Integrasi Pendidikan Sosio-Emosional dalam Kurikulum Abad ke-21: Pembelajaran dari Model Finlandia untuk Penguatan Kurikulum Merdeka di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.2289Keywords:
Aplikasi eduEmotionS , Finlandia, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Abad ke-21, Social Emotional LearningAbstract
Pendidikan abad ke-21 menuntut sistem pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada penguatan kemampuan sosial dan emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan konsep Social Emotional Learning (SEL) dalam konteks Kurikulum Merdeka dengan mengadaptasi prinsip pendidikan Finlandia melalui perancangan aplikasi digital eduEmotionS+. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan model pengembangan Borg, W. R., & Gall, M. D. (1984), meliputi analisis kebutuhan, perancangan, validasi ahli, dan uji coba terbatas. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi pendidikan sosio-emosional di sekolah Indonesia masih menghadapi kendala berupa kurangnya media reflektif dan kolaboratif. Aplikasi eduEmotionS+ dikembangkan sebagai solusi inovatif yang menghubungkan guru, siswa, dan orang tua dalam ekosistem pembelajaran berbasis kesejahteraan emosional. Fitur utama aplikasi meliputi refleksi diri, asesmen EQ & 4C, pelaporan perkembangan, serta forum komunikasi tiga arah. Validasi ahli menunjukkan bahwa aplikasi ini layak secara konseptual dan mendukung dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Social Emotional Learning melalui aplikasi eduEmotionS+ efektif secara teoretis dalam memperkuat kesejahteraan emosional, kolaborasi, dan karakter siswa di era digital. Temuan ini berimplikasi pada pengembangan model pendidikan humanistik berbasis teknologi yang relevan dengan semangat Merdeka Belajar dan nilai-nilai pendidikan Finlandia.References
Almizri, W. (2024). Contract Behavior Model Through Content Mastery Services To Reduce Smartphone Use Addiction. Journal of Indonesian Progressive Education, 1(1), 30–34.
Almizri, W., & Akhmad, Y. (2025). A Systematic Literature Review: Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit Dalam Sistem Biorefinery Sebagai Solusi Keberlanjutan Industri Sawit. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 6(1), 1556–1564.
Almizri, W., & Neviyarni, N. (2023). Analisis Stimulus Respon Peserta Didik Melalui Penerapan Teori Belajar Behavioristik Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar. Jurnal Family Education, 3(1), 72–78.
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Nasution, S., Jamaris, J., Solfema, S., & Almizri, W. (2023). The Role of Guidance and Counseling Teachers in Preparing Students for The Society 5.0 Era. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Terapan, 7(2), 143.
Borg, W. R., & Gall, M. D. (1984). Educational research: An introduction. British journal of educational studies, 32(3).
Durlak, J. A., Weissberg, R. P., Dymnicki, A. B., Taylor, R. D., & Schellinger, K. B. (2011). The impact of enhancing students’ social and emotional learning: A meta?analysis of school?based universal interventions. Child development, 82(1), 405-432.
Guide, C. A. S. E. L. (2013). Effective social and emotional learning programs. Preschool and Elementary School Edition.
Hughson, T. A., & Wood, B. E. (2022). The OECD Learning Compass 2030 and the future of disciplinary learning: a Bernsteinian critique. Journal of Education Policy, 37(4), 634-654.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Sahlberg, P. (2021). Finnish lessons 3.0: What can the world learn from educational change in Finland?. Teachers College Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Taylor, R. D., et al. (2017). Promoting Positive Youth Development Through School-Based Social and Emotional Learning Interventions. Child Development, 88(4), 1156–1171.
Tawil, S., & Locatelli, R. (2015). Rethinking education: Towards a global common good. Dostupné z https://www. norrag. org/rethinkingeducation-towardsa-global-common-good.
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. John Wiley & Sons.



