Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keterlibatan Siswa dalam Belajar di TPQ Ats-Tsaqofah
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1494Kata Kunci:
Faktor Individu, Keterlibatan Siswa, Lingkungan PembelajaranAbstrak
Keterlibatan siswa dalam belajar adalah elemen penting dalam keberhasilan pembelajaran yang mencakup dimensi perilaku, emosional, dan kognitif. Selain itu keterlibatan siswa juga faktor yang mempengaruhi akademik, siswa yang aktif dalam proses pembelajaran cenderung memiliki motifasi belajar yang kuat sehingga memiliki prestasi akademik yang baik Artikel ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan siswa dalam pembelajaran di kelas, baik dari sisi individu maupun lingkungan. Faktor individu meliputi motivasi,emosi, dan keyakinan diri siswa, sementara faktor lingkungan mencakup dukungan keluarga, hubungan dengan teman sebaya, interaksi dengan guru, serta iklim sekolah. Studi ini juga menyoroti pentingnya peran guru dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif melalui pendekatan interaktif dan relevan dengan kebutuhan siswa. Dengan memahami faktor-faktor yang berpengaruh, pendidik dapat merancang strategi yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa, sehingga berdampak positif pada pencapaian hasil belajar dan pembentukan sikap positif terhadap pendidikan.Referensi
Ames, C., & Archer, J. (1988). Achievement goals in the classroom: Students' learning strategies and motivation processes. Journal of Educational Psychology, 80(3), 260–267.
Appleton, J. J., Christenson, S. L., Kim, D., & Reschly, A. L. (2006). Measuring cognitive and psychological engagement: Validation of the student engagement instrument. Journal of School Psychology, 44(5), 427–445.
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Azis, Y. A. (2023, May 10). Studi pustaka: Pengertian, tujuan, sumber, dan metode. Deepublish Store. https://deepublishstore.com/blog/studi-pustaka/
Connell, J. P. (2004). Academic engagement and motivation: Definitions, theory, and evidence. In Handbook of child psychology (pp. 243–310). Wiley.
Fahmi, Z. (2013). Indikator pembelajaran aktif dalam konteks pengimplementasian pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM). Al-Ta’lim Journal, 20(1), 278–284. https://doi.org/10.15548/jt.v20i1.24
Fatmawati, S., Pujiastuti, W., & Mahpudz, A. (2018). Peran guru PKn dalam mengembangkan partisipasi siswa di SMP Negeri 14 Palu. Edu Civic Media Publikasi Prodi PPKN, 6(2), 82–94. http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/EduCivic/article/view/11217/8664
Fikrie, F., & Ariani, L. (2019). Keterlibatan siswa (student engagement) di sekolah sebagai salah satu upaya peningkatan keberhasilan siswa di sekolah. Prosiding Seminar Nasional & Call Paper, 103–110.
Galugu, N. S., & Baharuddin, B. (2017). Hubungan antara dukungan sosial, motivasi berprestasi, dan keterlibatan siswa di sekolah. Journal of Islamic Education Management, 3(2), 53–64. Fredricks, J. A., Blumenfeld, P. C., & Paris, A. H. (2004). School engagement: Potential of the concept, state of the evidence. Review of Educational Research, 74(1), 59–109.
Handoko, A., et al. (2024). Creative thinking: The effect of green school-based project based learning (PjBL) model. E3S Web of Conferences, 482, 04016. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202448204016
Juwita, D., Suryani, N., & Suryadi, D. (2015). Keterlibatan siswa dalam pembelajaran: Dimensi dan indikatornya. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20(2), 123–134.
Lestari, A. G. (2018). Implementasi model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan keterampilan abad 21.
Purbarani, D. A. (2023). Analisis penerapan model pembelajaran berbasis proyek pada pembelajaran IPAS dalam menumbuhkan sikap kerjasama dan kreativitas siswa kelas IV SD Negeri Lempuyangan 1.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78.
Sa'adah, U., & Ariati, J. (2020). Hubungan antara student engagement (keterlibatan siswa) dengan prestasi akademik mata pelajaran matematika pada siswa kelas XI SMA Negeri 9 Semarang. Jurnal EMPATI, 7(1), 69–75. https://doi.org/10.14710/empati.2018.20148
Sa'adah, U., & Ariati, J. (2020). Hubungan antara student engagement (keterlibatan siswa) dengan prestasi akademik mata pelajaran matematika pada siswa kelas XI SMA Negeri 9 Semarang. Jurnal EMPATI, 7(1), 69–75. https://doi.org/10.14710/empati.2018.20148
Saeed, S., & Zingier, D. (2012). Student engagement in high school classrooms from the students' perspective. Education, 133(1), 29–41.
Skinner, E. A., & Belmont, M. J. (1993). Motivation in the classroom: Reciprocal effects of teacher behavior and student engagement across the school year. Journal of Educational Psychology, 85(4), 571–581.
Sulyanti, D. (2019). Pengaruh keaktifan berorganisasi terhadap prestasi belajar siswa Madrasah Aliyah Aisyiyah Cabang Makassar Kota Makassar. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Makassar.
Suryanti, S. (2020). Penerapan model PJBL upaya peningkatan kreativitas mahasiswa.
Wentzel, K. R. (1997). Student motivation in middle school: The role of perceived pedagogical caring. Journal of Educational Psychology, 89(3), 411–419.
Wentzel, K. R. (2009). Students' relationships with teachers as predictors of academic and social behavior in middle school. Child Development, 80(2), 555–572.
Widiastuti, A., & Taat, W. (2024). Meningkatkan sikap peserta didik melalui social action project dan project based learning. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(2), 107–118. https://doi.org/10.24246/j.js.2024.v14.i2.p107-118.



