Strategi Guru Dalam Mengimplementasikan Program Unggulan Di SMP IT Azzam Darussa’adah Pangkalan Susu

Penulis

  • Ahmad Zaid Sahputra Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, Indonesia
  • Muammar Al-Qadri Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, Indonesia
  • Usmaidar Usmaidar Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i1.2640

Kata Kunci:

Strategi Guru, Program Unggulan, Tahfidz Al-Qur’an, Kitab Kuning

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengimplementasikan program unggulan di SMP IT Azzam Darussa’adah Pangkalan Susu, serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat, dan upaya guru dalam mengatasi hambatan yang muncul. Program unggulan yang menjadi fokus penelitian ini adalah program Tahfidz Al-Qur’an dan pembelajaran Kitab Kuning sebagai upaya penguatan karakter Islami peserta didik.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh dari kepala sekolah, guru, dan peserta didik, serta data sekunder berupa dokumen sekolah yang relevan dengan pelaksanaan program unggulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengimplementasikan program unggulan dilakukan secara terencana, sistematis, dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Strategi tersebut meliputi pengintegrasian program unggulan dalam pembelajaran, penyesuaian metode dengan kemampuan peserta didik, pembiasaan nilai-nilai keislaman, pendampingan intensif, serta evaluasi berkelanjutan. Faktor pendukung implementasi program unggulan meliputi komitmen guru, dukungan kepala sekolah dan yayasan, ketersediaan sarana prasarana, serta lingkungan sekolah yang religius. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan dan latar belakang peserta didik, keterbatasan sarana, serta tantangan dalam penyelarasan dengan kurikulum. Upaya guru dalam mengatasi hambatan dilakukan melalui pendampingan personal, penyesuaian metode pembelajaran, inovasi kegiatan, peningkatan komunikasi dengan orang tua, serta koordinasi antar guru dan pihak sekolah.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-01-25

Terbitan

Bagian

Table of Content | Artikel