Konsep Diri Mahasiswa Sebagai Komunikator Dalam Proses Pembelajaran (Studi Kasus Peserta Kampus Mengajar 2)
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1507Keywords:
Konsep Diri, Komunikasi Pendidikan, Kampus MengajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana mahasiswa membentuk konsep diri mereka selama mengikuti program “Kampus Mengajar Dua” serta menelaah efektivitas peran mereka sebagai komunikator dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Terdapat lima informan yang dilibatkan, yaitu Fadli, Tari, Fatimah, Timotius, dan Avrida. Penelitian ini didasari oleh sejumlah teori, antara lain teori komunikasi, peran komunikator, konsep diri, komunikasi dalam pendidikan, strategi komunikasi pembelajaran, pola interaksi komunikasi dalam kegiatan belajar-mengajar, serta prinsip kesantunan dalam komunikasi pendidikan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan.
Temuan penelitian mengungkap bahwa kelima informan memiliki konsep diri yang positif, yang terbentuk dari dua faktor utama: faktor internal (diri sendiri) dan faktor eksternal (lingkungan sekitar). Masing-masing informan telah memahami identitas pribadi mereka, termasuk potensi, karakter, dan kondisi fisik, sehingga mampu menunjukkan kepercayaan diri dan eksistensi secara aktif dalam kegiatan mengajar di sekolah. Faktor lingkungan juga terbukti berkontribusi besar dalam memperkuat konsep diri mereka. Strategi komunikasi yang diterapkan lebih banyak berbentuk komunikasi langsung (tatap muka), yang membangun kedekatan emosional dan komunikasi efektif antara seluruh pihak yang terlibat dalam program Kampus Mengajar Dua. Dengan demikian, baik faktor individu maupun lingkungan memainkan peran penting dalam proses pembentukan konsep diri para peserta.
References
Agustiani. (2009). Psikologi Perkembangan Pendekatan Ekologi Kaitannya dengan Konsep Diri dan Penyesuaian Diri Para Remaja. Bandung: PT Refika Aditama.
Amir Hamzah. (2019). Metode Penelitian Kualitatif Rekontruksi Pemikiran Dasar serta Contoh Penerapan Pada Ilmu Pendidikan, Sosial & Humaniora. Malang: Literasi Nusantara Abadi.
Arikunto, S., (2007), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek Edisi Revisi VI. Jakarta: Rineka Apta.
Astuti & Leonard. (2012). Peran Kemampuan Komunikasi Matematika Terhadap Prestasi Belajar Matematika Peserta Didik. Jurnal Formatif, 2 (2): 104.
Brent, Ruben D. & Stewart P.Lea. (2013). Komunikasi dan Perilaku Manusia. Depok; Raja Grafindo Persada.
Bulaeng, Andi. (2004). Metodologi Penelitian Komunikasi Kontemporer.Yogyakarta: Andi.
Burns, R.B. (2005). Konsep Diri, Teori, Pengukuran, Perkembangan, dan Perilaku. Jakarta: Penerbit Arcan.
Cangara, Hafied. (2015). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo.
Capra, Fritjof. (2001). Titik Balik Peradaban: Sains, Masyarakat dan Kebangkitan Kebudayaan. Alih Bahasa: M. Thoyibi. Yogyakarta: Bentang Budaya.
Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. (2010). Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Devito, Joseph A. (2011). Komunikasi Antarmanusia. Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group.
Effendy, Onong Uchjana. (2007). Ilmu Komunikasi (Teori dan Praktik). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Erlina. (2011). Metodologi Peneltian. Medan: USU Press.
Iriantara, Yosal dan Usep Syarifudin. (2018). Komunikasi Pendidikan. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 754/2020 tentang IKU PTN dan LLDikti di Lingkungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2020.
Littlejohn, Stephen W & Karen A. Foss. (2014). Teori Komunikasi, edisi 9. Jakarta: Salemba Humanika.
Mills, G.E.2007.Action Research A Guide for the Teacher Reseacher.3rd Edition. New Jersey: Pearson Education.
Moleong, Lexy J. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Rosdakarya.
Morissan, M.A.; Wardhani, Andy Corry; Hamid, Farid. (2009). Teori Komunikasi Komunikator, Pesan, Percakapan, dan Hubungan Interpersonal (Diri). Bogor: Ghalia Indonesia.
Muhammad, Ami. (2014). Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Mulyana, Deddy. (2005). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja.
Mustayah, M., Rosmalawati, N. W. D., & Hasanah, P. L. M. (2016). Konsep Diri Klien Skizofrenia Yang Kontrol Di Puskesmas Ardimulyo Kecamatan Singosari Malang. JURNAL KEPERAWATAN, 9(1), 18-24.
Nabilah, Bunga. (2019). Peranan Komunikasi Intrapersonal Dalam Proses Pembentukan Konsep Diri Dan Perilaku Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara. Skripsi. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Nasution, M. Sholihul Amri. (2018). Konsep Diri Perempuan Pecinta Anime (Studi Deskriptif Kualitatif Konsep Diri Perempuan Pecinta Film Anime di Kota Medan). Skripsi. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Nofrion. (2016). Komunikasi Pendidikan: Penerapan Teori dan Konsep Komunikasi dalam Pembelajaran. Jakarta: Prenada Media.
Novianti, Yenni. (2017). Konsep Diri Remaja Dalam Media Sosial (Studi Deskriptif Kualitatif Konsep Diri Pada Penggunaan Media Sosial Instagram Dikalangan Pelajar SMA diKota Medan). Skripsi. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Octaviani, N., Ambarwati, W. N., Ns, E. T. N., Kep, M., & Wulanningrum, D. N. (2013). Hubungan Perubahan Fisik Pasien Kemoterapi Dengan Konsep Diri Pada Penderita Kanker Serviks di Ruang Mawar 3 RSUD Dr. Moewardi (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Panuju, Redi. (2018). Pengantar Studi (Ilmu) Komunikasi Komunikasi Sebagai Kegiatan Komunikasi Sebagai Ilmu. Jakarta: PT Prenadamedia Group Persada.
Pranowo. (2009). Berbahasa Secara Santun. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rahmawati, M., & Suryadi, E. (2019). Guru sebagai fasilitator dan efektivitas belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 4(1), 4.
Rakhmat, J. (2007). Psikologi komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rochman Natawidjaja. (2007). Rujukan Filsafat, Teori dan Praksis Ilmu Pendidikan (Topik Pohon Ilmu Pendidikan). Bandung: UPI Press Rosadakarya.
Sobur, Alex. (2013). Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N.S. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja.
Sunaryo. (2004). Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta: EGC.
Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1 ayat I.
UU RI Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 1 ayat (1).
Waluyo, Nilam Suri, Lanny Anggrani. (2021). Buku Saku Penunjang Sebagai Referensi & Inspirasi. Direktorat Sekolah Dasar: Jakarta.
Wiryanto. 2004. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Gramedia Widasarana Indonesia.
Yusuf, Syamsu. (2012). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Rosda.



