Wisata Pemandian Desa Buluh Duri dan Potensinya dalam Mendorong Ekonomi Kreatif Berbasis Lokal

Penulis

  • Adlin Budhiawan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Ahmad Faiz Rantisi Damanik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Syahdan Ivander Bayu Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Muhammad Fadly Akbar Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Tiara Ananta Sinaga Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

DOI:

https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.1760

Kata Kunci:

Desa Buluh Duri, Ekonomi Kreatif, Pemberdayaan Masyarakat, Wisata Pemandian

Abstrak

Penelitian ini membahas potensi wisata pemandian alami di Desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kegiatan wisata dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui sektor kuliner, jasa wisata, dan kerajinan tangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan wisata pemandian telah membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan fasilitas, promosi digital, dan manajemen kelembagaan. Pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelatihan digital marketing, serta penguatan partisipasi masyarakat menjadi faktor kunci dalam pengelolaan wisata berkelanjutan. Secara keseluruhan, pengembangan wisata berbasis masyarakat di Desa Buluh Duri berpotensi memperkuat ekonomi kreatif dan meningkatkan kesejahteraan lokal.

Referensi

Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.

Badan Pusat Statistik. (2024, May 23). Statistik Wisatawan Nusantara 2023.https://www.bps.go.id/id/publication/2024/05/23/9bbe16f7f850126353cea5d2/statistik-wisatawan-nusantara-2023.html

Danim, Sudarwan. (2002). Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: CV. Pustaka Setia

Hanafi, M. (2024). Community Based Tourism Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Magelang. Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi, 21(1), 95–112 https://doi.org/10.21831/efisiensi.v21i1.72745

Hariyadi, B. R., Rokhman, A., Rosyadi, S., Yamin, M., & Runtiko, A. G. (2024). The role of community-based tourism in sustainable tourism village in Indonesia.Revista de Gestão Social e Ambiental, 18(7) https://doi.org/10.24857/rgsa.v18n7-038

Hutagalung, H., Purwana, D., Suhud, U., Mukminin, A., Hamidah, H., & Rahayu, N. (2022). Community Self-Reliance of Rural Tourism in Indonesia: An Interpretative Phenomenological Analysis. The Qualitative Report, 27(7), 1151-1168. https://doi.org/10.46743/2160-3715/2022.5215

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (t.t.). Pedoman Desa Wisata (Jadesta).https://jadesta.kemenparekraf.go.id/getdata/file/Buku-Membangun-Desa.pdf

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Pancawati, D., & Widaswara, I. (2023). Pengembangan Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Potensi Pariwisata Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi 3(1):166-178.https://doi.org/10.55606/jebaku.v3i1.1398

Prasetyo, H., Irawati, N., & Satriawati, Z. (2023). Pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran desa wisata. IDEAS: Jurnal Sosial dan Humaniora, 9(2), 515–528.https://doi.org/10.32884/ideas.v9i2.1281

Putra, T. R. (2013). Peran Pokdarwis dalam pengembangan atraksi wisata di Desa Wisata Tembi, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Tata Loka, 15(3), 225–235. https://doi.org/10.14710/pwk.v9i3.6522

Putrawan, P. E., & Ardana, D. M. J. (2019). Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengembangan pariwisata di Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. LOCUS, 11(2), 40–54. https://doi.org/10.37637/locus.v11i2.279

Sutomo, Y. A. W., Sianipar, C. P. M., Hoshino, S., & Onitsuka, K. (2024). Self-Reliance in Community-Based Rural Tourism: Observing Tourism Villages (Desa Wisata) in Sleman Regency, Indonesia. Tourism and Hospitality, 5(2), 448-471. https://doi.org/10.3390/tourhosp5020028

Veronique, S., & Soeprapto, A. (2024). Studi Kasus Pengelolaan Destinasi Wisata dalam Analisis SWOT pada Desa Wisata Batulayang. Ranah Research Journal, 8(1), 34–49.https://doi.org/10.38035/rrj.v6i5.1009

Wahyuni, L. T. S. (2023). Strategi digital marketing tempat pariwisata dan budaya Desa Cempaga melalui platform digital .Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora ,6(3):343-349. https://doi.org/10.23887/jppsh.v6i3.53530

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-10-20

Terbitan

Bagian

Table of Content | Articles