Pelajaran IPA Terintegrasi Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan 2025-12-30T01:26:34+00:00 Rofiqoh Hamadah rofiqohhamadah040504@gmail.com Alpahmi Aji Satria alpahmi.as@gmail.com Ratika Novianti ratikanovianti19@gmail.com <p style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"><span style="font-size: 10.0pt; font-family: 'Book Antiqua',serif;">Penelitian ini bertujuan Mengungkap pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar kognitif IPA Terintegrasi siswa kelas VII MTs Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linier sederhana untuk mengkaji pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA terintegrasi di MTs Hidayatul Mubtadiin. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas VII, dengan data dikumpulkan melalui tes hasil belajar kognitif berbasis indikator pemahaman konseptual dan kemampuan analisis. Penerapan Problem Based Learning dilakukan melalui tahapan penyajian masalah, kerja kelompok, investigasi mandiri dan kolaboratif, serta refleksi. Analisis data meliputi uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, uji t, dan uji F untuk menilai pengaruh parsial maupun simultan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA terintegrasi di MTs Hidayatul Mubtadiin. Hasil uji normalitas menegaskan data residual terdistribusi normal, sehingga analisis regresi linier sederhana dapat dipertanggungjawabkan. Analisis regresi menunjukkan koefisien positif (B = 0,556) dan beta terstandarisasi tinggi (? = 0,889), menandakan peningkatan kualitas PBL diikuti peningkatan hasil belajar kognitif. Uji F menegaskan kelayakan model secara simultan, menunjukkan PBL memberikan kontribusi signifikan terhadap variasi hasil belajar. Temuan ini mendukung teori konstruktivisme, menegaskan bahwa PBL efektif dalam membangun pemahaman konseptual dan kemampuan berpikir kritis siswa secara berkelanjutan di lingkungan madrasah.</span></p> <p style="text-align: justify;">&nbsp;</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2341 Pembentukan Karakter Disiplin Santri Putri Melalui Pendekatan Nilai Istiqomah di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Desa Sidoharjo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan 2025-12-29T13:12:15+00:00 Siti Padilah Sfadillah143@gmail.com Sarpendi Sarpendi ebiganteng498@gmail.com Mashurin Mashurin Mashurin.2019@student.uny.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses pembentukan karakter disiplin santri putri melalui pendekatan nilai <em>istiqomah</em> di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Desa Sidoharjo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami secara mendalam proses pembentukan karakter disiplin santri putri berbasis nilai istiqomah di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Lampung Selatan. Subjek penelitian meliputi santri putri, pengasuh, ustadzah, dan pengelola pesantren yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan reflektif, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan karakter disiplin santri putri di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin berlangsung melalui internalisasi nilai istiqomah yang terintegrasi dalam pembiasaan, keteladanan, dan penguatan kesadaran moral-spiritual. Disiplin tidak dibangun semata melalui aturan formal dan pengawasan, melainkan melalui pembiasaan aktivitas harian yang konsisten dan bermakna sehingga dipahami sebagai komitmen pribadi. Keteladanan pengasuh dan ustadzah berperan strategis sebagai media internalisasi nilai, karena perilaku konsisten pendidik menjadi rujukan nyata bagi santri. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran orientasi disiplin dari kepatuhan eksternal menuju kesadaran moral dan spiritual, ditandai dengan regulasi diri, inisiatif, dan tanggung jawab santri. Nilai istiqomah berfungsi sebagai standar moral-spiritual yang menjadikan disiplin bagian dari ibadah dan integritas diri.