Analisis Konten dan Dampak Akun Instagram "Konseling Sebaya" (Peer Counseling) terhadap Pengetahuan Kesehatan Mental Remaja Perkotaan

Authors

  • Muhammad Amin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Namira Madina
  • Hakiki Annisa Batubara Universitas Mandiri Bina Prestasi Medan
  • Arief Rachman Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Namira Madina

DOI:

https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2706

Keywords:

Konseling Sebaya, Instagram, Kesehatan Mental, Remaja Perkotaan, Literasi Kesehatan

Abstract

Kesenjangan antara tingginya kebutuhan kesehatan mental remaja perkotaan dengan hambatan akses layanan profesional memicu munculnya akun Instagram “Konseling Sebaya” sebagai alternatif dukungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konten dan mendalami dampaknya terhadap pengetahuan kesehatan mental remaja. Dengan pendekatan metode campuran sekuensial, penelitian ini mengombinasikan analisis isi kuantitatif terhadap 812 postingan dari tiga akun terpilih dan studi fenomenologi melalui wawancara mendalam dengan 12 remaja pengikut di wilayah perkotaan Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun-akun tersebut mendominasi konten psikoedukasi (58%) dan strategi koping (32%) yang dikemas dengan bahasa informal serta fitur interaktif untuk membangun kedekatan. Strategi ini efektif meningkatkan literasi dasar dan menormalisasi isu kesehatan mental di kalangan remaja. Namun, konten cenderung superfisial, minim rujukan, dan belum optimal dalam mendorong niat mencari pertolongan profesional, sehingga berpotensi menciptakan ilusi pemahaman. Simpulan penelitian ini menggarisbawahi bahwa akun “Konseling Sebaya” berfungsi sebagai pintu masuk pengetahuan yang efektif, tetapi diperlukan kolaborasi dengan tenaga profesional untuk mengubah kesadaran menjadi aksi nyata dan menyempurnakan perannya dalam ekosistem kesehatan mental remaja.

References

Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.

Barlow, D. H., & Durand, V. M. (2021). Abnormal psychology: An integrative approach (9th ed.). Cengage Learning.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101.

Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Ibrahim, N., et al. (2022). “The Role of Social Media in Promoting Mental Health Awareness among Adolescents: A Systematic Review.” Journal of Adolescent Health, 70(3), S45-S46.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kemenkes RI & WHO. (2020). Laporan Situasi Kesehatan Jiwa di Indonesia. WHO Indonesia Country Office.

Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Marlena, N., et al. (2021). “Stigma dan Hambatan Mencari Pertolongan pada Remaja dengan Masalah Kesehatan Mental di Indonesia: Studi Literatur.” Jurnal Ilmiah Psikologi, 22(1), 45-60.

Naslund, J. A., et al. (2020). “Digital Technology for Health Promotion: Opportunities and Challenges for Addressing Mental Health among Young People.” Current Opinion in Psychology, 36, 102-109.

Nurjanah, S., et al. (2021). Social media as a mental health support system for Indonesian youth: A phenomenological study. Journal of Youth Studies, 24(5), 589-605.

Sari, D. P., & Fajri, N. (2023). “Analisis Konten Akun Instagram @kenal.dirimu dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental Remaja.” Jurnal Komunikasi Global, 12(1), 88-110.

Sundar, S. S., & Limperos, A. M. (2013). Uses and Grats 2.0: New gratifications for new media. Journal of Broadcasting & Electronic Media, 57(4), 504-525.

We Are Social & Hootsuite. (2024). Digital 2024: Indonesia. Laporan tahunan yang menunjukkan statistik pengguna media sosial, termasuk Instagram, di Indonesia.

Xu, S., et al. (2022). Communication strategies of mental health advocacy organizations on Instagram: A content analysis. Health Communication, 37(10), 1205-1214.

Downloads

Published

2026-01-31

Issue

Section

Table of Content | Articles