Analisis Kemampuan Dosen Pengembangan Materi PAI dalam Menyusun RPS OBE di UIN Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2362Kata Kunci:
Outcome-Based Education, constructive alignment, RPS, Pendidikan Agama IslamAbstrak
Penelitian ini mengevaluasi penerapan prinsip Outcome-Based Education (OBE) dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada dua mata kuliah pengembangan materi di Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Sumatera Utara: Pengembangan Materi Akidah Akhlak (MI–MTS–MA) dan Pengembangan Materi Fikih. Dengan pendekatan evaluatif dan metode analisis isi terhadap dokumen RPS (studi dokumen multisitus), analisis difokuskan pada konstruktif alignment antara CPMK, Sub-CPMK, aktivitas pembelajaran, serta instrumen asesmen dan rubrik penilaian. Hasil menunjukkan bahwa penerapan OBE belum konsisten: RPS Akidah Akhlak relatif lebih selaras dibandingkan RPS Fikih, namun kedua dokumen masih mengandung kelemahan signifikan, terutama ketidaklengkapan dan ketidakjelasan Sub-CPMK yang berdampak pada aktivitas pembelajaran kurang terarah dan asesmen yang kurang valid. Rubrik penilaian umumnya bersifat global sehingga membatasi keterukuran capaian mahasiswa. Temuan mengindikasikan bahwa tantangan utama terletak pada kemampuan operasionalisasi prinsip OBE oleh dosen, bukan format RPS semata. Rekomendasi meliputi penguatan kapasitas dosen melalui pelatihan teknis, pendampingan penyusunan RPS, penyediaan template mapping, dan pengembangan rubrik asesmen autentik. Penelitian terbatas pada analisis dokumen dua RPS; studi lanjutan perlu menguji implementasi dan dampak perbaikan RPS di kelas.










