Tradisi Alat Musik Canang Tradisional Sebagai Media Hiburan Adat Pernikahan Suku Alas Aceh Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1154Kata Kunci:
Tradisi, Alat Musik Canang, Ritual Perkawinan, Sunat Rasul Penyambutan TamuAbstrak
Penelitian ini mengkaji bagaimana Tradisi alat musik canang tradisional sebagai media hiburan adat pernikahan suku alas aceh tenggara. Apa fungsi canang tradisional sebagai media hiburan adat pernikahan Suku Alas Aceh Tenggara. Metode penelitian adalah deskriptif dan kualitatif, sumber datanya observasi, wawancara, seniman, tokoh adat, masyarakat, dan orang-orang berpengalaman tentang hal ini. serta terlibat memainkan alat musik Canang trasional di Desa natam kecamatan Badar. Canang adalah salah satu alat musik tradisional yang biasanya ditemukan dalam budaya Alas Alat musik ini sering digunakan dalam berbagai ritual adat, termasuk dalam upacara pernikahan. Canang pada dasarnya merupakan wadah kecil berbentuk bulat atau persegi yang berisi bunga dan biasanya disertai dengan canang ayan yang berbeda atau musik tradisional lainnya. Meskipun canang lebih dikenal sebagai bagian dari media upacara keagamaan, tetapi juga perannya dalam upacara perkawinan, Sunat Rasul dan Penyambutan tamu.
Referensi
Daulay, M. (2018). Tradisi Musik Canang: Kajian Etnomusikologi pada Suku Alas. Jurnal Warisan Budaya, 5(2), 101–112.
Harun, A. (2014). Musik Tradisional dalam Perspektif Budaya Lokal. Banda Aceh: Pustaka Lam Jabat.
Iwabuchi, A. Adat dan Reusan masyarakat Suku Alas dan Gayo kabupaten Aceh Tenggara Daerah Tingkat II : Aceh Tenggara LAKA Kutacane.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kreemer, A, (tt) Bachtiar Keanekaragamaan Suku dan Budaya di Aceh
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung Alfabeta.
Sulaiman, T. (2015). Seni Tradisi dalam Masyarakat Aceh. Banda Aceh: Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh.
Tarigan, R. M. (2020). Peran Musik Canang dalam Upacara Adat Alas di Aceh Tenggara. Jurnal Seni Musik dan Budaya, 8(1), 44–53.
Zainuddin, A. (2017). Musik Tradisional sebagai Media Sosial Budaya: Studi pada Komunitas Adat di Aceh. Jurnal Ilmu Budaya, 15(2), 123–136.



