Politik Makna dalam Pemberitaan Sekolah Rakyat: Analisis Komunikasi Media Online Tribun-Timur.com
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2686Keywords:
Politik Makna, Framing Media, Kebijakan Pendidikan, Sekolah RakyatAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis politik makna dalam pemberitaan Program Sekolah Rakyat pada media online Tribun-Timur.com dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini memadukan analisis framing model Entman dan analisis wacana kritis Fairclough untuk mengkaji bagaimana kebijakan pendidikan direpresentasikan, aktor negara ditampilkan, serta makna sosial tentang peran negara dalam pendidikan dibangun melalui teks media. Data penelitian berupa teks berita Tribun-Timur.com yang dipilih secara purposive, mencakup fase peluncuran program, tantangan implementasi, kritik publik, hingga narasi dampak kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan Sekolah Rakyat merefleksikan praktik politik makna melalui konstruksi narasi dan framing kebijakan. Pada fase awal, Sekolah Rakyat cenderung dibingkai sebagai simbol kehadiran negara yang berpihak pada kelompok rentan, dengan pendidikan dimaknai sebagai instrumen keadilan sosial. Seiring waktu, muncul narasi tantangan dan kritik publik yang menghadirkan pengujian terhadap efektivitas dan keberlanjutan kebijakan. Di tengah dinamika tersebut, media juga menampilkan kembali narasi dampak dan testimoni aktor lokal sebagai bentuk penguatan legitimasi kebijakan. Penelitian ini menegaskan peran media online sebagai arena produksi dan negosiasi makna dalam diskursus kebijakan pendidikan.
References
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Benford, R. D., & Snow, D. A. (2000). Framing processes and social movements: An overview and assessment. Annual Review of Sociology, 26, 611–639. https://doi.org/10.1146/annurev.soc.26.1.611
Coe, K., & Kuttner, P. J. (2018). Education reform and the media: Framing, politics, and public discourse. Educational Policy, 32(1), 58–85. https://doi.org/10.1177/0895904816681529
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Entman, R. M. (1993). Framing: Toward clarification of a fractured paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58.
Fairclough, N. (1995). Critical discourse analysis: The critical study of language. London: Longman.
Gamson, W. A., & Modigliani, A. (1989). Media discourse and public opinion on nuclear power. American Journal of Sociology, 95(1), 1–37.
Howell, S., Doan, M., & Harbin, A. (2017). Detroit to Flint and Back Again: Solidarity Forever. Critical Sociology, 45(1), 63-83. https://doi.org/10.1177/0896920517705438
Intan, T., Handayani, V., & Saefullah, N. (2021). Membangun Generasi Kritis Melalui Keterampilan Literasi Digital. Selaparang Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 5(1), 89. https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6404
Lee, F. L. F., & Chan, J. M. (2018). Counter-framing and critical journalism in policy debates. Journalism Studies, 19(13), 1905–1923. https://doi.org/10.1080/1461670X.2017.1325729
Lukacovic, M. (2020). Digital literacy, inequality, and media discourse in education policy. Communication, Culture & Critique, 13(3), 384–401. https://doi.org/10.1093/ccc/tcaa020
Malin, J. R., Ball, S. J., & Santori, D. (2019). Policy actors and agenda-setting in education reform. Educational Policy, 33(6), 843–865. https://doi.org/10.1177/0895904817723733
McCombs, M. (2004). Setting the agenda: The mass media and public opinion. Cambridge: Polity Press.
McCombs, M. E., & Shaw, D. L. (1972). The agenda-setting function of mass media. Public Opinion Quarterly, 36(2), 176–187. https://doi.org/10.1086/267990
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Quiring, O., & Weber, M. (2012). Between utility and legitimacy: Media coverage of government policies. Journal of Public Affairs, 12(3), 215–226.
Setiadi, F. (2024). Bias Gender dalam Narasi Media Online tentang Kekerasan Seksual di Mandailing Natal: Analisis Wacana Kritis Sara Mills. Saree Research in Gender Studies, 6(2). https://doi.org/10.47766/saree.v6i2.4895
Van Leeuwen, T. (2007). Legitimation in discourse and communication.