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2340 Efektivitas Model Pembelajaran Cooperative Script Terhadap Pemahaman Materi Akidah Akhlak Kelas VII A di MTs Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan 2025-12-29T13:08:14+00:00 Siti NurBaeti betoybetoy10@gmail.com Mustaqim Hasan mustaqimhasan@an-nur.ac.id Nurul Aslamiyah Assyahiddy08@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Cooperative Script dalam meningkatkan pemahaman materi Akidah Akhlak pada peserta didik kelas VII A MTs Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan tahun pelajaran 2025/2026. Tujuan tersebut dilandasi oleh research gap yang muncul dari kecenderungan penelitian sebelumnya yang lebih banyak menempatkan Cooperative Script sebagai strategi untuk meningkatkan keaktifan atau capaian belajar Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Cooperative Script dalam meningkatkan pemahaman materi Akidah Akhlak pada peserta didik kelas VII A MTs Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan tahun pelajaran 2025/2026. Subjek penelitian meliputi guru Akidah Akhlak dan peserta didik kelas VII A yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Script efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Akidah Akhlak pada peserta didik kelas VII A MTs Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan tahun pelajaran 2025/2026. Model ini mendorong peningkatan pemahaman konseptual peserta didik, ditandai dengan kemampuan menjelaskan materi menggunakan bahasa sendiri serta memahami keterkaitan nilai akidah dan akhlak secara utuh. Cooperative Script juga membentuk pemahaman kontekstual, sehingga materi dipahami sebagai pedoman bersikap dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, model ini meningkatkan partisipasi dan interaksi antarsiswa melalui pembagian peran yang jelas dan suasana belajar kolaboratif. Temuan ini menegaskan relevansi Cooperative Script sebagai pendekatan pembelajaran Akidah Akhlak yang partisipatif, kontekstual, dan bermakna.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2377 Konsep An-Nafs dan Ar-Ruh 2025-12-31T10:01:21+00:00 Abu A’la Al Maududi abuuuueee@gmail.com Dini Azzahra diniazzahra2004@gmail.com Mariadina Siahaan mariahdinasiahaan@gmail.com Muhammad Nazarruddin Harahap nazaraja555@gmail.com Rizky Amaliyah Putri rizkiamaliyahputri121004@gmail.com Ramadan Lubis ramadanlubis@uinsu.ac.id <p><em>This article aims to examine the concepts of an-nafs (the soul) and ar-r?</em><em>?</em><em> (the spirit) in Islamic thought based on the Qur</em><em>’</em><em>an and the perspectives of theistic Muslim philosophers, particularly Al-Ghazali and Buya Hamka. The main issue addressed in this study is the conceptual distinction and interrelation between an-nafs and ar-r</em><em>?</em><em>?</em><em>, which are often used interchangeably in Islamic discourse. This research employs a qualitative library research method with a descriptive-analytical approach, focusing on Qur</em><em>’</em><em>anic verses, classical and modern Qur</em><em>’</em><em>anic exegesis, and selected philosophical works. The findings reveal that an-nafs refers to the human self associated with personal identity and moral disposition, possessing tendencies toward piety or deviation, while ar-r?</em><em>?</em><em> is understood as a non-physical spiritual essence originating from the divine command of God and serving as the source of life. In Islamic philosophical thought, ar-r</em><em>?</em><em>?</em><em> is regarded as the core of human existence, whereas an-nafs represents its manifestation in interaction with the body and the material world. This study concludes that a clear understanding of the relationship between an-nafs and ar-r?</em><em>?</em><em> offers an integrative framework for comprehending the spiritual, moral, and existential dimensions of human beings in Islam.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2371 Tari Kele Ciamis: Menari Bersama Nilai, Mendidik Generasi Lewat Kearifan Lokal 2025-12-31T09:10:40+00:00 Farhan Maulana Dharsono farhan.maulana.11667@guru.smp.belajar.id Ristiana Ristiana ristiana.451@guru.sd.belajar.id Depi Setialesmana depisetialesmana@unsil.ac.id <p>Arus globalisasi telah memicu kekhawatiran akan terjadinya "amnesia budaya" di kalangan Generasi Z, yang berpotensi memudarkan identitas kolektif bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap struktur nilai filosofis dalam Tari Kele di Kabupaten Ciamis dan bagaimana nilai-nilai tersebut diinternalisasikan sebagai model pendidikan karakter bagi generasi