Media Interaktif Diorama Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2786Keywords:
Augmented Reality, Ekosistem, IPAS, Kurikulum Merdeka, Literasi LingkunganAbstract
Rendahnya literasi lingkungan siswa sekolah dasar menjadi tantangan krusial di tengah krisis ekosistem global, ditandai kesenjangan signifikan antara pemahaman konseptual ekosistem dan partisipasi aksi nyata akibat pembelajaran konvensional yang pasif. Penelitian ini mengembangkan dan menganalisis efektivitas media pembelajaran interaktif diorama ekosistem berbasis Augmented Reality untuk meningkatkan literasi lingkungan secara komprehensif. Penelitian Research and Development menggunakan model ADDIE dengan desain one group pretest-posttest pada tahap implementasi. Subjek meliputi 2 ahli media, 2 ahli materi, 2 guru, serta 18 siswa kelas V sebagai responden uji coba. Data dikumpul melalui angket validitas/kepraktisan dan tes literasi lingkungan (pretest-posttest). Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan paired sample t-test setelah uji normalitas-homogenitas. Hasil menunjukkan media memenuhi kriteria validitas sangat baik, kepraktisan sangat baik, serta efektif meningkatkan literasi lingkungan secara signifikan. Media diorama AR menjembatani action gap melalui pengalaman imersif yang mengubah konsep abstrak menjadi aksi konkret, mendukung Kurikulum Merdeka secara general. Implikasi penelitian memperkaya repertoar IPAS digital dan fasilitasi profil pelajar Pancasila bertanggung jawab lingkungan.
References
Alfitriani, N., Maula, W. A., & Hadiapurwa, A. (2021). Penggunaan media augmented reality dalam pembelajaran mengenal bentuk rupa bumi. Jurnal Penelitian Pendidikan, 38(1), 30–38. https://doi.org/10.15294/jpp.v38i1.30698.
Daniyarti, W. D. (2022). Pendidikan literasi lingkungan sebagai penunjang pendidikan akhlak lingkungan. Tamaddun Journal of Islamic Studies, 1(2), 89–101. https://doi.org/10.55657/tajis.v1i2.43.
Dewi, L. N. P. K., Astawan, I. G., & Suarjana, I. M. (2021). Belajar ekosistem dengan media pembelajaran audiovisual berbasis aplikasi Filmora untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 4(3), 493. https://doi.org/10.23887/jp2.v4i2.37138.
Feranita, D., Karyanto, & Oetomo, P. (2021). Pengaruh penerapan media pembelajaran augmented reality ECO-AR 1-3 terhadap peningkatan dimensi ecological knowledge dalam konsep literasi lingkungan. Proceeding Biology, 15, 414–420.
Fitriani, R. A., Suryana, D., & Zulkarnaen, R. H. (2023). Penggunaan media diorama dalam pembelajaran IPA materi ekosistem untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Campaka. JPPD: Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar, 10(2), 94–99.
Haifaturrahmah, H., Hidayatullah, R., & Mariyati, Y. (2022). Pelatihan pembuatan media pembelajaran diorama sebagai upaya meningkatkan profesionalisme guru sekolah dasar. Jurnal Andimas Patikala, 1(4), 227–233.
Herawati, I. A. M., Sindu Putra, I. B. K., & Suyanta, I. W. (2023). Meningkatkan literasi lingkungan anak usia 5-6 tahun melalui proyek eco enzyme. Kumara Cendekia, 11(3), 251. https://doi.org/10.20961/kc.v11i3.76862
Irawati, H., Aprilia, N., & Saifuddin, M. F. (2024). Literasi lingkungan mahasiswa keguruan environmental literacy of teaching students. Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi, 7(2023), 91–97.
Megantari, K., Margunayasa, I. G., & Agustiana, I. G. (2021). Belajar sumber daya alam melalui media komik digital. MIMBAR PGSD Undiksha, 9(1), 139. https://doi.org/10.23887/jjpgsd.v9i1.34251
Miterianifa, M., & Mawarni, M. F. (2024). Penerapan model pembelajaran literasi lingkungan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan. Jurnal Sains dan Edukasi Sains, 7(1), 68–73. https://doi.org/10.24246/juses.v7i1p68-73
Oktaviani, V. M., Muktadir, A., & Tarmizi, P. (2020). Pengaruh cerita anak bergambar terhadap kemampuan berbicara siswa kelas 2 SD Negeri Gugus 1 Kota Bengkulu. JURIDIKDAS: Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 3(1), 33–42.
Prabowo, E., & Wakhudin, W. (2024). Pengembangan media augmented reality (AR) untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas 4 SD Negeri 3 Linggasari. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(2), 591–https://doi.org/10.53299/jppi.v4i2.552
Sihombing, Y., Haloho, B., & Napitu, U. (2023). Problematika guru dalam pemanfaatan media pembelajaran. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 8(2), 725. https://doi.org/10.58258/jupe.v8i2.5611
Suhelayanti, Z., S., & Rahmawati, I. (2023). Pembelajaran ilmu pengetahuan alam sosial (IPAS). Penerbit Yayasan Kita Menulis.
Sulandari. (2020). Analisis terhadap metoda pembelajaran klasikal dan metoda pembelajaran e-learning di lingkungan Badiklat Kemhan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(02), 121–132. https://doi.org/10.59141/japendi.v1i02.16
Titin, T., Yuniarti, A., Shalihat, A. P., Amanda, D., Ramadhini, I. L., & Virnanda, V. (2023). Memahami media untuk efektifitas pembelajaran. JUTECH: Journal Education and Technology, 4(2), 111–123. https://doi.org/10.31932/jutech.v4i2.2907



