Dampak Kenaikan Upah Minimum terhadap Kesajahteraan Buruh di Sektor Industri

Authors

  • Muhammad Kalkautsar Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Fauziah Ahmad Zain Nainggolan Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Vidiani Br Sembiring Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nabelia Utami Manurung Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2142

Keywords:

Upah Minimum, Kesejahteraan Buruh, Sektor Industri, Kebijakan Ketenagakerjaan.

Abstract

Kebijakan upah minimum merupakan instrumen penting dalam sistem ketenagakerjaan yang bertujuan menjamin standar hidup layak bagi buruh. Di sektor industri, kebijakan ini sering menjadi perdebatan karena di satu sisi diharapkan meningkatkan kesejahteraan buruh, namun di sisi lain dianggap dapat menambah beban biaya produksi perusahaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak kenaikan upah minimum terhadap kesejahteraan buruh di sektor industri dengan meninjau berbagai literatur akademik dan kebijakan ketenagakerjaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kenaikan upah minimum secara umum berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan, daya beli, dan kualitas hidup buruh industri. Namun demikian, kebijakan ini juga berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung, seperti penyesuaian tenaga kerja dan efisiensi produksi oleh perusahaan. Oleh karena itu, kebijakan upah minimum perlu diiringi dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja dan dukungan kebijakan industri agar kesejahteraan buruh dan keberlanjutan sektor industri dapat tercapai secara seimbang.

Downloads

Published

2025-12-15

Issue

Section

Table of Content | Artikel