muda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain etnografi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan Ibu Rachmajati Nilakoesoemah (Neng Peking) selaku pencipta tarian di Studio Titik Dua, Ciamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Kele berfungsi sebagai "laboratorium moral" yang menyosialisasikan etika hidup manusia Sunda terhadap lingkungan dan sesama. Simbolisme air dalam properti <em>kele</em> melambangkan kejernihan pikiran dan tanggung jawab, sementara penggunaan flora sakral seperti daun Hanjuang dan Waregu merepresentasikan perlindungan serta resiliensi budaya. Melalui struktur gerak yang kronologis dan pola latihan berbasis kekeluargaan, nilai-nilai <em>Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh</em> dapat diinternalisasikan secara organik, yang terbukti meningkatkan kedisiplinan dan ketenangan batin para penari remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tari Kele bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan media dinamis yang mampu beradaptasi dengan teknologi digital untuk memperkuat jati diri bangsa. Rekomendasi penelitian ini adalah integrasi model pembelajaran Tari Kele ke dalam kurikulum muatan lokal guna memberikan pengalaman afektif yang autentik bagi peserta didik.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2372 Aliran Maturidiyah: Sejarah, Pemikiran, dan Pengaruhnya Dalam Teologi Islam 2025-12-31T09:25:41+00:00 Halimatun Sakdiah halimatun331254054@uinsu.ac.id Khairul Amaliah khairul331254041@uinsu.ac.id Diva Amanda Br Bangun diva331254048@uinsu.ac.id Mutiara Mastina Fitri Daulay mutiara331254061@uinsu.ac.id Zulfahmi Lubis zulfahmilubis@uinsu.ac.id Muhammad Basri muhammadbasri@uinsu.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan, prinsip teologis, serta kontribusi aliran Maturidiyah dalam khazanah teologi Islam. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan menganalisis karya-karya klasik Abu Mansur al-Maturidi beserta literatur kontemporer mengenai pemikiran kalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Maturidiyah merupakan aliran Sunni yang menempatkan akal dan wahyu secara seimbang, mengambil posisi moderat di antara aliran rasional ekstrem dan tekstual ekstrem. Pemikiran Maturidiyah berpengaruh besar dalam mazhab Hanafi dan menjadi fondasi teologis bagi Kesultanan Turki Utsmani. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan rasional-moderat Maturidiyah relevan dalam menjawab isu-isu keagamaan kontemporer, termasuk moderasi beragama dan tantangan pemikiran ekstrem.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2375 Analisis Brand Awareness Pengunjung Terhadap Platform Jodoo pada Event Marketing 2025-12-31T09:43:58+00:00 Nabiilah Khoirunnisaa 230112010284@student.upnjatim.ac.id Gede Oka Warmana oka.warmana.mnj@upnjatim.ac.id <p>Transformasi digital telah mendorong perusahaan untuk beradaptasi dalam mengelola hubungan pelanggan dan membangun kesadaran merek melalui pendekatan berbasis pengalaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terhadap platform Jodoo, yaitu sistem <em>Electronic Customer Relationship Management </em>(E-CRM) yang dikembangkan untuk mendukung efisiensi manajemen pelanggan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi langsung pada kegiatan <em>event marketing</em>. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa interaksi langsung antara pengunjung dan pewawancara berperan penting dalam meningkatkan pengalaman dan pengetahuan merek. Selain itu, faktor faktor seperti interaktivitas, keterlibatan emosional, dan pengalaman langsung berkontribusi terhadap peningkatan <em>brand awareness</em>. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa <em>event marketing </em>dapat menjadi sasaran efektif dalam membangun citra dan loyalitas merek digital di tengah kompetisi yang semakin ketat.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2376 Strategi Customer Experience dalam Meningkatkan Kepercayaan Orang Tua: Studi Kualitatif Pada Pondok Pesantren 2025-12-31T09:52:11+00:00 Vina Mardliyana Ulfa mardliana2002@gmail.com Ana Kurnia Azhari azhariana@gmail.com Muhammad Ilmi Najib muhammadilminajib27@gmail.com Ainur Rofiq ainurrofiq293@yahoo.