Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Minat Siswa dalam Melanjutkan Pendidikan di SMAN 1 Arse
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2803Keywords:
Minat, Pendidikan, SMAN 1 ArseAbstract
Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan. Dengan pendidikan, akan mengarahkan kita pada masa depan yang kita inginkan. Pendidikan adalah suatu proses interaktif yang dilakukan oleh manusia dengan lingkungannya, secara sadar dan terencana untuk dapat berkembang secara maksimal, baik secara fisik maupun mental. minat dinyatakan melalui pernyataan kesukaan terhadap suatu hal dibandingkan yang lain, yang dibuktikan dengan keikutsertaan dalam suatu kegiatan. Penelitian ini mengenai tentang faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa di SMAN 1 ARSE untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dengan menggunakan penelitian deskriptif bertujuan untuk memperoleh gambaran sebenarnya sehubungan dengan minat siswa SMAN 1 ARSE untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi secara aktual dengan memperoleh informasi dari berbagai sumber untuk memahami lebih jauh faktor yang mempengaruhi minat siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hasil menunjukkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi minat siswa SMAN 1 ARSE dalam melanjutkan yaitu faktor ekonomi, kurangnya motivasi, dan lingkungan sosial.
References
Adawiah, R. (2017). Pola Asuh Orang Tua Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Anak (Studi pada Masyarakat Dayak di Kecamatan Halong Kabupaten Balangan). Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 7(1), 33–48.
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Hakim, A. M. (2025). Islamic Unity?: Why Is The Ummah Not United And How To United it?? Journal of Islamic And Interdisciplinary Research, 1(2), 25–35. https://ejurnal.rawaarasy.org/index.php/JIIR/issue/view/3
Iskandar, W. (2019). Kemampuan Guru Dalam Berkomunikasi Terhadap Peningkatkan Minat Belajar Siswa di SDIT Ummi Darussalam Bandar Setia. AR-RIAYAH?: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(2), 135. https://doi.org/10.29240/jpd.v3i2.1126
Kruger, H., & Kruger, J. (2017). Cognition and Reception. The Handbook of Translation and Cognition, 1998, 71–89. https://doi.org/10.1002/9781119241485.ch4
Kurniawan, M. I. (2015). Tri pusat pendidikan sebagai sarana pendidikan karakter anak sekolah dasar. JOURNAL PEDAGOGIA, 4(1), 41–49.
Nunzairina. (2020). Dinasti Abbasiyah: Kemajuan Peradaban Islam, Pendidikan, dan Kebangakitan Kaum Intelektual. JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam), 3(2), 93. https://doi.org/10.30829/juspi.v3i2.4382
Rasidin, R., Husarida, H., & Febrilita, N. F. (2025). The Role of Youth Activities in the Development of Non-Formal Islamic Education in Rimbo Bujang District, Tebo Regency, Jambi Province. Journal of Islamic and Interdisciplinary Research, 1(1). https://ejurnal.rawaarasy.org/index.php/JIIR/article/view/15.
Saputra, M. R. A., Jannah, F., & Rambe, R. N. (2023). Implementasi Kegiatan Pojok Baca Untuk Meningkatkan Minat dan Literasi Membaca Peserta Didik di Madrasah Aliyah Negeri Sumenep. EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia), 3(2), 89. https://doi.org/10.30821/eunoia.v3i2.3107
Sodikin, A. (2019). Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderat Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 76–86.
Sri Yustikia, N. W. (2019). Pentingnya Sarana Pendidikan Dalam Menunjang Kualitas Pendidikan Di Sekolah. Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu, 4(2), 1. https://doi.org/10.25078/gw.v4i2.1053
Yustiyawan, R. H. (2019). Penguatan Manajemen Pendidikan Dalam Mutu Pendidikan Tinggi Studi Kasus di STIE IBMT Surabaya. Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan, 4(1), 1. https://doi.org/10.26740/jdmp.v4n1.p1-10



