Peran Perempuan dalam Sejarah Budaya Aceh: Studi Tokoh dan Tradisi Lokal
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.1798Keywords:
Perempuan, Budaya, AcehAbstract
Penelitian ini membahas peran strategis perempuan dalam sejarah dan budaya Aceh dengan menyoroti kiprah mereka dalam kepemimpinan politik, keagamaan, pelestarian budaya, serta rekonsiliasi pascakonflik. Melalui pendekatan kualitatif dan studi kepustakaan, penelitian ini mengungkap kontribusi tokoh-tokoh perempuan seperti Sultanah Shafiatuddin Syah dan Cut Nyak Dhien, serta peran perempuan dalam tradisi lokal seperti peusijuk dan meugang. Hasil kajian menunjukkan bahwa perempuan Aceh tidak hanya menjadi penjaga nilai-nilai budaya dan spiritual, tetapi juga agen perubahan sosial yang signifikan. Meski demikian, tantangan berupa diskriminasi struktural dan keterbatasan akses masih menjadi hambatan yang perlu diatasi. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelibatan aktif perempuan dalam penyusunan kebijakan dan pendidikan budaya, demi mewujudkan masyarakat Aceh yang adil, inklusif, dan berperspektif gender.
References
Aisyah, S. (2018). Peran Perempuan Dalam Masyarakat di Aceh (Studi kasus terhadap pandangan aktifis pusat studi wanita Uin Ar-Raniry Banda Aceh) (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh). URL resmi: http://library.ar-raniry.ac.id
Baqi, S. A. (2022). Pola kepemimpinan Sultanah Aceh dalam pengembangan ilmu pengetahuan 1641–1699 M. Journal of Islamic History, 2(1), 48–62. https://doi.org/10.53088/jih.v2i1.211
Fakhriati. (2015). Jatidiri wanita Aceh dalam manuskrip.?Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara,?6(1), 129 148. https://ejournal.perpusnas.go.id/jm/article/view/006001201506/0?utm
Fauzah, N., Fuad, Z., Farma, J., & Umuri, K. (2023). Peran perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga: Tinjauan ekonomi Islam. Jurnal MD: Jurnal Manajemen Dakwah, 9(2), 210–215. https://doi.org/10.14421/jmd.2023.92.02
Hadi, A. (2010). Aceh: sejarah, budaya, dan tradisi. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Hanapi, A. (2015). Peran perempuan dalam islam. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 1(1), 15-28. DOI: http://dx.doi.org/10.22373/equality.v1i1.620
Islami, N. (2024). Consolidation of The Issue of Maslahah Mursalah Regarding Peusijuek Towards Marriage Culture of Aceh Society. Mir'ah: Family Law and Legal Culture, 1(2). https://ejournal.iain-palangkaraya.ac.id/index.php/mirah/article/view/183?utm
Juraida, I. (2018). Eksistensi Dan Kontribusi Ulama Perempuan Di Kabupaten Aceh Barat (Suatu Analisis Praktik Sosial Dari Bourdieu). Community: Pengawas Dinamika Sosial, 3(1). DOI: https://doi.org/10.35308/jcpds.v3i1.144
Kruijt, J. A. (1877). Atjeh en de Atjehers: Twee Jaren Blokkade op Sumatra’s Noord-Oostkust. Leiden: D. Noothoven van Goor.
Maisun (2022). Persepsi Masyarakat Tentang Kekerasan Terhadap Perempuan Dalam Rumah Tangga Di Sigli Aceh: Analisis Wacana Kritis Kekerasan Terhadap Perempuan Dalam Rumah Tangga Di Sigli Aceh. Mukaddimah: Jurnal Studi Islam, 6(1), 131-160. DOI: https://doi.org/10.14421/mjsi.61.2869
Muzayanah, F., Ulum, F. B., Kamil, R. H., & Munawarah, B. M. (2025). Sultanah Aceh: Narasi ulang kepemimpinan perempuan dalam historiografi Islam Nusantara. Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities, 6(1), 1–21. https://doi.org/10.22515/isnad.v6i01.11951
Nasir, M. (2013). Syariat Islam dan ngangkang style: Mengenal kearifan lokal dan identitas perempuan Aceh. MIQOT, 37(1), 198–205. http://dx.doi.org/10.30821/miqot.v37i1.80
Nurdin, A. (2017). Revitalisasi kearifan lokal di Aceh: Peran budaya dalam menyelesaikan konflik masyarakat. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 13(1), 135-154. DOI: https://doi.org/10.24042/ajsk.v13i1.645
Nurzahra, A. & KK (2021). Peran Perempuan Sebagai Agen Perdamaian Pascakonflik Aceh (Studi Kasus Liga Inong Aceh Pada Reintegrasi Inong Balee Pascakonflik Di Aceh Tahun 2005): The Role Of Women As Peace Agents In Post-Conflict Aceh (Case Study Of The Liga Inong Aceh’s Role On The Inong Balee Reintegration In Post-Conflict Aceh 2005). Jurnal Damai Dan Resolusi Konflik, 7(2), 206-231. https://core.ac.uk/download/pdf/525012427.pdf
Prasetyo, O., Rahman, A., & Anis, M. (2024). Tradisi meugang masyarakat Kota Langsa dan relevansinya dalam pembelajaran sejarah. Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 14(2), 180-194. https://doi.org/10.25273/ajsp.v14i2.19319
Suhaimi, Emi (1993). Wanita Aceh dalam Pemerintahan dan Peperangan. Banda Aceh: Yayasan Pendidikan A. Hasjmy, dicetak oleh CV. Gua Hl Ra’.
Yuliana, D. (2021). Peran perempuan dalam pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD JAIX(1), 37-40. https://doi.org/10.33061/jai.v10i1.3728
Zainuddin, M. (2017). Peran ulama perempuan di Aceh (Studi terhadap kiprah perempuan sebagai ulama di Kabupaten Bireuen dan Aceh Besar). TAKAMMUL: Jurnal Studi Gender dan Islam serta Perlindungan Anak, 6(2), 165-177. DOI: http://dx.doi.org/10.22373/t.v1i1.1365.



