Relasi Sosial Umat Islam dan Ahli Kitab dalam Perspektif Tafsir Al-Manar dan Al-Wasith
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i1.758Keywords:
Ahli Kitab, Al-Manar, Al-Wasith, Relasi SosialAbstract
Penelitian ini membandingkan tafsir Al-Manar karya Rasyid Ridha dan tafsir Al-Wasith karya Muhammad Sayyid Thanthawi dalam menjelaskan relasi sosial antara umat Islam dan ahli kitab. Kedua tafsir ini bercorak adaby ijtima’i (sastra dan sosial kemasyarakatan), di mana tafsir al-Manar adalah pelopor kebangkitan tafsir modern abad 20. Sedangkan tafsir Al-Wasith merupakan tafsir yang padat dan ringkas karya Syaikhul Azhar yang menjadi salah satu tafsir rujukan di abad 21 ini. Fokus pembahasan berkaitan dengan surat Al-Maidah ayat 5 mengenai kehalalan mengkonsumsi sembelihan dan menikahi wanita ahli kitab, dan surat Al-Maidah ayat 51 mengenai larangan menjadikan ahli kitab sebagai pemimpin dan teman setia. Dengan pendekatan komparatif, penelitian ini mendapati adanya perbedaan dalam menjelaskan makna “ahli kitab” yang berimplikasi pada perbedaan hukum yang berlaku dalam relasi sosial, serta solusi yang ditawarkan dalam rangka menjaga akidah umat Islam. Rasyid Ridha cendrung memaknai ahli kitab dengan makna yang luas, sementara Sayyid Thanthawi mambatasi maknanya pada Yahudi dan Nasrani saja. Perbedaan ini berpengaruh terhadap tafsiran hukum mengkonsumsi sembelihan dan menikahi wanita ahli kitab. Begitu juga terdapat perbedaan dalam menjelaskan penyebab larangan mengangkat pemimpin dan teman setia dari kalangan ahli kitab. Meskipun begitu kedua mufassir sepakat akan pentingnya menjaga akidah umat islam dalam relasi sosial dengan ahli kitab namun dengan pendekatan yang berbeda. Penelitian ini juga menunjukkan perkembangan tafsir sosial yang cukup signifikan dari abad ke 20 hingga abad 21, dalam menjawab problematika umat menghadapi relasi sosial dengan ahli kitab.
References
Al-Quranul Karim
Al Munawar, Sa’id Agil Husin, Fikih Hubungan Antar Agama (Jakarta: Penerbit Ciputat Press, 2005).
al-Dzahabi, Muhammad Husain, al-Tafsir wa al-Mufassirun, juz, III, (Mesir: Dar alKitab al-Arabi, 1976 Usman. Ilmu Tafsir. (Yogyakarta: Teras. 2009).
al-Qattan, Manna Khalil, Mabahis fi Ulum alQur’an (Ttp: Mansyurat al-Asr al-Hadis, 1973)
al-Sallus, Ali Ahmad, al-Iqtishad al-Islami wa al-Qadhaya al-Fiqhiyyah al-Mu’ashirah. (Qatar: Dar al-Tsaqafah, 1418 H/ 1998 M),
Al-Syafi?i, Al-Umm (Buku Induk), (Kuala Lumpur: Victory Agencie, 1989).
al-Thabari, Ibn Jarir, Jami’ al-Bayan f? Tafsir al-Qur’an (Beirut: Dar al-Kutub al- ‘Ilmiyyah, 1992).
Anggraeni, Dewi, Siti Suhatinah, Toleransi Antar Umat Beragama Perspektif KH. Ali Mutafa Ya’qub, Jurnal Studi al-Qur?an.
Fitrotin, Metodologi Tafsir Al Wasit Sebuah Karya Besar Grand Sheikh Muhammad Sayyid Tantawi, Al-Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir, Volume 1 Nomor 1 Juni 2018.
Ghofur, Saiful Amin, Profil Para Mufassir Al-Qur'an, (Yogyakarta: Pustaka Insani Madani, 2008).
Hamid, Abdul dkk, Pemikiran Modern Dalam Islam, (Bandung: Pustaka Setia, 2010) Hamka, Tafsir al-Azhar, (Jakarta: Panjimas, 2000).
Hasdin, Muhammad.Has, Sayyid Muhammad Thanthawi dan Peranannya dalam Tafsir Al-Qur’an (Telaah Metodologi Kitab: Tafsir al-Was?th). https://www.islamedia.id/2010/12/12-ulama-telah-pergi-di-2010.html https://zarpatista.wordpress.com/2010/07/09/pasang-surut-al-azhar/
Ibn Hazm, Al-Fashl al-Milal wa al-Ahw?’ wa al-Nihal, (Beirut: D?r al-Jayl, 1996)
Jansen, J.J.G, Diskursus Tafsir al-Quran Modern, terj. Hairus Salim, Syarif Hidayatullah, (Yogyakarta: Tiara Waana ,1997).
Mohammad, Herry, Tokoh-tokoh yang Berpengaruh Pada Abad Ke 20 (Jakarta: Gema Insani, 2006)
Mustaqim, Abdul, Metode Penelitian al-Quran dan Tafsir (Yogyakarta: Idea Press, 2015)
Nawawi, Rif’at Syauqi, Rasionalitas Tafsir Muhammad Abduh (Jakarta: Paramadina, 2002)
Pramitha, Sefanie, Kamus lengkap, (Penerbit, Pustaka Dwipar, 2016)
Ridha, M. Rasyid, Tafsir al-Quran al-Hakim, (Kairo: Haiah Mishriyah Ámmah lilkitab, 1990)
Sharif, Muhammad Ibrahim Ittijahat al-Tajdid fi Tafsir Al-Qur’an al-Karim (Cairo: Dar al- Salam, 2008)
Shihab, M. Quraish, Studi Kritis tafsir al-Manar, karya Muhammad Abduh dan M.Rasyid Ridha, cet 1 (Bandung: Pustaka Hidayah, 1994)
, Tafsir al-Mishbah Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur'an, (Jakarta: Lentera Hati, 2002).
, Wawasanal-Qur’an (Bandung: Mizan, 2007).
Thanthawi, Muhammad Sayyid, Tafsir al-Washith, (Kairo, Dar Nahdhah, 1998).
Zulfajri, Em, Ratu Aprilia Senja, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, (t.p: Aneka Ilmu, 2008).
Downloads
Published
Versions
- 2025-02-09 (2)
- 2025-02-05 (1)