A Critical Analysis of the Influence of Facilities and Infrastructure on the Quality of Educational Inputs, Processes, and Outputs at SMAS IRA Medan: A Literature Review

Penulis

  • Talitha Zafirah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Siti Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Mulia Natasya Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Yani Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

DOI:

https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2201

Kata Kunci:

Facilities and Infrastructure, Educational Inputs, Processes, Outputs, Literature Review

Abstrak

Artikel berbasis literatur ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis sejauh mana fasilitas dan infrastruktur sekolah memengaruhi kualitas masukan, proses, dan keluaran pendidikan di SMAS IRA Medan, berdasarkan temuan dari observasi PLP I (Pengenalan Lapangan Persekolahan). Dengan menggunakan kerangka teori Masukan–Proses–Keluaran (IPO), studi ini mengintegrasikan data lapangan termasuk wawancara dengan kepala sekolah, observasi kelas, dan dokumentasi sekolah dengan literatur ilmiah terkini tentang manajemen fasilitas, implementasi kurikulum, dan kualitas pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa meskipun SMAS IRA Medan telah memenuhi beberapa standar fasilitas dasar, ketersediaan laboratorium sains yang terbatas, sumber daya perpustakaan yang mutakhir, dan peralatan multimedia terus menghambat pengajaran dan pembelajaran yang optimal. Kendala ini memengaruhi adaptasi kurikulum, kualitas penilaian, keterlibatan siswa, dan efektivitas pengajaran berbasis TIK. Meskipun demikian, sekolah menunjukkan upaya manajerial yang kuat melalui pengawasan guru rutin, perencanaan terstruktur, dan penggunaan dana BOS secara strategis. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa fasilitas dan infrastruktur memainkan peran penting dalam membentuk kesiapan sekolah untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dan hasil pendidikan secara keseluruhan. Oleh karena itu, penguatan penyediaan sumber daya dan pengembangan profesional guru sangat penting untuk meningkatkan kinerja sekolah dalam jangka panjang.

Referensi

Adi, W., & Suryani, N. (2022). Teachers’ readiness in implementing the Merdeka Curriculum in private secondary schools. Journal of Educational Reform, 8(2), 112–124.

Deta, U. A., Mbuik, J. A., & Nahak, S. (2022). Supervisi pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme guru pada era Merdeka Belajar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4501–4512.

Hasanah, N. (2024). Challenges of formative assessment implementation under the Merdeka Curriculum. Indonesian Journal of Curriculum Studies, 6(1), 55–67.

Hidayat, A. (2022). Classroom management strategies in Indonesian secondary schools: A pedagogical perspective. Southeast Asian Journal of Education, 12(3), 201-213.

Karwanto, K., & Hariyati, N. (2024). School facilities management and its impact on instructional effectiveness. Journal of Educational Administration and Leadership, 5(1), 77-89.

Martini, M., Arafat, Y., Puspitasari, A., & Hadiwijaya, A. (2024). Management of educational facilities and infrastructure in improving the quality of learning. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 12(1), 55–68.

Martini, R., Purwoko, B., Karwanto, K., Hariyati, N., & Roesminingsih, E. (2024). The influence of school facilities and teacher performance on student learning achievement. Journal of Education Research, 5(3), 145-158.

Nurhayati, S. (2021). School infrastructure as a determinant of learning quality in senior high schools. Journal of Educational Policy and Management, 4(2), 88–101.

Prasetyo, R. (2021). Student attendance and learning continuity in private secondary schools. Pedagogia: Journal of Education, 10(1), 33-47.

Pratiwi, H. (2023). The implementation of the Merdeka Curriculum: Opportunities and challenges for Indonesian teachers. Journal of Instructional Development, 7(2), 90–104.

Rahmawati, I., & Siregar, H. (2023). Teacher qualification and learning effectiveness in Indonesian high schools. Jurnal Perspektif Pendidikan, 7(3), 188–200.

Rahmawati, W., & Siregar, H. (2023). School readiness in implementing the Merdeka Curriculum: Challenges and opportunities. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(2), 122–135.

Saputra, A. R., Karyadi, K., & Eriza, I. (2024). The influence of school facilities on student achievement in Bekasi. Science and Education Journal, 2(3), 43-52.

Saputra, W. A., Karyadi, B., & Eriza, I. (2024). The influence of school facilities on student learning outcomes in Indonesian secondary schools. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 14(1), 34–45.

Simanjuntak, N. K., Lumban Tobing, L., & Tambunan, A. M. (2024). The effect of school infrastructure on learning motivation among senior high school students. Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran, 3(1), 29–35.

Suban, M. E., Lumba, M., & Londa, J. (2023). Assessment practices under the Merdeka Curriculum: Implications for teacher competence. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 14(2), 89–102.

Sumarni, D. (2022). BOS fund management and school facility development in low-tuition private schools. Journal of Educational Finance and Policy, 4(1), 55-68.

Wulandari, T., & Setiawan, A. (2023). Assessment practices in Indonesian high schools: Alignment with curriculum goals. Journal of Assessment and Learning, 9(1), 21-34.

Yuliani, R., & Pratama, D. (2024). Strengthening teacher competence through school-based professional development. Indonesian Journal of Educational Studies, 9(1), 55–68.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-18

Terbitan

Bagian

Table of Content | Articles