Membangun Kesabaran, Mengurangi Agresivitas: Peran Pola Asuh Demokratis Pada Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1223Keywords:
Mahasiswa, Agresivitas, Sabar, Pola Asuh DemokratisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh sabar dan pola asuh demokratis terhadap agresivitas pada mahasiswa Universitas X Yogyakarta. Partisipan penelitian sebanyak 116 mahasiswa Universitas X Yogyakarta. Alat ukur yang digunakan, yaitu skala sabar, skala pola asuh demokratis, dan skala agresivitas. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini diperoleh nilai F sebesar F=28,70 dengan nilai signifikansi p<0,001. Menunjukkan bahwa sabar dan pola asuh demokratis secara simultan berperan positif dalam memprediksi penurunan agresivitas pada mahasiswa Universitas X Yogyakarta.
References
Abrori, M. (2016). Pemodelan Matematika Anarkisme Demo Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan solusinya dari tinjauan matematika. Jurnal Fourier, 57-64.
Aisyah, St. (2010). Pengaruh pola asuh orangtua terhadap tingkat agresivitas anak. Jurnal Medtek. 2 (1).
Al-Huft, D. A. (1978). Akhlak Nabi Muhammad saw. (Keluhuran dan Kemuliaannya). Jakarta: Bulan Bintang.
Al-Jauziyyah. (2006). Kemuliaan Sabar dan Keagungan Syukur. Yogyakarta : Mitra Pustaka
Atkinson, R. L. (2001). Pengantar Psikologi II. Jakarta: Erlangga.
Balazs, M. A., & Piko, B. F. (2012). Authoritative parenting style and adolescent smoking and drinking. Addictive Behaviors. 37. 353-356.
Baron, R. A. (2005). Psikologi Sosial jilid 2. Edisi ke 10. Jakarta : Erlangga
Berk, L. (2010). Live Span Development. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Berkowitz, L. (2005). Agresi: Sebab & Akibatnya. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo.
Djamarah, S. B. (2014). Pola Asuh Orang Tua dan Komunikasi dalam Keluarga. Jakarta: Rineka Cipta.
El Hafiz, S. (2015). Psikologi kesabaran. Psikologi UHAMKA. 1 (2). 1-3
El Hafiz, S., Almaududi, A. A. (2015). Peran pola asuh otoriter terhadap kematangan emosi yang dimoderatori oleh kesabaran. Humanitas. 12 (2) 130-141.
El Hafiz, S., Rozi, F., Mundzir, I., & Pratiwi, L. (2013). Konstruk psikologi kesabaran dan perannya dalam kebahagiaan seseorang. (Ringkasan Penelitian). Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, Jakarta.
Ennett, S. T., Foshee, V. A., Bauman, K. E., Hussong, A., Cai, L., McNaughton Reyes, H. L., et al. (2008). The social ecology of adolescent alcohol misuse. Child Development, 79(6), 1777–1791
Guswani, A. M., & Kawuryan, F. (2011). Perilaku agresi pada mahasiswa ditinjau dari kematangan emosi. Jurnal Psikologi Pitutur, 86-92.
Hejazi, E., & Hesari, N. K. Z. (2011). The Mediating role of self esteem in the relationship between the authoritative parenting style and aggression. Procedia–Social and Behavioral Sciences. 30. 1724-1730
Hergenhahn, B. R., & Olson, M. H. (2008). Theories of Learning. Jakarta : Kencana.
Hurlock, E. B. (1976). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Ruang Kehidupan. Edisi 5. Jakarta: Erlangga.
Krahe, B. (2005). Perilaku Agresif. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Leandha, M. (2017). Mahasiswa terdakwa pembunuhan dosen UMSU divonis seumur hidup. Retrieved 12, 12, 2017, from Kompas.com: http://regional.kompas.com/read/2017/01/31/19091561/mahasiswa.terdakwa.pembunuhan.dosen.umsu.divonis.penjara.seumur.hidup
Mu’tadin, Z. (2002). Mengenal Kecerdasan Emosional Remaja. Yogyakarta : Andi Offset
Oktaviani, E. S,. Vonna, R. D, Caroline, Y. (2017). Hubungan sabar dan harga diri dengan agresivitas pada supporter bola. Jurnal Psikoislamedia. 2. (1).
Rahayu, C. (2008). Hubungan antara kematangan emosi dan konformitas dengan perilaku agresif pada suporter sepak bola. (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta
Santrock, J. W. (2003). Adolescence Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga
Sarwono, S. W. (1978). Perbedaan antara Pemimpin dan Aktivis dalam Gerakan Protes Mahasiswa. Jakarta: Bulan Bintang.
Sasongko, J. P. (2017). Mahasiswa Desak Jokowi Mundur Sebagai Presiden. Retrieved 12, 12, 2017, from CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20170112161606-20-185874/mahasiswa-desak-jokowi-mundur-sebagai-presiden
Sholeh, A. (2010, Juni 15). Kompasiana. Retrieved 12 12, 2017, from Bentrok Mahasiswa di Makassar kembali Merebak: https://www.kompasiana.com/www.armandsholeh.blogspot.com/bentrok-mahasiswa-di-makassar-kembali-merebak_550d55448133114922b1e310
Simons, R.L., Lin, K., & Gordon, L.C. (1998). Socialization in the family of origin and male dating violence: A prospective study. Journal of Marriage and the Family, 60, 467–478.
Siswoyo, D. (2007). Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: Kata Hati
Steinberg, L., & Moriss, A.S. (2001). Adolescent development. Annual Review of Psychology, 52, 82 -110.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Susanti, R. (2015). Hubungan religiusitas dan kualitas kehidupan kerja dengan OCB pada karyawan. Jurnal Psikologi. 11 (2). 94-102.
Thoha, C. (1996). Kapita Selekta Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Zur'ah, U. (2015). Hubungan sabar dengan regulasi diri pada penghafal al-qur'an. (Skripsi). Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.



