Analisis Tingkat Kekeringan Lahan Menggunakan Metode Temperature Vegetation Dryness Index (TVDI) di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara

Penulis

  • Hadriadi Iskandar Sipayung Universitas Negeri Medan
  • Mawaddah Rahma Universitas Negeri Medan
  • Suci Amaliah Haza Universitas Negeri Medan
  • Syarifah Andini Universitas Negeri Medan
  • M. Ridha Syafii Damanik Universitas Negeri Medan
  • Elsa Kardiana Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1977

Kata Kunci:

TVDI, NDVI, LST, kekeringan, Landsat 8

Abstrak

Kekeringan adalah bencana berhubungan dengan cuaca yang berpengaruh besar terhadap ekosistem dan kegiatan masyarakat, terutama di daerah tropis. Kecamatan Air Putih di Kabupaten Batubara menunjukkan risiko tinggi terhadap kekeringan disebabkan oleh berkurangnya tutupan vegetasi dan ketergantungan pada pertanian yang mengandalkan hujan. Penelitian ini mengevaluasi level kekeringan untuk tahun 2024 dengan menggunakan metode Temperature Vegetation Dryness Index (TVDI) yang mengandalkan data dari citra Landsat 8-9 OLI/TIRS Level-2. Parameter NDVI dan LST diukur dan dikaitkan menggunakan regresi untuk menetapkan batas area basah dan batas area kering. Temuan dari analisis ini mengindikasikan bahwa lokasi yang diteliti didominasi oleh kategori agak kering hingga kering, yang mencakup 58,86% dari luas keseluruhan. Wilayah kering terutama terdapat di bagian timur dan utara, sedangkan kawasan basah ditemukan di sekitar aliran sungai serta area beririgasi. Hasil ini menunjukkan terjadinya tingkat tekanan air yang signifikan selama musim kering dan menyoroti perlunya pengelolaan sumber daya air yang efektif serta perbaikan sistem irigasi.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-05

Terbitan

Bagian

Table of Content | Artikel