Persepsi Guru SD Terhadap Pentingnya Pendidikan Bela Negara di Masa Society 5.0

Authors

  • Aigadilla Anugrah Universitas Negeri Medan
  • Dian Kartika Sari Universitas Negeri Medan
  • Sariadi Universitas Negeri Medan
  • Syifaushudur Harefa Universitas Negeri Medan
  • Sri Yunita Universitas Negeri Medan
  • Surya Dharma Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1063

Keywords:

Bela Negara, Pendidikan kewarganegaraan, Persepsi Guru, Society 5.0

Abstract

Era Society 5.0 menuntut dunia pendidikan untuk tidak hanya fokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga memperkuat karakter kebangsaan sebagai fondasi dalam menghadapi dinamika globalisasi. Penurunan kesadaran nasionalisme di kalangan generasi muda menjadi tantangan tersendiri di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Guru, khususnya di jenjang sekolah dasar, memegang peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai bela negara sejak dini melalui proses pendidikan yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi guru terhadap urgensi pendidikan bela negara di era Society 5.0, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 30 guru sekolah dasar di Gugus 2 Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memahami konsep bela negara secara holistik, tidak terbatas pada aspek militer, melainkan mencakup kontribusi aktif dalam pendidikan, penguatan karakter, dan cinta tanah air. Guru menyadari pentingnya pendidikan bela negara sebagai respons terhadap tantangan digitalisasi yang berpotensi menggerus nilai-nilai kebangsaan. Namun, pelaksanaannya masih terkendala oleh minimnya pelatihan, kurangnya dukungan kebijakan, serta beban administratif yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi guru terhadap pendidikan bela negara cukup positif, namun diperlukan penguatan dukungan institusional agar implementasinya dapat berjalan optimal.

References

Akbar, R. S., Ashari, H. A. A., Suharsono, J. P., Ramadanti, G., Apriansyah, M. R., Sulistiyawan, H., & Triandeda, K. D. (2024). Urgensi pendidikan bela negara di era society 5.0 (tantangan dan peluang). Journal on Education, 6(4), 19343-19354.

Fasehah, D. A., Peranginangin, H., & Susiawati, I. (2023). Persepsi Siswa Madrasah Tsanawiyah Terhadap Penggunaan Laptop Dalam Pembelajaran Bahasa Arab. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 3108-3116.

Firdaus, K. W., Kurniawan, I. S., Rifana, M. A., Bayuwidodo, R., Aprilliyana, E. N., Zulfiyani, N., & Ahila, N. W. (2024). PERAN PEMUDA DIGITAL DALAM MEWUJUDKAN BELA NEGARA MODERN. Jurnal Ilmiah Kajian Multidisipliner, 8(11).

Hakiki, A., Anisa, A., & Salsabilla, P. A. N. (2024). Implementasi Pendidikan Bela Negara pada Jenjang Sekolah Dasar di Era Disrupsi Teknologi. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 1–10. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.508

Hamidah, Nabila, and Milatun Hasanah. 2024. “Pentingnya Profesionalisme Guru Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik.” 7(3).

Harahap, N. J., Limbong, C. H., & Simanjorang, E. F. S. (2023). The education in era society 5.0. Jurnal Eduscience, 10(1), 237-250.

Judijanto, L., Wibowo, G. A., Karimuddin, K., Samsuddin, H., Patahuddin, A., Anggraeni, A. F., ... & Simorangkir, F. M. A. (2024). Research Design: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Kartono, Gufron, U., & Siregar, N. (2024). Peran pendidikan dalam membentuk kesadaran bela negara di kalangan pelajar SMP Islam Harapan Ibu JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan, 4(1), 237–247.

Mahendra, P. R. A., & Kartika, I. M. (2020). Memperkuat kesadaran bela negara dengan nilai-nilai Pancasila dalam perspektif kekinian. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 8(3), 22-28.

Martiyana, S. (2022). Persepsi Orang Tua Terhadap Kelanjutan Pendidikan Anak ke Perguruan Tinggi di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah (Doctoral dissertation, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu).

