Pembelajaran IPA Inklusif Berbasis Guided Inquiry di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2527Kata Kunci:
Pembelajaran IPA, Kelas Inklusif, Guided Inquiry, DiferensiasiAbstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran IPA pada materi siklus air di kelas inklusif SDIT Permata Bunda serta menjelaskan bagaimana guru menyesuaikan strategi pembelajaran bagi siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus (ABK). Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian menemukan bahwa pembelajaran menerapkan pendekatan guided inquiry yang didukung oleh media visual konkret seperti video, slide, dan model pop-up tiga dimensi. Siswa reguler mampu mengikuti tahap inkuiri dengan efektif, sedangkan siswa berkebutuhan khusus (ABK) memerlukan instruksi sederhana, pengulangan, serta scaffolding intensif. Semua siswa menunjukkan perkembangan pemahaman sesuai kemampuan masing-masing. Temuan ini menegaskan pentingnya diferensiasi pembelajaran sebagai faktor kunci keberhasilan pembelajaran IPA di kelas inklusif. Penelitian ini merekomendasikan desain pembelajaran adaptif untuk mendukung pembelajaran bermakna bagi peserta didik dengan karakteristik beragam.










