Pengelolaan Meaningful Learning dalam Mengatasi Learning Loss di SMA Muhammadiyah
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.1807Kata Kunci:
Pengelolaan Meaningful Learning, Loss Learning, SMA MuhammadiyahAbstrak
Pengelolaan meaningful learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan keterlibatan aktif siswa untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, sehingga mampu mengurangi learning loss yang terjadi akibat pandemi COVID-19. Penelitian ini difokuskan pada SMA Muhammadiyah, salah satu sekolah swasta Islam yang menghadapi tantangan serius terkait penurunan kemampuan akademik siswa pasca-pandemi. Latar belakang penelitian ini mencakup kurangnya strategi pembelajaran yang efektif dalam memulihkan kemampuan dasar siswa serta kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan kolaboratif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan meaningful learning, seperti pendekatan berbasis konteks lokal, integrasi nilai-nilai Islam, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran digital, dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa secara signifikan. Berdasarkan data yang diperoleh, penerapan strategi ini mampu menurunkan tingkat learning loss hingga 30% serta meningkatkan hasil ujian rata-rata sebesar 15 poin. Selain itu, ditemukan bahwa dukungan guru dan kolaborasi dengan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasinya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan meaningful learning yang terarah, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan siswa dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi learning loss sekaligus memperkuat kualitas pendidikan berkelanjutan di SMA Muhammadiyah.
Referensi
Abdullah, R. (2022). Psikologi Pendidikan di Indonesia. Jakarta: Penerbit UI Press.
Dewi, L. (2020). Strategi Mengatasi Learning Loss. Bandung: Penerbit Rosda.
Fatimah, S. (2021). “Teknologi dalam Pembelajaran.” Jurnal Teknologi Pendidikan, 9(2), 50–65.
Hasan, T. (2021). “Peran Guru dalam Pendidikan Pasca-Pandemi.” Jurnal Pendidikan Profesional, 11(1), 10–25.
Hidayat, F. (2021). “Model Pendidikan Berbasis Sekolah.” Jurnal Pendidikan Dasar, 12(4), 80–95.
Jonassen, D. H. (2021). Pembelajaran Bermakna dalam Pendidikan. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.
Nurhasanah, R. (2022). Pengaruh Pandemi terhadap Pendidikan. Bandung: Penerbit ITB.
Prasetyo, B. (2021). “Tantangan Pendidikan di Sekolah Muhammadiyah.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(3), 120–135.
Rahman, A. (2022). Profil Pendidikan Muhammadiyah. Palembang: Penerbit Muhammadiyah.
Rismayati, E. (2021). “Penerapan Metode Meaningful Learning dalam Pembelajaran Matematika.” Jurnal Literasiologi Pendidikan, 5(2), 112–125.
Santoso, E. (2020). “Inovasi Pembelajaran Kolaboratif.” Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(1), 25–40.
Susanto, A. (2021). Strategi Inovasi Pembelajaran. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Suryani, N. (2020). Pembelajaran Bermakna dalam Pendidikan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Widodo, S. (2021). “Analisis Learning Loss Pasca-Pandemi di Sekolah Indonesia.” Jurnal Pendidikan Indonesia, 15(2), 45–60.
Wijaya, C. (2022). Pendidikan di Era Digital. Surabaya: Penerbit Airlangga.



