Tingkat pengangguran dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kota Medan 2022-2024
DOI:
https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2046Kata Kunci:
Pengangguran, Kesejahteraan Masyarakat, Ketenagakerjaan, Kota Medan, Ekonomi DaerahAbstrak
Pengangguran merupakan permasalahan penting dalam pembangunan ekonomi daerah karena berdampak langsung terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan tingkat pengangguran dan keterkaitannya dengan kesejahteraan masyarakat di Kota Medan pada periode 2021–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan. Analisis dilakukan melalui penyajian data dalam bentuk tabel dan interpretasi tren perubahan setiap tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah angkatan kerja dan penduduk bekerja terus mengalami peningkatan dari tahun 2021 hingga 2024, sedangkan jumlah pengangguran mengalami penurunan signifikan dari 121.065 jiwa (10,81%) pada tahun 2021 menjadi 103.840 jiwa (8,13%) pada tahun 2024. Tren tersebut mengindikasikan adanya perbaikan kondisi ekonomi pascapandemi, yang secara tidak langsung berpengaruh positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, upaya peningkatan keterampilan tenaga kerja dan perluasan peluang kerja perlu terus dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan sosial di Kota Medan secara berkelanjutan.