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana strategi <em>Customer Experience</em> diterapkan oleh Pondok Pesantren Mukhtar Syafaat dalam meningkatkan kepercayaan orang tua sebagai pihak yang memiliki pengaruh besar terhadap reputasi dan keberlangsungan lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, karena berfokus pada eksplorasi mendalam mengenai bentuk-bentuk pengalaman yang diberikan pesantren kepada wali santri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, serta analisis audio untuk menggali pengalaman, persepsi, dan dinamika sosial antara pesantren dan orang tua. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara simultan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi pengamat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga strategi utama <em>Customer Experience</em> yang secara signifikan meningkatkan kepercayaan orang tua: (1) interaksi emosional dan pendekatan kekeluargaan yang menghasilkan pengalaman spiritual, (2) transparansi pengelolaan santri dan program pembinaan yang memberikan rasa aman serta keyakinan terhadap mutu pendidikan, dan (3) reputasi serta testimoni wali santri yang menciptakan pengalaman tidak langsung dan memperkuat keputusan kepercayaan. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas kajian manajemen pendidikan Islam dengan menghadirkan perspektif baru tentang <em>experience design</em> pada lembaga pesantren, serta menawarkan rujukan praktis bagi pengelola pesantren dalam merancang strategi pelayanan yang lebih profesional dan humanis.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2373 Paradigma Wahdatul ‘Ulum sebagai Kerangka Intelektual dalam Pendidikan Tinggi Islam di UIN Sumatera Utara 2025-12-31T09:35:13+00:00 Halimatun Sakdiah halimatun331254054@uinsu.ac.id Azizah Hanum OK azizahhanum@uinsu.ac.id M. Maulana M. Maulana maulana331254044@uinsu.ac.id Khairul Amaliah khairul331254041@uinsu.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis paradigma Wahdatul ‘Ulum sebagai kerangka epistemologis dan intelektual dalam pendidikan tinggi Islam, dengan fokus pada implementasinya di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan sistematis dan analisis konten tematik terhadap literatur ilmiah, dokumen kebijakan, dan publikasi akademik yang relevan. Kajian ini menelaah landasan filosofis, ranah implementasi, serta relevansi kontributif paradigma Wahdatul ‘Ulum dalam pengembangan keilmuan integratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wahdatul ‘Ulum merupakan paradigma berbasis tauhid yang menegaskan kesatuan ontologis, epistemologis, dan aksiologis ilmu pengetahuan, dengan fondasi integrasi wahyu, akal, dan pengalaman empiris. Implementasinya di UINSU tercermin dalam empat ranah utama, yaitu kurikulum terpadu, pembelajaran holistik, penelitian interdisipliner, dan pengabdian kepada masyarakat. Meskipun masih menghadapi tantangan pada aspek internalisasi dan konsistensi implementasi, paradigma Wahdatul ‘Ulum memiliki relevansi strategis dalam membangun tradisi keilmuan yang holistik, moderat, dan berorientasi pada kemaslahatan umat di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2383 Pertumbuhan dan Perkembangan Agama Pada Masa Kanak–Kanak 2026-01-01T00:53:57+00:00 Ahmad Rifandi Lubis ahmadrifandilbs03@gmail.com Khairy Fitra Nasution khairynst10@gmail.com Rafli Ardana dana.haviz30@gmail.com Ratih Naila Siregar ratihsiregar719@gmail.com Rohima Donna Siregar rohimadonna20@gmail.com Ramadan Lubis ramadanlubis@uinsu.ac.id <p>Pertumbuhan dan perkembangan keagamaan anak merupakan fondasi penting yang seharusnya berasal dari lingkungan keluarga. Namun, dinamika sosial modern menunjukkan pergeseran peran ke lembaga lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam pertumbuhan keagamaan pada anak bernama Muhammad Imam Baihaky (6 tahun, kelas 1 SD) yang bertempat tinggal di Komplek Veteran Purnawirawan ABRI Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan subjek, serta dokumentasi kegiatan wawancaraa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan keagamaan Muhammad Imam Baihaky secara signifikan lebih banyak dipengaruhi oleh kegiatan mengaji dan pembelajaran rutin di MDTA. Temuan ini mengindikasikan bahwa peran orang tua, dalam hal ini, kurang dominan dalam menanamkan nilai-nilai agama secara langsung dan intensif di lingkungan rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lembaga pendidikan agama informal seperti MDTA telah menjadi ruang utama bagi anak untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan, secara tidak langsung menggantikan peran tradisional keluarga. Hal ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara orang tua dan lembaga pendidikan, serta menjadi refleksi bagi orang tua di lingkungan serupa untuk lebih meningkatkan keterlibatan aktif dalam pendidikan agama anak.