Perlindungan Anak dalam Qanun Aceh Perspektif Hukum Keluarga Islam dan Kearifan Lokal Masyarakat Suku Alas

Authors

  • Riduan Toni STAI Sepakat Segenep Kutacane, Aceh Tenggara

DOI:

https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1538

Keywords:

Hukum Keluarga Islam, Kearifan Lokal, Perlindungan Anak, Qanun Aceh

Abstract

Qanun Aceh sebagai produk hukum lokal memiliki posisi strategis dalam membentuk sistem perlindungan anak yang berakar pada nilai-nilai Islam dan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Qanun Aceh dalam memberikan perlindungan terhadap anak, khususnya dengan mempertimbangkan norma-norma hukum keluarga Islam dan kearifan lokal masyarakat Suku Alas. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menelusuri persepsi dan pemahaman masyarakat terhadap isi Qanun, pelaksanaan hukum keluarga Islam, serta nilai-nilai lokal yang melindungi anak dari kekerasan dan diskriminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara Qanun, hukum Islam, dan nilai adat Alas memiliki peran penting dalam menjaga hak-hak anak. Temuan ini memberikan rekomendasi untuk penguatan kebijakan lokal berbasis budaya guna meningkatkan efektivitas perlindungan anak di Aceh.

References

Alsabi, R. I. (2022). Dualisme Hukum Antara Qanun Jinayat dan Undang-Undang Perlindungan Anak dalam Penanganan Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak (Perspektif LBH Banda Aceh) [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

Amrullah, A. (2018). Perlindungan Hukum Terhadap Anak yang Berkonflik dengan Hukum Pidana Adat di Aceh Selatan (Studi Terhadap Pelaksanaan Qanun Kemukiman Kuala Ba’u Kecamatan Kluet Utara Kab. Aceh Selatan). Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 4(1).

Analiansyah, A., & Rahmatillah, S. (2015). PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM (Studi Terhadap Undang-undang Peradilan Anak Indonesia dan Peradilan Adat Aceh). Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies, 1(1).

Anggreini, R., & Yulida, D. (2025). Peran Qanun dan Reusam Terhadap Penanganan Anak yang Berhadapan dengan Hukum di Aceh. Kertha Wicaksana: Sarana Komunikasi Dosen Dan Mahasiswa, 19, 72–82. https://doi.org/10.22225/kw.19.1.2025.72-82

Arrafi, M. A., & Nursiti, N. (2023). Analisis Yuridis Perlindungan Anak Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual (Suatu Perbandingan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dan Qanun Aceh tentang Hukum Jinayat). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Pidana, 7(1), 34–41.

Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir (T. Siregar, Ed.). Penerbit K-Media.

Assughra, I., Fuadi, F., & Natsir, M. (2022). Urgensi Perubahan Qanun Jinayat Sebagai Pemenuhan Perlindungan Anak di Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa MEUKUTA ALAM, 4(1). http://jim.unsam.ac.id/index.php/Meukutaalam

Aufa, K. N. (2021). Kedudukan Undang-Undang Perlindungan Anak Terhadap Anak Sebagai Korban Pelecehan Seksual di Aceh. Al-Ahkam Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 6(2), 14–26.

Fadhila, D. (2021). Perlindungan Terhadap Anak dari Kekerasan Seksual dalam Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2008 tentang Perlindungan Anak dan Adat Istiadat di Kabupaten Aceh Besar. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

Fitriliana, F., Nelliraharti, N., Suri, M., & Azirah, A. (2022). Perlindungan Kesejahteraan Anak di Kota Banda Aceh (Studi Terhadap Implementasi Qanun Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Perlindungan Anak). Journal of Law and Government Science, 8(2), 1–8.

Friatna, I. (2015). Perlindungan Anak dalam Perspektif Hukum Islam dan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2008. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 1(2).

Hanapi, A., & Fuadhi, H. (2023). Perlindungan Terhadap Anak dalam Analisis Undang-Undang Perlindungan Anak dan Qanun Jinayat. MAQASIDI: Jurnal Syariah Dan Hukum, 3(2), 95–107. https://doi.org/10.47498/maqasidi.v3i2.2123

Koteng, M. Z. (2012). Efektivitas Program Perlindungan Anak Bagi Anak yang Terpisah Pasca Bencana Tsunami di Aceh. Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), 1(1), 67–91. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=514460&val=10527&title=EFEKTIFITAS%20PROGRAM%20PERLINDUNGAN%20ANAK%20BAGI%20ANAK%20YANG%20TERPISAH%20PASCA%20BENCANA%20TSUNAMI%20DI%20ACEH

KPAI. (n.d.). Rincian Data Kasus Berdasaarkan Klaster Perlindungan Anak. Retrieved September 2, 2018, from http://bankdata.kpai.go.id/tabulasi-data-perlindungan-anak

Kurniawan, A. (2011). Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Didasarkan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2008 tentang Perlindungan Anak. Jurnal Dinamika Hukum, 11(2), 187–200.

Mansari, M. (2016). Pelaksanaan Diversi Terhadap ABH Berdasarkan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2008 tentang Perlindungan Anak. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 2(1).

Mansari, M. (2018). Peran Tuha Peut dalam Perlindungan Anak yang Berhadapan dengan Hukum di Aceh Besar. Aceh Anthropological Journal, 2(1).

Mansari, M., & Zainuddin, M. (2019). Partisipasi Perempuan dalam Penyusunan Reusam Perlindungan Anak di Tingkat Gampong di Aceh Besar. Kafa’ah: Journal of Gender Studies, 9(1), 1–1.

Putri, A., Alunaza, H., Shafitri, D. N., Ernianda, A., & Mentari, M. (2022). Menilik Implementasi Qanun Pemerintah Daerah dalam Penanganan dan Perlindungan Terhadap Kekerasan Anak di Aceh. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(1). https://doi.org/10.35931/am.v6i1.894

Toni, R. (2022). Perlindungan Hak Pendidikan bagi Anak Perspektif Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2008. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 1984–1989.

Yuniar, V. F. P. (2019). Penegakan Hukum dalam Tindak Pidana Pemerkosaan Terhadap Anak Berdasarkan Qanun Jinayat Aceh. Media Iuris, 2(2). https://doi.org/10.20473/mi.v2i2.13044.

Downloads

Published

2025-07-29

Issue

Section

Table of Content | Articles