Komunikasi Antarbudaya Tenaga Pendidik dan Siswa Asal Indonesia Timur di Sekolah Berasrama
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1403Keywords:
Komunikasi Antarbudaya, Pendidikan Multikultural, Siswa, Tenaga PendidikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendidentifikasi komunikasi antarbudaya antara tenaga pendidik dan siswa asal Indonesia Timur di lingkungan sekolah berasrama, dengan fokus pada Sekolah GenIUS Kabupaten Tangerang, Banten. Sekolah ini merupakan lembaga pendidikan yang menampung siswa dari wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan) seperti Papua dan Maluku, dengan tenaga pendidik yang mayoritas berasal dari luar wilayah tersebut. Perbedaan latar belakang budaya, bahasa, dan cara pandang antara guru dan siswa menciptakan tantangan tersendiri dalam proses interaksi dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan strategi komunikasi verbal yang adaptif, seperti menyederhanakan bahasa dan menggunakan kosakata lokal. Komunikasi nonverbal seperti gestur dan ekspresi wajah juga penting untuk membangun kedekatan. Pola komunikasi yang terbentuk bersifat dua arah dan interaktif. Hambatan komunikasi muncul akibat perbedaan budaya, bahasa, dan pemahaman terhadap istilah akademik. Namun, interaksi yang intensif di lingkungan sekolah dan asrama membantu membangun komunikasi yang efektif. Penelitian ini menegaskan pentingnya kompetensi antarbudaya dalam pendidikan multikultural.References
Annurrisa, A., & Wijayanti, R. (2013). Komunikasi Antarbudaya dalam Pendidikan. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 3(2), 45–54.
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Djamarah, S. B. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Effendy, O. U. (2010). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hamalik, O. (2010). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hananto, D. (2022). Model Pembelajaran Inovatif Berbasis STEAM di Sekolah GenIUS. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hidayat, A. (2019). Interaksi Simbolik: Teori dan Aplikasinya dalam Ilmu Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Irma, I., & Nursiwi, N. (2023). Peran Guru dalam Pendidikan Karakter Siswa. Jurnal Pendidikan, 17(2), 115–127.
Karwati, E., & Priansa, D. J. (2014). Kinerja dan Profesionalisme Guru. Bandung: Alfabeta.
Lagu, N. (2016). Komunikasi Antarbudaya dan Strategi Interaksi Sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 56–63.
Lestari, A., & Istyanto, S. (2020). Interaksi Komunikatif antara Guru dan Siswa di Sekolah Inklusif. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 8(3), 122–135.
Majalah GenIUS. (2020). Profil dan Program Sekolah GenIUS. Tangerang: Sekolah GenIUS.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasana, D. (2012). Pendidikan Bermutu dan Berdaya Saing. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nuraflah, S. (2017). Efektivitas Komunikasi Antarbudaya di Lembaga Pendidikan Multietnis. Jurnal Komunikasi Interkultural, 5(2), 23–31.
Patton, M. Q. (2002). Qualitative Research and Evaluation Methods (3rd ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Raisa, A. (2018). Interaksi Sosial dalam Masyarakat Multikultural. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 2(3), 77–84.
Rizka, A. (2024). Strategi Purposive Sampling dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Metodologi Sosial, 6(1), 66–72.
Sabrina, S. (2010). Peran Guru dalam Pendidikan Modern. Jurnal Pendidikan Kontemporer, 4(2), 90–98.
Samaytuha, A. (2020). Pola Komunikasi Guru dan Murid Etnis Papua di Sekolah Anak Indonesia (Skripsi). Universitas Satya Negara Indonesia.
Sari, D. (2020). Teori Interaksi Simbolik dan Aplikasinya dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 11(1), 33–40.
Sekolah GenIUS. (n.d.). Program dan Kurikulum Sekolah GenIUS. Diakses dari https://genius.sch.id/
Silfia, F. (2017). Pemaknaan dalam Teori Interaksi Simbolik George H. Mead. Jurnal Komunikasi Makna, 2(1), 41–52.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syabrina, A. (2018). Efektivitas Komunikasi dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Komunikasi, 3(1), 88–95.
Zanki, A. (2020). Simbol dan Makna dalam Interaksi Sosial. Jurnal Teori Komunikasi, 5(2), 55–63.
Zulfikar, M. (2024). Pola Komunikasi Guru dalam Membentuk Karakter Siswa di SD Negeri 1 Polihe (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Makassar.