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2506 THE DEVELOPMENT OF AN ENGLISH TEACHING LESSON PLAN BASED ON MARRIOTT STANDARDS FOR THE FRONT OFFICE DEPARTMENT AT SMA KARYA WISATA 2026-01-21T08:50:48+00:00 Komang Manik Listia Dewi manik.listia@undiksha.ac.id Putu Adi Krisna Juniarta adi.krisna@undiksha.ac.id Luh Gede Eka Wahyuni ekawahyuni@undiksha.ac.id <p><em>This study developed an English teaching lesson plan based on Marriott Standards for eleventh grade students at SMA Karya Wisata Penarukan. The research addressed the gap between general English materials and the communicative needs of the hospitality industry, using an English for Specific Purposes (ESP) approach integrated with authentic Front Office SOPs from Marriott. The research adopted the Design and Development model by Richey and Klein (2007) through analysis, design, development, and evaluation stages. Needs analysis was conducted through classroom observations, document analysis, and teacher inteviews to identify students needs and learning challenges. The ESP-based lesson plan was then designed covering key Front Office topics such as Reservations, Check-in and Check-out, guest complaint handling using the LEARN model, and courtesy calls. The lesson plan was validate by two experts in ESP and Hospitality education using an expert validation rubric. The results showed an average score of 4.55 (excellent), demonstrating high relevance, language appropriatness, instructional quality, practicality, and alignment with Marriott Standards. The findings indicate that the developed lesson plan is feasible and effective in supporting English learning and improving students professional communication skills in Front Office contexts.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2702 Pembentukan Digital Citizenship Berbasis Nilai Islam melalui Layanan Bimbingan Konseling dan Literasi Hukum Digital 2026-02-04T03:40:48+00:00 Lailan Syafira Putri Lubis lailan.syafiralubis1993@gmail.com Ishak Ali Muda lailan.syafiralubis1993@gmail.com Zuhri Arif zuhriarifsihombing333@gmail.com Fatimah Azzahra lailan.syafiralubis1993@gmail.com <p>Remaja Indonesia kini selalu terhubung dengan internet. Tingginya ketergantungan pada akses digital ini membawa tantangan tersendiri berupa maraknya <em>hoaks</em> dan ancaman <em>cyberbullying</em> yang berdampak serius pada kesehatan mental mereka. Di SMA Al Washliyah 1 Kota Medan, siswa teridentifikasi memiliki ketergantungan tinggi terhadap gawai dengan intensitas komunikasi melalui grup-grup digital. Meski belum ditemukan kasus <em>cyberbullying</em> yang terverifikasi, pihak sekolah mencatat adanya isu-isu yang kerap muncul lalu menghilang tanpa penanganan memadai. Kondisi ini menegaskan perlunya upaya preventif untuk membentuk karakter digital siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini hadir sebagai respons atas permasalahan tersebut dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang <em>digital citizenship</em> yang dilandasi nilai-nilai Islam seperti kejujuran (<em>shiddiq</em>), kesabaran (<em>shabr</em>), dan tanggung jawab (<em>amanah</em>), sekaligus membekali mereka dengan literasi hukum digital khususnya UU ITE. Keunikan kegiatan ini terletak pada pendekatan interdisipliner yang memadukan perspektif bimbingan konseling, psikologi pendidikan, dan ilmu hukum dalam satu kerangka utuh. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif yang dikombinasikan dengan<em> problem-based learning</em>, di mana 150 siswa kelas X, XI, dan XII dibagi menjadi 15 kelompok untuk menganalisis kasus <em>hoaks</em> aktual yang beredar di media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta tidak hanya mampu memahami konsep literasi digital, tetapi juga berhasil mengaitkannya dengan nilai-nilai Islam dan merumuskan komitmen nyata untuk menjadi warga digital yang lebih bijak. Kegiatan ini memberikan kontribusi sebagai model edukasi preventif berbasis nilai religius yang berpotensi direplikasi di sekolah-sekolah Islam lainnya.