Perubahan Penyebutan Partuturan Pada Etnis Batak Toba di Desa Simanosor Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah

Authors

  • Sarilam Sitompul Prodi Pendidikan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Bakhrul Khair Amal Prodi Pendidikan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1449

Keywords:

Perubahan, Penyebutan, Partuturan, Masyarakat Batak Toba

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi perubahan penyebutan partuturan pada etnis Batak Toba serta untuk mengetahui dampak perubahan penyebutan partuturan pada etnis Batak Toba di Desa Simanosor. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan informan kunci dan utama yang dipilih oleh peneliti yaitu masyarakat dan tokoh adat di Desa Simanosor. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori perubahan sosial Max Weber, yang menyatakan bahwa masyarakat terbentuk dan terkait oleh faktor-faktor salah satunya adalah adanya nilai-nilai yang diterima dan dianut oleh mayoritas anggota masyarakat. Perubahan nilai-nilai ini dapat memengaruhi struktur sosial dan pola interaksi di dalam masyarakat, tergantung pada bagaimana nilai-nilai tersebut berkembang atau bergeser. Adapun faktor perubahan penyebutan partuturan dalam penelitian yaitu keberagaman etnis, perkawinan antar etnis, melemahnya peran orang tua, penggunaan bahasa indonesia, serta perkembangan zaman.

Downloads

Published

2025-07-14

Issue

Section

Table of Content | Artikel