The Influence of the CORE Model (Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending) on the Critical Thinking Skills of Grade VII Junior High School Students in Science Learning

Penulis

  • Annisa Desidenila Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Widia Kemala Sari Universitas Negeri Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1794

Kata Kunci:

CORE, Kemampuan Berpikir Kritis, Pembelajaran Abad 21

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CORE terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen, dengan desain kelompok kontrol tidak setara (Non Equivalent Control Group Design). Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh peserta didik kelas tujuh SMPN 1 Lubuk Alung. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII 3 sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran CORE, dan kelas VII 2 sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis berupa soal uraian sebanyak 10 butir, yang mengacu pada indikator berpikir kritis. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji-t (Independent Sample T-Test). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel, yaitu masing-masing sebesar 3,579 dan 1,671. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CORE lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. Ini berarti bahwa model pembelajaran CORE memiliki pengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas tujuh dalam pembelajaran IPA.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-02

Terbitan

Bagian

Table of Content | Artikel