Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Kenakalan Siswa SMP Muhammadiyah 04 Badiri
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1671Keywords:
Strategi, Guru Pendidikan Agama Islam, Kenakalan SiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk kenakalan siswa di SMP Muhammadiyah 04 Badiri, Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan siswa di SMP Muhammadiyah 04 Badiri, dan bagaimana strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan siswa di SMP Muhammadiyah 04 Badiri. Jenis penelitian adalah Field research (Penelitian lapangan), dengan pendekatan kualitatif dengan mengeksplorasi data dilapangan dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Peneliti mengambil lokasi penelitian di SMP Muhammadiyah 04 Badiri. Untuk mengetahui data, peneliti menggunakan instrumen yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kenakalan siswa di SMP Muhammadiyah 04 Badiri, yaitu Perkelahian dan keluar pada saat pergantian jam pembelajaran, bolos sekolah, sering terlambat, berpakaian tidak rapi, ribut saat pelajaran berlangsung, dan bullying sesama teman. Faktor yang menyebabkan kenakalan siswa yaitu dirinya sendiri, lingkungan keluarga kurang mendapatkan kasih sayang/perhatian, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat, dan adanya perkembangan teknologi. Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan siswa SMP Muhammadiyah 04 Badiri yaitu dengan melakukan metode yaitu Preventif (pencegahan), metode Revresif (Pembinaan), dan metode Kuratif. pembiasaan yang baik dan menjadikan peserta didik sebagai manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Serta berakhlak mulia. melalui kebiasaan yang baik dan positif ini dapat menjadikan siswa memperoleh kebaikan dan terbentuknya kepribadian yang mulia. Tetapi kebiasaan bergaul dengan teman yang tidak baik dapat menjadikan siswa terjerumus kedalam perbuatan yang melanggar nilai-nilai moral yang belaku.
References
Abuddin Nata, Perspektif Islam Tentang Pola Hubungan Guru-Murid: Studi Pemikiran Tasawuf AL-Ghazali, (Jakarta: Grafindo Persada, 2001).
Akhmal Hawi, Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam (Palembang: PT Raja Grafindo Persada,2013)
Akmal Hawi, Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: Rajawali Press, 2014)
Albi Anggito dan Johan Setiawan, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Sukabumi: CV Jejak, 2018)
Armai Arief dan Sholahuddin, Perencanaan Sistem Pendidikan Agama Islam, (Jakarta Selatan: PT. Wahan Kardofa, 2009)
Cece Wijaya,A. Tabrani Rusyan,Kemampuan Dasar Dalam Proses Belajar Mengajar ,(Bandung: Rosda Karya Cendekia, 2019)
Dasim Budiansyah, dkk, Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan, (Bandung: Ganeshindo, 2008)
Departmen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2008)
Doni Koesoema, Pendidik Karakter di Zaman Keblinger, (Jakarta: PT. Grasindo, 2009)
Fadhallah, Wawancara, (Jakarta Timur: UNJ Press, 2020)
H. Marifin, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Bumi Aksara, 1991)
Hamzah B. Uno, Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif Dan Efektif (Jakarta: Bumi Aksara, 2016)
Hamzah B.Uno dan Nina Lamatenggo, Tugas Guru dalam Pembelajaran Aspek yang Memengaruhi, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2016)
Imam Musbikin, Mengatasi Kenakalan Siswa Remaja, (Pekanbaru: Zanafa Publishing, 2020)
Ismail Nurdin dan Sri Hartati, Metodologi Penelitian Sosial, (Surabaya: Media Sahabat
J.R. Raco, Metode Penelitian Kualitatif, (Jakarta: PT Grasindo, 2010)
Kartini Kartono, Patologis Sosial Kenakalan Remaja, (Jakarta: Raja Wali Press, 1992)
Kartini Kartono. Patologi sosial 2 Kenakalan Remaja, (Jakarta: Rajawali, 2008).
Lexy J.Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif; Edisi Revisi, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2014)
M.Ngalim Purwanto, Ilmu Pendidikan (Teoritis Dan Praktis), (Bandung: Remaja Karya, 2008)
M.Sukardjo, Landasan Pendidikan Konsep dan Aplikasinya (Jakarta: Rajawali Pres, 2009)
Maryam B. Gainau, Perkembangan Remaja dan Problematikanya, (Yogyakarta: PT Kanisius, 2021)
Mia Fatma Ekasari, Latihan Keterampilan Hidup Bagi remaja, (tt.p.: Wineka Media, 2022)
Misbahul Munir, Pendidikan Akhlak Anak (Dalam Perspektif Imam Al-Ghazali), (Palembang: NoerFikri Offset, 2016).
Muhaimin, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Madrasah Dan Perguruan Tinggi, (Jakarta: Raja Grafindo,2005)
Muhammad Yayan dkk, “Gambaran Regulasi Diri dan Perilaku Kenakalan Seksual pada Remaja di Batulicin”, (Jurnal Ecopsy, Vol. 3 No. 2, Agustus 2016)
Ngalimun, Strategi Dan Model Pembelajaran (Yogyakarta: Aswaja Pressindo, 2016)
Rukin, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Surabaya: Jakad Media Publishin, 2021) Sarlito Wirawan Sarwono, Psikologi Remaja, (Jakarta: Grafindo Perkasa, 2000)
Sri Iswati dan Dimas Agung Trisliatanto, Menggali Makna Persfektif Penelitian Kualitatif: Integrasi Kearifan Likal Dalam Pengembangan Model intelektual Kapital. (Surabaya: Jakad Media Publishing, 2023)
Sri Krisnawati, Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanggulangi Kenakalan Peserta Didik di Kelas X SMKN 1 Walenrang Kabupaten Luwu, Skripsi pada Institut Agama Islam Negeri Palopo, 2016.
Sudarsono, Kenakalan remaja Prevensi, Rehabilitasi, dan Resosialisasi (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2004)
Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung: Penerbit Alfabeta, 2020) Syafaruddin,Dkk, Ilmu Pendidikan Islam (Melejitkan Potensi Budaya Umat),(Jakarta: Hijri Pustaka Utama, 2014)
Syaiful Bahri Djamrah, (Guru Dan Anak Didik Dalam Intraksi Edukatif,) (Jakarta: Rineka Cipta,2014)
Umiarso dan Imam Ghozali, Manajemen mutu sekolah di Era Otonomi Pendidikan, (Yogyakarta: IRCiSoD, 2010)
Usmaini, Ilmu Pendidikan, (Palembang: Pustaka Feica, 2013)
UU RI Nomor 20, “Tentang Pendidikan Nasional”, Tahun 2003.
Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran Berbasis Standar Proses Pendidikan (Jakarta: Kencana, 2008)
Yudo Dwiyono, Perkembangan Peserta Didik, (Sleman: Deepublish, 2021) Zakiah Daradjat, Ilmu Pendidikan Islam , (Jakarta: Bumi Aksara, 2005)