</p> <p>&nbsp;</p> 2026-02-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2644 The Terms of Address Used by Local People in Sudaji Village North Bali 2026-01-29T01:20:51+00:00 I Komang Andreyana komangandreyana11@gmail.com I Gede Budasi gede.budasi@undiksha.ac.id Putu Adi Krisna Juniarta adi.krisna@undiksha.ac.id <div><em>This study explores the use of terms of address by local speakers in Sudaji Village, Buleleng Regency. The research was motivated by a unique linguistic phenomenon in which Sudaji residents employ distinct address forms that differ from commonly used Balinese expressions. The study employed a descriptive qualitative design. Data were collected through observation, interviews, and audio recordings involving community members who fulfilled predetermined sociolinguistic criteria. All Balinese and Indonesian data were transcribed into English and analyzed using the Huberman qualitative model, including data collection, reduction, display, and conclusion drawing. The findings revealed five main categories of address terms: personal pronouns, kinship terms, first names, power and hierarchy-based terms, and mockery terms. Each category performs specific pragmatic functions such as signaling politeness, maintaining social hierarchies, constructing identity, indicating familiarity, or expressing intimacy. The analysis also showed that the selection of address terms is influenced by social variables including age, kinship, caste, familiarity, and situational context. The study concludes that Sudaji terms of address constitute an important cultural-linguistic resource that reflects local values and social structures, yet remain vulnerable to language shift as Indonesian becomes dominant in daily communication. Preserving these linguistic forms is therefore essential for maintaining local identity and enriching sociolinguistic studies in Bali.</em></div> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2690 The Identification of Language Functions Based on Halliday’s Framework on Buleleng Regency Tourism Office Social Media 2026-02-05T10:33:03+00:00 Ida Bagus Wiswanatha Satwika bagus.wiswanatha@undiksha.ac.id Rima Andriani Sari rima.andriani@undiksha.ac.id Ni Luh Putu Sri Adnyani sri.adnyani@undiksha.ac.id <div><em><span lang="EN-ID">This study aims to analyze the language functions in the posts of the Buleleng Regency Tourism Office on Instagram @visit.northbali to determine the linguistic functions used in digital tourism promotion. This study uses a qualitative descriptive method with content analysis techniques on posts from January to June 2025. The data were analyzed based on the seven functions of language according to M.A.K. Halliday, namely instrumental, regulatory, interactional, personal, informative, heuristic, and imaginative. The results showed that all functions of language were found, with the informative, instrumental, and imaginative functions dominating, while the regulatory, interactional, personal, and heuristic functions appeared less frequently. The informative function was used to convey clear information about destinations, the instrumental and regulatory functions to encourage audience action, and the personal and imaginative functions to build emotional closeness and a positive image. These findings indicate that the Buleleng Regency Tourism Office strategically combines various language functions to increase the effectiveness of messages and audience engagement in digital tourism promotion.