Etos dan Visi Gerakan Muhammadiyah: Analisis Komprehensif Terhadap Ideologi, Praktik, dan Relevansi Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2422Kata Kunci:
Islam Berkemajuan, Islam Modernis, Masyarakat Sipil, MuhammadiyahAbstrak
Penelitian ini mengkaji etos dan visi gerakan Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam modernis paling berpengaruh di Indonesia, dengan menitikberatkan pada fondasi ideologis, praktik sosial, dan relevansinya dalam konteks kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber akademik berupa buku, artikel jurnal, dan publikasi ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Muhammadiyah secara konsisten menjadikan prinsip tauhid, ilmu, dan amal sebagai landasan gerakan sejak didirikan pada tahun 1912, sekaligus mampu beradaptasi dengan dinamika sosial, politik, dan budaya yang terus berubah. Filosofi tajdid K.H. Ahmad Dahlan, yang menekankan pentingnya ijtihad, penolakan terhadap taqlid buta, serta reformasi kelembagaan yang bersifat praktis, terbukti menjadi faktor utama keberlanjutan dan daya tahan Muhammadiyah. Melalui kiprahnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial, Muhammadiyah menampilkan model keterlibatan sipil non-politik yang efektif dalam mendukung pembangunan nasional dan penguatan moderasi beragama. Konsep Islam Berkemajuan yang diusung Muhammadiyah juga memberikan kerangka konseptual yang kuat dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan modernitas, rasionalitas, dan prinsip-prinsip kemanusiaan. Meskipun dihadapkan pada tantangan globalisasi, digitalisasi, dan polarisasi ideologis, Muhammadiyah menunjukkan kapasitas adaptif yang tinggi sehingga tetap relevan sebagai gerakan Islam berkemajuan di abad ke-21.
Referensi
Afriandi, A., Suryani, N., & Prasetyo, A. (2024). Gerakan pembaruan Islam dan transformasi sosial Muhammadiyah di Indonesia. Jurnal Studi Keislaman, 18(1), 45–62.
Akhlis, M. (2024). Islam berkemajuan: Ideologi dan praksis gerakan Muhammadiyah. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Assydiqhi, M. A. (2024). Tajdid dan ijtihad dalam pemikiran K.H. Ahmad Dahlan. Jurnal Pemikiran Islam, 12(2), 133–148.
Azra, A. (2015). Islam Nusantara: Jaringan global dan lokal. Bandung: Mizan.
Barton, G. (2014). The Muhammadiyah: A reformist movement in Islam. Singapore: ISEAS Publishing.
Burhani, A. N. (2016). Muhammadiyah and the problem of religious pluralism. Studia Islamika, 23(2), 357–385.
Latief, H. (2017). Philanthropy and Islamic civil society: The role of Muhammadiyah. Journal of Islamic Studies, 28(3), 405–428.
Lenggono, A. (2018). Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan dan pembaruan Islam di Indonesia. Yogyakarta: LP3M UMY.
Muhammadiyah. (2015). Matan keyakinan dan cita-cita hidup Muhammadiyah. Yogyakarta: Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Muhammadiyah. (2022). Risalah Islam berkemajuan. Yogyakarta: Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Nakamura, M. (2012). The crescent arises over the banyan tree: A study of the Muhammadiyah movement in a central Javanese town. Singapore: ISEAS Publishing.
Noer, D. (1996). Gerakan modern Islam di Indonesia 1900–1942. Jakarta: LP3ES.
Rizkillah, R., Fadli, M., & Hidayat, A. (2025). Peran Muhammadiyah dalam pembangunan sumber daya manusia dan kesejahteraan sosial. Jurnal Administrasi Publik, 15(1), 77–94.
Rukminingsih. (2020). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Yogyakarta: Parama Ilmu.
Trisno, T. (2024). Dinamika gerakan Islam modernis di Indonesia kontemporer. Jurnal Sosial Keagamaan, 9(2), 201–219.



