Analisis Ekosistem Laut: Pemanfaatan Hutan Mangrove Sebagai Habitat untuk Organisme Laut
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1491Kata Kunci:
Habitat, Hutan Mangrove, Organisme LautAbstrak
Tulisan ini menguraikan tentang fungsi ekosistem hutan mangrove sebagai tempat tinggal bagi organisme laut dengan menggunakan analisis deskriptif. Data diambil dari berbagai sumber yang relevan dan kemudian dijelaskan lebih mendalam. Informasi yang didapat menunjukkan bahwa hutan mangrove di Indonesia diperkirakan memiliki luas sekitar 4,25 juta hektar, yang hanya merupakan sekitar 2% dari total luas daratan. Meskipun demikian, nilai ekonomi dan lingkungan dari ekosistem ini tidak dapat diabaikan, sehingga keberadaannya harus dilestarikan. Sebagai area peralihan antara ekosistem darat dan laut, ekosistem mangrove sudah lama diakui memiliki berbagai fungsi dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan biologis pada ekosistem pesisir. Ekosistem hutan mangrove merupakan tempat yang vital bagi organisme laut. Biasanya, ekosistem ini didominasi oleh moluska dan krustasea. Moluska tersebut sebagian besar terdiri dari Gastropoda dan didominasi oleh dua keluarga, yaitu Potamidae dan Ellobiidae. Untuk krustasea, mayoritas terdiri dari Brachyura. Beberapa spesies fauna mangrove juga dikenal sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi yang signifikan, seperti Terebralia palustris, Telescopium telescopium (Gastropoda), Anadara kuno, Coaxans polymesoda, Ostrea cucullata (Bivalvia), serta Scylla serrate, S. olivacea, Portunus pelagicus, Epixanthus dentatus, dan Labnanium politum (Crustacea).Referensi
Karimah, K. (2017). Peran Ekosistem Hutan Mangrove Sebagai Habitat Untuk Organisme Laut. Jurnal Biologi Tropis, 17(2), 51–57. https://doi.org/10.29303/jbt.v17i2.497
Kustanti, A. (2011). Manajemen Hutan Mangrove. IPB Press.
Lita Sumiyati, S. J. (2017). Nilai Ekologis Ekosistem Hutan Mangrove. Jurnal Biologi Tropis, 17(1). https://doi.org/10.29303/jbt.v17i1.389
Nagelkerken, I., Blaber, S. J. M., Bouillon, S., Green, P., Haywood, M., Kirton, L. G., Meynecke, J. O., Pawlik, J., Penrose, H. M., Sasekumar, A., & Somerfield, P. J. (2008). The habitat function of mangroves for terrestrial and marine fauna: A review. Aquatic Botany, 89(2), 155–185. https://doi.org/10.1016/j.aquabot.2007.12.007
Putriningtias, A., Faisal, T. M., Komariyah, S., Bahri, S., & Akbar, H. (2019). Keanekaragaman Jenis Kepiting Di Ekosistem Hutan Mangrove Kuala Langsa, Kota Langsa, Aceh. Jurnal Biologi Tropis, 19(1), 101–107. https://doi.org/10.29303/jbt.v19i1.1074
Redjeki, S., Arif, M., Hartati, R., & Pinandita, L. K. (2017). Kepadatan Dan Persebaran Kepiting (Brachyura) Di Ekosistem Hutan Mangrove Segara Anakan Cilacap. Jurnal Kelautan Tropis, 20(2), 131. https://doi.org/10.14710/jkt.v20i2.1739
Tropis, J. B. (2017). Peran Ekosistem Hutan Mangrove Sebagai Habitat Untuk Organisme Laut. Jurnal Biologi Tropis, 17(2), 51–58.
Uddin, M. N., Reza, M. S., & Jamil AHM, N. (2018). Assessment Water Quality and Seasonal Variations Based on Aquatic Biodiversity of Sundarbans Mangrove Forest, Bangladesh. Journal of Current Chemical and Pharmaceutical Sciences, 08(01), 6–15. https://doi.org/10.21767/2277-2871.1000109
Wahyudi, A. (2022). Pemanfaatan Ekosistem Hutan Mangrove Sebagai Habitat Untuk Biota Laut. Jurnal Biosense, 5(2), 131–143. https://doi.org/10.36526/biosense.v5i2.2345
Zainuri, A. M., Takwanto, A., & Syarifuddin, A. (2017). Konservasi Ekologi Hutan Mangrove Di Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo. Jurnal Kehutanan, 14, 1–7.