Muhtadin, Imam, Susilahati Susilahati, and Gunawan Santoso. 2022. “Transformation Work Discipline, Leadership Style, And Employees Performance Based On 21st Century.” (Harvey 2003). doi: 10.4108/eai.15-9-2022.2335931.

Mutmainah, D., & Kamaluddin, K. (2018). Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam membentuk sikap dan kepribadian siswa. CIVICUS: Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 6(2), 45-54.

NASIONAL, D. K., & JENDERAL, S. BELA NEGARA ERA 5.0.

Nurhayati, A., Uksan, A., & Duarte, E. P. (2022). Upaya bela negara di era society 5.0. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 3331-3337.

Pemerintah Pusat. 2002. “Undang - Undang Nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara (Pasal 23 Ayat 1).” Pemerintah Pusat (September):23.

Purmintasari, Y. D. (2025). REVITALISASI NILAI-NILAI KEBANGSAAN DAN NASIONALISME PADA GENERASI MUDA UNTUK MENYONGSONG GENERASI EMAS 2045 (STUDI KASUS MAHASISWA PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK). Jurnal Sangkala, 4(1), 21-30.

Putri, N. R., Prasssanti, P. M. Z., Margaretta, L., Darmawi, D. R., & Putra, I. M. (2022). IMPLEMENTASI BELA NEGARA DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT DI TENGAH KASUS COVID-19. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 7(1), 7-12.

Rizal, A. (2024). Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan Global Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Di Abad 21. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 714-721.

Sadikin, A., & Rangkuti, Y. A. (2022). Persepsi Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Pendidikan Jasmani Tingkat Sekolah Dasar Di Gugus Cut Mutia Kota Langsa. Jurnal Olahraga Rekreasi Samudra, 5(2), 32-38.

Sadriani, A., Ahmad, M. R. S., & Arifin, I. (2023, July). Peran guru dalam perkembangan teknologi pendidikan di era digital. In Seminar Nasional Dies Natalis 62 (Vol. 1, pp. 32-37).

Saragih, Nora Deselia. 2021. “Menyiapkan Pendidikan Dalam Pembelejaran Di Era Society 5.0.” Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Bahasa Indonesia 2(3):1–9.

Setiadi, J. N. (2013). Perilaku konsumen: Konsep dan implikasi untuk strategi dan penelitian pemasaran. Prenada Media Group.

Siregar, B., Tumiran, T., Nurrayza, N., & Putri, V. (2023). Potret Guru Pendidikan Agama Islam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di SMA Ar-Rahman Medan Helvetia. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 1266-1277.

Soepandji, Kris Wijoyo and Farid, Muhammad (2018) "KONSEP BELA NEGARA DALAM PERSPEKTIF KETAHANAN NASIONAL," Jurnal Hukum & Pembangunan: Vol. 48: No. 3, Article 1. DOI: 10.21143/jhp.vol48.no3.1741

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhardiyanto, A. (2020). Modul Harmoni Keberagaman dan Bela Negara. Jakarta: Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Direktorat Jenderal.

Umra, S. I. (2019). Penerapan konsep bela negara, nasionalisme atau militerisasi warga negara. Lex Renaissance, 4(1), 164-178.

Walangadi, H., Umar, E., & Palilati, K. (2020). Membentuk siswa sebagai global citizen melalui mata pelajaran pkn di sekolah dasar. E-PROSIDING PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO.

Walgito, B. (2017). Pengantar psikologi umum. Yogyakarta: C.V. Andi.

Yohana, A., Sulha, S., & Moad, M. (2024). PERAN GURU PKN DALAM MENANAMKAN BELA NEGARA PADA SISWA DI KELAS VIII AKHWAT SMPIT AL FITYAN. CHARACTER AND CIVIC: JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DAN KARAKTER, 4(2), 154-165.

Downloads

Published

2025-06-02

Issue

Section

Table of Content | Articles