Potensi Masjid Raya Al-Mashun Sebagai Destinasi Pariwisata Sejarah di Kota Medan

Penulis

  • Meilinda Suriani Harefa Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Naila Elfira Sari Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Feny Cristanti Siburian Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Hetti Melinda Purba Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Joey Athana Sembiring Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Rohil Al Azizah Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1987

Kata Kunci:

Pariwisata Sejarah, Cagar Budaya, Masjid Raya Al-Mashun, Arsitektur

Abstrak

 

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi sejarah, arsitektur, dan nilai budaya Masjid Raya Al-Mashun sebagai destinasi pariwisata sejarah di Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, dokumen pemerintah, arsip digital, serta berita kredibel melalui Google Scholar, Garuda, DOAJ, dan repositori daring. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles & Huberman melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Raya Al-Mashun memiliki nilai sejarah kuat sebagai warisan Kesultanan Deli dan bagian dari perkembangan awal Kota Medan. Dari sisi arsitektur, masjid memperlihatkan perpaduan gaya Moorish, Mughal, Turki, dan Eropa dengan penggunaan material impor seperti marmer Italia dan kaca patri Belgia. Secara budaya, masjid tetap menjadi pusat aktivitas keagamaan dan identitas Melayu. Temuan ini menegaskan potensi besar masjid sebagai objek wisata sejarah.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-05

Terbitan

Bagian

Table of Content | Artikel