Sungai Bukan Tempat Sampah: Menyelamatkan Habitat Air Tawar Kita
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1524Keywords:
Habitat Air Tawar, Kesadaran Lingkungan, Pencemaran, SungaiAbstract
Sungai merupakan salah satu ekosistem air tawar yang vital bagi kehidupan manusia, flora, dan fauna. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, sungai-sungai di Indonesia menghadapi tekanan serius akibat pencemaran limbah rumah tangga, industri, dan aktivitas manusia lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak kebiasaan membuang sampah sembarangan ke sungai terhadap kualitas ekosistem air tawar, serta merumuskan strategi penyelamatan yang melibatkan pendekatan pendidikan lingkungan. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan masyarakat sekitar sungai, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencemaran sungai menyebabkan penurunan kualitas air, kematian biota air, dan gangguan ekosistem jangka panjang. Selain itu, rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga sungai menjadi faktor utama terjadinya pencemaran. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan edukatif yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah untuk membentuk perilaku ramah lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sungai bukan tempat sampah, melainkan habitat penting yang harus dijaga demi keberlanjutan lingkungan hidup kita.References
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Djarot, P. (2017). Menggagas sekolah sungai karangwaru riverside. Education, 8(1).
Ivada, E. P., & Sari, W. N. (2024). Strategi Pengembangan Fasilitas dan Atraksi Dunia Air Tawar TMII Jakarta. 1, 1–15.
Kasmini, L., Nisak, K., Oktariana, R., Bina, U., & Getsempena, B. (2023). PENGGUNAAN MEDIA BAHAN ALAM PADA ANAK KELOMPOK B. 10(2), 123–135.
Mandosir, S., Soll, Y., Maria, H., & Msiren, L. (2025). Analisis dampak pembuangan sampah terhadap lingkungan di sekitar sungai Aci Kota Jayapura. 4(9), 7229–7240.
Nazariana, N., Akmaluddin, A., & Kasmini, L. (2024). Peningkatan Kemampuan Guru dalam Mendukung Penerapan Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Montasik. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(1), 795–806. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i1.833
Salayan, L. M., Wulandari, H., & Huda, M. K. (2024). Peran Ekosistem Laut dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Indonesia The Role of Marine Ecosystems in Biodiversity Conservation in Indonesia. 5(3), 234–244. https://doi.org/10.34007/jonas.v5i3.717
Sari, S. M. (2023). VIDEO MEDIA-BASED LEARNING MODEL ON ECOSYSTEM SCIENCE MATERIAL FOR GRADE V STUDENTS IN SDN. 681–690.
Suatrat, A., & Sihasale, D. A. (2024). Perilaku Masyarakat dalam Membuang Sampah di Bantaran Sungai Durian Kecamatan Kota Masohi Kelurahan Namaelo Kabupaten Maluku Tengah The Behavior of the Community in Disposing of Waste on the Banks of the Durian River in Kota Masohi District , Namaelo Vill. 3, 46–54.



