Meningkatkan Self-Confidence Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Menggunakan Media Roda Berputar Di SMA Negeri 3 Medan
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1017Keywords:
Self-Confidence, Bimbingan Kelompok,Media Roda berputarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan self-efficacy akademik dan pada siswa kelas X.2 SMA Negeri 3 Medan melalui layanan bimbingan kelompok dengan media roda berputar. Latar belakang penelitian ini adalah danya sejumlah siswa yang mengalami gejala rendahnya kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas dalam bidang Bimbingan dan Konseling (PTBK), yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui , observasi, angket self-counfidence skala likert, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam tingkat self-confidence siswa setelah mengikuti tiga sesi bimbingan kelompok dengan media roda berputar. Dengan demikian, layanan ini efektif dalam meningkatkan Self-Counfidence siswa kelas X.2 di SMA Negeri Medan.
References
Agustine, Yellin. (2018). Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Self Confidence Siswa Kelas XI di SMA Srijaya Negara Palembang. Skripsi. Universitas Sriwijaya.
Alhusin, Syahri. (2019). Upaya Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Karir Melalui Layanan Bimbingan Kelompok. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, Vol. 4, No. 2.
Amalia. (2020). Pengembangan media pembelajaran roda berputar dalam pembelajaran aktif. Jakarta: Penerbit Edukasi.
Daradjad, A. (2001). Psikologi pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Dariyo, dkk. (2007). Psikologi perkembangan dan pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Endah, R. (2003). Perkembangan psikologis remaja. Jakarta: Gramedia.
Fatimah, S. (2010). Pengembangan kepribadian dan self-confidence. Jakarta: Kencana.
Firmansyah, Wido. (2021). Peningkatan Self Confidence Siswa Dengan Teknik Assertive Training Dalam Layanan Konseling Kelompok di MAS Nurul Hidayah Bengkalis. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Fuji Ayda Lestari Saragih. (2023). Penerapan layanan bimbingan kelompok untuk membentuk percaya diri tanpa insecure pada siswa SMA. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(1), 45-56.
Hadi, S. (2016). Layanan bimbingan kelompok. Jakarta: Rajawali Pers.
Hakim, R. (2002). Aspek-aspek psikologis kepercayaan diri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Istarani. (2011). Metode roda berputar dalam pembelajaran kooperatif. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 112-120.
Khairunnisa, L. (2022). Media roda berputar sebagai media pembelajaran. Jurnal Pendidikan Kreatif, 5(2), 234-240.
Lauster, J. (1997). Self-confidence and personality development. New York: Academic Press.
Madya, A. (2001). Tingkat kepercayaan diri dan implikasinya. Bandung: Alfabeta.
Mardatillah, S. (2010). Pengembangan karakter melalui self confidence. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis. Sage Publications.
Nurihsan, A. (2006). Bimbingan kelompok dalam pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Patton, M. Q. (1990). Qualitative Evaluation and Research Methods. Sage Publications.
Prayitno, H. J. (2015). Psikologi pendidikan dan bimbingan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Santrock, J. W. (2003). Life-span development (8th ed.). New York: McGraw-Hill.
Saragih, Fuji Ayda Lestari. (2023). Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Membentuk Percaya Diri Tanpa Insecure Pada Siswa SMA. Jurnal Psikologi Pendidikan, Vol. 8, No. 1.
Sukardi. (2007). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Suryabrata, S. (2005). Psikologi kepribadian. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Syahri Alhusin. (2019). Upaya meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan karir melalui layanan bimbingan kelompok. Jurnal Bimbingan Konseling, 7(1), 23-34.
Utami, D. N., dkk. (2022). Media roda berputar dalam pembelajaran aktif. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(1), 235-242.
Wido Firmansyah. (2021). Meningkatkan self-confidence siswa melalui teknik assertive training dalam layanan konseling kelompok. Jurnal Konseling dan Pengembangan, 9(3), 67-79.
World Health Organization (WHO). (1997). Life skills education for children and adolescents in schools. Geneva: WHO.
Yellin, A. (2018). Pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap self confidence siswa kelas XI di SMA Srijaya Negara Palembang (Skripsi). Universitas Sriwijaya.
Yusuf, A. (2006). Bimbingan dan konseling kelompok. Jakarta: PT Remaja Rosdakarya.



