Proses Kreatif dalam Produksi Video Iklan untuk Branding SangSanguniv Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1377Kata Kunci:
Branding, Proses Kreatif, Soft Selling, Teori Wallas, Video IklanAbstrak
Proyek ini bertujuan untuk menggambarkan proses kreatif dalam produksi video iklan promosi untuk branding SangSanguniv Indonesia dengan pendekatan teori Wallas. Proses produksi dilakukan melalui empat tahapan utama yaitu persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasi partisipatif dan dokumentasi proses produksi. Hasil dari proyek ini adalah video berdurasi satu menit tiga puluh detik yang menampilkan kegiatan pemuda dalam berbagai kelas seperti dance, vokal, dan bahasa Korea. Video disusun dengan pendekatan soft selling dan visual storytelling yang emosional dan sinematik. Evaluasi internal dan eksternal menunjukkan bahwa video iklan ini efektif dalam menyampaikan pesan branding kepada target audiens, yakni generasi muda. Penerapan teori Wallas terbukti mampu memandu proses kreatif secara terstruktur dan menghasilkan konten yang komunikatif dan relevan secara visual.Referensi
Asari, S., Prasetyo, R., & Lestari, N. (2023). Strategi Komunikasi Digital di Era Media Sosial: Antara Interaktivitas dan Efektivitas. Jurnal Komunikasi Digital Indonesia, 3(2), 65–75.
Aulia, N., Safitri, D., & Muktiyasari, R. (2024). Pengaruh Iklan Emosional Terhadap Respons Audiens Gen Z. Jurnal Media Kreatif, 6(1), 44–52.
Rachmad, F., Susanti, L., & Wijaya, M. (2023). Peran Nilai Unik dalam Membangun Brand Awareness Melalui Media Sosial. Jurnal Komunikasi dan Bisnis Digital, 2(3), 89–98.
Rosyidah, S., Parry, J., & Aiello, G. (2025). Visual Communication in Social Change Campaigns. Yogyakarta: Penerbit Komunika Nusantara.
Soehadi, A. (2021). Branding dan Loyalitas Konsumen dalam Industri Kreatif. Jurnal Manajemen Strategis, 4(2), 101–112.
Wallas, G. (1926). The art of thought. New York: Harcourt, Brace & Company.