</span></em></div> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2722 Peningkatan Motivasi dan Kemampuan Belajar Anak Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Ujung Bandar, Langkat 2026-02-17T01:30:42+00:00 Cintiya Amelia Putri cintiyaameliaputri062@gmail.com Riska Suzana Amelia riskaamelia5576@gmail.com Nurhayati Nurhayati nurhyti1107@gmail.com Siti Khadijah sitikhadijah23@gmail.com Rifqy Azhar rifqyazhar11@gmail.com Ahmad Syarqawi ahmadsyarqawi@uinsu.ac.id <p>Motivasi dan kemampuan belajar anak memiliki peran penting dalam keberhasilan pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan sarana dan pendampingan belajar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji upaya peningkatan motivasi dan kemampuan belajar anak melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Ujung Bandar, Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan adalah <em>literature review </em>yang dipadukan dengan pelaksanaan program pendampingan belajar, penguatan literasi, pendidikan keagamaan berbasis karakter, serta edukasi anti-bullying. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang partisipatif dan menyenangkan mampu meningkatkan motivasi belajar, kepercayaan diri, serta partisipasi aktif anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak di daerah pedesaan.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2723 Lomba Festival Anak Sholeh sebagai Media Edukasi Religius untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak di Desa Ujung Bandar 2026-02-17T01:31:24+00:00 Eka Helvirianti ekahelvirianti@gmail.com Shela Putri Nadhilah Harahap nadhilahharahapshelaputri@gmail.com Novia Ramadani ramadani.via1122@gmail.com Wirda Novita wirdanovita94@gmail.com Raihan Mahmud Hutasuhut raihanhutasuhut04@gmail.com Sri Wahyuni sriwahyuni@uinsu.ac.id <p>Kegiatan Festival Anak Sholeh yang dilaksanakan sebagai bagian dari program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UIN Sumatera Utara di Desa Ujung Bandar bertujuan menjadi media edukasi religius sekaligus sarana peningkatan kepercayaan diri anak. <span lang="EN-ID">Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya keberanian anak untuk tampil di depan umum, kurangnya dukungan lingkungan belajar, serta terbatasnya media pembelajaran religius yang mendorong ekspresi diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengamati proses pelaksanaan lomba, keterlibatan peserta, serta perubahan perilaku anak sebelum dan setelah mengikuti kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa rangkaian lomba seperti adzan, hafalan surah pendek, fashion show islami, dan mewarnai mampu meningkatkan keberanian anak untuk tampil, memperbaiki kualitas interaksi sosial, serta menumbuhkan keyakinan terhadap kemampuan dirinya. Selain menumbuhkan kepercayaan diri, Festival Anak Sholeh juga berperan dalam menanamkan nilai religius, membentuk karakter, serta mengembangkan soft skills seperti kreativitas, komunikasi, dan kerja sama. Faktor pendukung kegiatan meliputi antusiasme anak, dukungan masyarakat dan orang tua, serta peran aktif panitia, sedangkan hambatan mencakup kurangnya waktu persiapan dan kesiapan mental peserta. Secara keseluruhan, Festival Anak Sholeh efektif menjadi media edukasi religius berbasis pengalaman yang berdampak positif terhadap perkembangan karakter dan kepercayaan diri anak di Desa Ujung Bandar.</span></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2725 Peningkatan Karakter dan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Edukasi dan Keagamaan di Desa Ujung Bandar, Langkat 2026-02-17T01:31:59+00:00 Miftahul Jannah mj.miftahuljannah23@gmail.com Mifta Salsabila salsabilamifta031@gmail.com Mifta Hurriska Siregar miftahhurriskasrg@gmail.com M Alvin Syahrin alvinsyahrin32@gmail.com Nurazizah Nurazizah nazizaa96@gmail.com Ahmad Syarqawi ahmadsyarqawi@uinsu.ac.id <div><span lang="SV">Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan karakter dan kreativitas anak melalui kegiatan edukasi dan keagamaan di Desa Ujung Bandar, Kabupaten Langkat. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada pentingnya pembentukan karakter dan pengembangan kreativitas anak sejak usia dini sebagai bekal dalam perkembangan psikososial dan moral. Sasaran kegiatan adalah anak-anak usia sekolah dasar yang berada di lingkungan desa dengan kondisi sosial religius yang cukup kuat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan edukatif dan partisipatif berbasis Bimbingan dan Konseling Perkembangan, yang dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran akademik dasar, pembinaan keagamaan, serta kegiatan kreatif berupa Festival Anak Sholeh. