Pengembangan Pembiasaan Religius dalam Kurikulum PAI Pada SMP
DOI:
https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2095Kata Kunci:
Pembiasaan Religius, Kurikulum PAI, Pendidikan Karakter, Sekolah Menengah Pertama, Model KonseptualAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep dan urgensi pembiasaan religius dalam pendidikan Islam, menganalisis peran kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kebiasaan religius peserta didik, serta merumuskan model konseptual pengembangan pembiasaan religius yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum PAI di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research), berdasarkan analisis terhadap berbagai sumber ilmiah seperti jurnal terindeks SINTA, buku teori pendidikan Islam, dan dokumen kurikulum nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan religius memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter spiritual dan moral siswa, terutama ketika diterapkan secara sistemik melalui kurikulum yang terencana. Model konseptual yang dirumuskan mencakup tiga komponen utama: rancangan kurikulum religius, pelaksanaan pembiasaan, serta evaluasi dan penguatan karakter. Integrasi ketiga komponen ini terbukti mampu menumbuhkan budaya religius di sekolah serta meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesadaran beragama siswa. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan kurikulum PAI yang berorientasi pada pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik di era pendidikan modern.










