Hubungan Simbiotik antara Organisme Hidup
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2662Keywords:
Ekosistem, Komensalisme, Parasitisme, SimbiosisAbstract
Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk simbiosis pada tumbuhan melalui observasi lapangan di kawasan perkotaan, pedesaan, dan area alami di Indonesia, dengan fokus mengidentifikasi interaksi mutualisme, komensalisme, serta parasitisme yang memengaruhi struktur dan stabilitas ekosistem. Data dikumpulkan secara sistematis melalui pencatatan visual, dokumentasi fotografis, dan deskripsi spesies, mencakup contoh mutualisme seperti penyerbukan lebah pada tumbuhan berbunga serta asosiasi mikoriza yang meningkatkan penyerapan nutrisi, komensalisme pada epifit seperti anggrek (Phalaenopsis spp., Dendrobium spp.) dan paku (Asplenium nidus) yang tumbuh pada pohon inang tanpa merugikan, serta parasitisme oleh tali putri (Cuscuta spp.) dan benalu (Loranthus spp., Dendrophthoe spp.) yang menyebabkan gangguan pertumbuhan hingga kematian inang melalui haustoria. Hasil menunjukkan simbiosis berperan fundamental dalam dinamika ekosistem, mendukung produktivitas primer, biodiversitas vertikal, dan adaptasi, meskipun parasitisme menimbulkan tantangan ekologis-ekonomis, sehingga diperlukan studi lanjutan untuk strategi konservasi dan pengelolaan di tengah perubahan lingkungan.
References
Arum, Rafika Sekar, and Fresti Ananda Sari. 2025. “Interaksi Tak Terlihat Menguak Mutualisme, Komensalisme.” Jurnal Sains Student Research 3(4):1076–83. doi: https://doi.org/10.61722/jssr.v3i4.6070.
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Astuti, I. P., Sari, L. T., & Supriatna, N. 2019. “Keanekaragaman Epifit Vaskular Pada Pohon di Hutan Dataran Rendah Kalimantan Timur.” Jurnal Biologi Tropis 2(1):10–18. doi: https://doi.org/10.29303/jbt.v2i1.79.
Dewi, Dini Harizka. 2024. “Menjelajahi Interaksi Antarorganisme Dan Lingkungan Explore Interactions between Organism and The Environment.” Scientica 2(9):142–47.
Isnaini, Khoirrun Yuridillah, Nurmala Siska Dewi, and Nurul Hasanah. 2025. “Manfaat Simbiosis Mutualisme Terhadap Keanekaragaman Hayati Ekosistem Hutan.” Jurnal Ilmu Nusantara (JINU) 2(5):1011–17. doi: https://doi.org/10.61722/jinu.v2i5.6044.
Manggalar, Ajie Cahya, and Winarno. 2022. “PARADOKS SIMBIOSIS MUTUALISME DALAM KEHIDUPAN HEWAN SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA LUKIS.” Sakala Jurnal Seni Rupa Murni 3(1):115–26.
Purba, Rosma, Ruth Sahana Manalu, Tirza Grace Simamora, and Meilinda Suriani Harefa. 2023. “Interaksi Organisme Terhadap Perubahan Lingkungan: Studi Kasus Dalam Ekologi Hutan.” JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2(2):100–108. doi: https://doi.org/10.58169/jwikal.v2i2.246.
Siregar, A. M., Hasyim, A., & Pujiastuti, Y. 2020. “Potensi Tumbuhan Parasit Tali Putri (Cuscuta Spp.) Sebagai Gulma Pada Tanaman Budidaya Di Lahan Pertanian.” Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia 24(1):1–8. doi: https://doi.org/10.22146/jpti.24.1.6666.
Supriadi, S., Purnomo, H., & Hartana, A. 2021. “Identifikasi Dan Karakteristik Tumbuhan Parasit Benalu (Loranthaceae) Pada Tanaman Kehutanan Di Jawa Barat. Buletin Plasma Nutfah.” Buletin Plasma Nutfah 27(1):1–10. doi: https://doi.org/10.21082/bltn.v27n1.2021.p1-10.
Widyastuti, R., Sumiati, E., & Handayani, S. 2020. “Peran Jamur Mikoriza Arbuskular Dalam Meningkatkan Toleransi Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Terhadap Cekaman Kekeringan.” Jurnal Biologi Indonesia 16(2):177–86. doi: DOI: https://doi.org/10.14203/jbi.v16i2.3831.