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan karakter religius, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, serta empati sosial pada anak. Selain itu, kreativitas anak juga berkembang melalui kegiatan perlombaan yang mendorong keberanian, imajinasi, dan kepercayaan diri. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam pembinaan karakter dan kreativitas anak serta dapat dijadikan model pengabdian masyarakat berbasis edukasi dan keagamaan di lingkungan pedesaan.</span></div> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2726 Peningkatan Motivasi Mengaji Anak Desa Ujung Bandar Melalui Program Bimbingan Mengaji Pengabdian Masyarakat (PEMA) 2026-02-17T01:32:38+00:00 Ahmad Syarqawi ahmadsyarqawi@uinsu.ac.id Romi Ardian romiardian@gmail.com Tuti Ameliah Rambe tutiameliahrambe@gmail.com Qorina Syahbila Putri Ritonga qorina@gmail.com Ismira Chofillah ismira@gmail.com Marlini Yulia Putri Damanik marlini@gmail.com <div><span lang="EN-US">Rendahnya motivasi anak dalam mengikuti kegiatan mengaji menjadi salah satu permasalahan yang banyak dijumpai di lingkungan masyarakat, termasuk di Desa Ujung Bandar. Anak-anak cenderung kurang antusias mengikuti kegiatan mengaji karena pengaruh lingkungan, metode pembelajaran yang monoton, serta minimnya pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Program Bimbingan PEMA dalam meningkatkan motivasi mengaji anak melalui pendekatan yang humanis, interaktif, dan bernilai edukatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review atau kajian pustaka sistematis dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan motivasi belajar dan bimbingan keagamaan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa program bimbingan yang dirancang secara terstruktur, disertai metode pembelajaran yang variatif, pemberian motivasi, serta pendekatan emosional yang positif mampu meningkatkan minat, keaktifan, dan rasa percaya diri anak dalam kegiatan mengaji. Program PEMA juga berkontribusi dalam membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan akhlak mulia pada anak. Dengan demikian, Program Bimbingan PEMA dapat menjadi alternatif strategi yang efektif dalam meningkatkan motivasi mengaji anak serta mendukung penguatan pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.</span></div> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/2727 Dinamika Interaksi Sosial Peserta Didik SDIT Darul Hasanah Desa Ujung Bandar, Langkat 2026-02-17T01:33:12+00:00 T. Chantiqa Salsabilla Azzahra chantiqazzahra11@gmail.com Mitsaqy Fitria Irdha mitsaqyfitriaaa@gmail.com Miranda Syarianti Simamora mirandasafriyanti10@gmail.com Muhammad Malik Fajar Rambe malikrambe681@gmail.com Nahliyah Septi Zahrah Manik nahliyahseza@gmail.com Sri Wahyuni sriwahyuni@uinsu.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika interaksi sosial peserta didik di SDIT Darul Hasanah Desa Ujung Bandar, Kabupaten Langkat. Interaksi sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial-emosional peserta didik sekolah dasar, karena melalui interaksi tersebut peserta didik belajar bekerja sama, berkomunikasi, serta memahami norma dan peran sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan guru untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai bentuk, pola, serta faktor-faktor yang memengaruhi interaksi sosial peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial peserta didik berlangsung dalam berbagai bentuk, yaitu interaksi individu–individu, individu–kelompok, dan kelompok–kelompok. Pola interaksi yang dominan adalah pola asosiatif, seperti kerja sama, toleransi, dan akomodasi, yang mendukung terciptanya lingkungan sosial yang harmonis. Namun, juga ditemukan pola disosiatif berupa persaingan, konflik ringan, dan kecenderungan eksklusivitas kelompok pertemanan. Dinamika interaksi sosial tersebut dipengaruhi oleh faktor internal peserta didik serta faktor eksternal seperti peran guru, pola asuh orang tua, teman sebaya, dan penggunaan media digital. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif sekolah dalam mengelola dan mengarahkan interaksi sosial peserta didik agar berkembang secara sehat, inklusif, dan mendukung perkembangan sosial-emosional secara optimal.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 PEMA