Pembangunan Pendidikan Berbasis Permainan Rakyat: Studi Kasus Di SMK Teladan Pematangsiantar

Penulis

  • Moraita Gultom Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Thalita Anna Gisca Siahaan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Petrus Octaviando Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Mayesta Siregar Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Brian Tolu Nahot Simorangkir Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Sudirman Togu Parluhutan Lumbangaol Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

DOI:

https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2226

Kata Kunci:

Pembangunan Pendidikan, Permainan Rakyat, Martumba, Pembangunan Sosial

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengkaji pembangunan pendidikan berbasis permainan rakyat melalui implementasi permainan tradisional Martumba di SMK Teladan Pematangsiantar. Martumba merupakan warisan budaya masyarakat Batak Toba yang mengintegrasikan unsur gerak, nyanyian, dan interaksi sosial, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan studi lapangan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru pembimbing dan kepala sekolah, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional Martumba di SMK Teladan Pematangsiantar telah diintegrasikan secara sistematis dalam pembangunan pendidikan sekolah melalui penyusunan modul ajar dan penetapannya sebagai kegiatan ekstrakurikuler sekaligus proyek aksi nyata dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Proses pelaksanaan yang mencakup pengenalan gerakan, penghayatan syair lagu, serta praktik bernyanyi dan menari secara kolektif menghadirkan pengalaman belajar yang holistik. Nilai-nilai pendidikan yang terinternalisasi melalui Martumba meliputi persatuan, gotong royong, kebersamaan, solidaritas sosial, kehormatan, kerjasama tim, disiplin, ketangguhan fisik, kemampuan komunikatif, kreativitas, moralitas, keceriaan, toleransi, spritual serta penguatan identitas budaya lokal. Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional Martumba sebagai model pembangunan pendidikan berbasis kearifan lokal yang mampu mengintegrasikan aspek pedagogis, keterampilan, dan pembentukan karakter siswa secara holistik dalam konteks pendidikan menengah.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-22

Terbitan

Bagian

Table of Content | Artikel