Penerapan P5: Kegiatan Mengolah Sampah Menjadi Barang Berkualitas
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2804Keywords:
Implementasi P5, Kolase, Pengolahan LimbahAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai alternatif solusi permasalahan terkait pelaksanaan Proyek Pemantapan Profil Siswa Pancasila (P5) di Taman kanak-kanak (TK). Tim pengabdian kepada masyarakat terlebih dahulu memberikan materi kepada guru-guru TK dan sekolah dasar terkait P5 gaya hidup berkelanjutan, dengan tema pembuatan kolase dari sampah plastik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Menyajian materi disampaikan oleh ketiga narasumber, ditayangkan pula video proses pembuatan kolase. Kemudian, guru TK dan TPA Raudhatul Qur’an melakukan praktik pembuatan kolase dari sampah plastik. Langkah-langkah pembuatan kolase dari sampah plastik yaitu menyiapkan pola gambar, kemudian memotong sampah plastik sesuai pola, dan terakhir menempelkannya sesuai pola. Diharapkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, guru-guru TK dan TPA Raudhatul Qur’an dapat menerapkan kegiatan yang dilakukan dalam proses pembelajaran.
References
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Dahliyana, A. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Di Sekolah. Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum, 15(1), 54–64.
Dimmock., C., & Walker., A. (2002). School leadership in context societal and organizational cultures. Bell (Eds.). The principles and practice of educational management.Paul Chapman.
Hariandi, A., Dwitama, D. B. D. P., Rahman, N. A., Ramadhani, R., & Yunsacintra, Y. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 10155–10161. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3328
Hermawansyah. (2025). Eco-Pesantren-Based Islamic Education Management. FITRAH Jurnal Studi Pendidikan, 16(1), 102–114. https://doi.org/https://doi.org/10.47625/fitrah.v16i1.982
Matsumoto, H., & Tsuneda, M. M. (2019). Teachers’ beliefs about literacy practices for young children in early childhood education and care settings. International Journal of Early Years Education, 27(4), 441–456. https://doi.org/10.1080/09669760.2018.1547630
Prasetiya, B., Rofi, S., Setiawan, B. A., Jember, U., & Jember, U. (n.d.). Penguatan nilai ketauhidan dalam praksis pendidikan islam. III(1), 1–15.
Pusmendik. (2021). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, 1–108.
Putri, A. F., & Iskandar, W. (2020). Paradigma thomas kuhn: revolusi ilmu pengetahuan dan pendidikan. NIZHAMIYAH, x(2), 94–106.
Rasidin, R., Husarida, H., & Febrilita, N. F. (2025). The Role of Youth Activities in the Development of Non-Formal Islamic Education in Rimbo Bujang District, Tebo Regency, Jambi Province. Journal of Islamic and Interdisciplinary Research, 1(1). https://ejurnal.rawaarasy.org/index.php/JIIR/article/view/15.
Saleh, S. (2014). Agama, Kepercayaan, dan Kelestarian Lingkungan Studi terhadap Gaya Hidup Orang Rimba Menjaga Lingkungan di Taman Nasional Bukit Dua Belas (Tnbd)-Jambi. Jurnal Kawistara, 4(3).
Sudrajat, A. (2011). Mengapa pendidikan karakter? Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 47–58.
Suntana, I., Rusliana, I., Asdak, C., & Gazalba, L. (2023). Ideological distrust: re-understanding the debate on state ideology, normalization of state-religion relationship, and legal system in Indonesia. Heliyon, 9(3), e14676. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e14676
Wiyani, N. A. (2023). Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila dalam kurikulum merdeka di lembaga paud. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 23–35.



