Persepsi Guru TK dan SD Terhadap Pelaksanaan Transisi PAUD-SD di RA Iththihadul Wathoniyah dan PAUD Kurnia-SD Negeri 200117/26 di Padangsidimpuan

Penulis

  • Yeni Elviza Febrianti STIT Hasyim Asy’ari Padangsidimpuan
  • Novita Sari STIT Hasyim Asy’ari Padangsidimpuan
  • Mirna Wanti Ritonga STIT Hasyim Asy’ari Padangsidimpuan
  • Uswatul Hasni Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2805

Kata Kunci:

Anak Usia Dini, Persepsi Guru, Transisi TK-SD

Abstrak

Pada masa PAUD anak dibimbing untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan yang mendukung anak tersebut dalam menjalani jenjang selanjutnya. Transisi PAUD-SD adalah proses perpindahan kegiatan belajar dan pemerolehan pengalaman oleh anak didik dari PAUD atau TK menjadi peserta didik SD, dengan proses pembelajaran dan adaptasi pada situasi serta keadaan yang baru. Sekolah harus menganggap bahwa anak yang masuk ke sekolah dasar memiliki kesiapan dan kemampuan dasar yang sama sehingga tujuan pembelajaran pada kelas awal dapat disesuaikan dengan tahapan perkembangan peserta didik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi guru TK dan SD terhadap pelaksanaan transisi PAUD-SD. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penetian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di RA Iththihadul Wathoniyah dan PAUD Kurnia serta SD Negeri 200117/26 Padangsidimpuan tentang bagaimana pemahaman guru TK dan SD tentang pelaksanaan transisi PAUD-SD ditemukan bahwa pemahaman tentang transisi PAUD ke SD oleh guru TK dan SD sudah baik. Penelitian yang dilakukan di RA Iththihadul Wathoniyah dan PAUD Kurnia mengungkapkan bahwa kesiapan anak usia dini untuk memasuki Sekolah Dasar (SD) dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik yang bersifat kognitif, sosial-emosional, maupun fisik. Guru sepakat bahwa anak-anak yang memiliki keterampilan sosial yang baik, seperti mampu berbagi, bergiliran, atau bekerja sama dengan teman-temannya, cenderung lebih siap memasuki SD. Berdasarkan hasil analisis data angket persepsi Guru SD terhadap pelaksanaan pembelajaran adalah sebesar 80% yang artinya jika diinterperstasikan ke dalam intersperstasi skor termasuk ke dalam kategori sangat baik.

Referensi

Afnida, M., & Suparno, S. (2020). Literasi dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Persepsi dan Praktik Guru di Prasekolah Aceh. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 971. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.480

Assingkily, M. S., & Hardiyati, M. (2019). Analisis perkembangan sosial-emosional tercapai dan tidak tercapai siswa usia dasar. Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education, 2(2), 19-31. https://www.academia.edu/download/110632932/3016.pdf.

Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.

Basyiroh, I. (2017). Program Pengembangan Kemampuan Literasi Anak Usia Dini. Tunas Siliwangi, 3(2), 120–134.

Faiz, A., Parhan, M., & Ananda, R. (2022). Paradigma Baru dalam Kurikulum Prototipe. Edukatif?: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 1544–1550. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.2410

Febry, R. S., Rasidin, R., & Thontawi, M. (2025). The Efforts of Acts and Morals Teachers in Guiding Religious Moderation at State Tsanawiyah Madrasah 2, Jambi City. Journal of Islamic and Interdisciplinary Research, 1(1). https://ejurnal.rawaarasy.org/index.php/JIIR/article/view/14.

Hakim, A. M. (2025). Islamic Unity?: Why Is The Ummah Not United And How To United it?? Journal of Islamic And Interdisciplinary Research, 1(2), 25–35. https://ejurnal.rawaarasy.org/index.php/JIIR/issue/view/3

Hastuti, I. B., Asmawulan, T., & Fitriyah, Q. F. (2022). Asesmen PAUD Berdasar Konsep Merdeka Belajar Merdeka Bermain di PAUD Inklusi Saymara. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6651–6660. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2508

Masitah, W., Sitepu, J. M., Nasution, M., & Ginting, N. (2022). Pelatiahan Manajemen Administrasi Lembaga Paud Berbasis Instrumen Penilaian Prasyarat Akreditasi Di Desa Marindal. Martabe?: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(8 T), 3048–3055.

Rahayu, C., Warlizasusi, J., Ifnaldi, I., & Khairiah, D. (2022). Concept analysis of the independent learning curriculum in the mass of covid 19 at early childhood education institutions. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 25–37. https://doi.org/10.24042/ajipaud.v5i1.11459

Rasidin, R., Husarida, H., & Febrilita, N. F. (2025). The Role of Youth Activities in the Development of Non-Formal Islamic Education in Rimbo Bujang District, Tebo Regency, Jambi Province. Journal of Islamic and Interdisciplinary Research, 1(1). https://ejurnal.rawaarasy.org/index.php/JIIR/article/view/15.

Rizqia, M., Iskandar, W., Simangunsong, N., & Suyadi, S. (2019). Analisis Psikomotorik Halus Siswa Ditinjau dari Keterampilan Menggambar Anak Usia Dasar SD. Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education, 2(2), 45–53. https://doi.org/10.15575/al-aulad.v2i2.5212

Sullivan, A., & Bers, M. U. (2016). Robotics in the early childhood classroom: learning outcomes from an 8-week robotics curriculum in pre-kindergarten through second grade. International Journal of Technology and Design Education, 26(1), 3–20. https://doi.org/10.1007/s10798-015-9304-5

Wildová, R., & Kropá?ková, J. (2015). Early Childhood Pre-reading Literacy Development. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 191, 878–883. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.04.418

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-01-31

Terbitan

Bagian

Table of Content | Articles