Internalisasi Nilai Kasih Sayang dan Tanggung Jawab Orang Tua Berdasarkan Hadits Tahnik Nabi Muhammad SAW

Penulis

  • Hera Yanti Situmorang Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Nor Azwa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Muslih Amri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Ali Imran Sinaga Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

DOI:

https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2451

Kata Kunci:

Internalisasi Nilai, Kasih Sayang, Tahnik, Tanggung jawab Orang Tua

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengkaji internalisasi nilai kasih sayang dan tanggung jawab orang tua melalui praktik tahnik dalam perspektif hadis dan literatur keislaman, serta relevansinya dengan aspek kesehatan bayi. Kajian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya pemahaman masyarakat Muslim terhadap makna dan tujuan tahnik yang sering dipahami secara ritualistik, tanpa memperhatikan nilai edukatif dan rasional yang dikandungnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research, dengan sumber data primer berupa hadis-hadis tentang tahnik dalam kitab hadis muktabar dan syarahnya, serta sumber data sekunder berupa buku ilmiah dan artikel jurnal yang membahas pengasuhan anak dan kesehatan bayi. Analisis data dilakukan melalui analisis isi secara deskriptif-analitis untuk mengungkap nilai-nilai pendidikan keluarga dan implikasi kesehatan yang terkandung dalam praktik tahnik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tahnik tidak hanya merepresentasikan bentuk kasih sayang dan tanggung jawab orang tua terhadap anak sejak kelahiran, tetapi juga memiliki relevansi dengan stimulasi oral dan kesiapan fisiologis bayi dalam menerima nutrisi awal. Dengan demikian, tahnik dapat dipahami sebagai praktik yang mengintegrasikan dimensi spiritual, edukatif, dan rasional dalam pembentukan generasi yang sehat secara fisik dan emosional.

Referensi

Al-Qaradawi, Y. (2006). Kaifa Nata’amal Ma’a al-Sunnah al-Nabawiyyah: Ma’alim Wa Dhawabit. Maktabah Wahbah.

Amri, M. (2025). Internalisasi Nilai Pendidikan Akidah Akhlak dalam Membina Sikap Resiliensi Anak di SOS Children’s Village Banda Aceh. UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Argaheni, N. B., & Kostania, G. (2022). Tinjauan Literatur: Pengaruh Tahnik Terhadap Bayi Baru Lahir. Avicenna?: Journal of Health Research, 5(2), 47–61.

As Sidawi, A. U. Y. bin M. (2020). Hadiah Istimewa untuk si Buah Hati. Media dakwah al Furqon.

Depdikbud. (1989). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka Utara.

Dewi, K., Islami, E. N., Aryadi, J. K., Hidayah, M., Rahmani, N., & Juwita, S. (2025). Perspektif Ulama dan Tenaga Medis di Kabupaten Sumedang Terhadap Tahnik pada Bayi Baru Lahir. Penelitian Parawat Profesional.

Fauziyah, N. L. (2023). Pendidikan pascakelahiran bayi perspektif hadis nabi. Jurnal Cahaya Mandalika, 1699–1716.

Hamdani, & Nasrullah, Y. M. (2019). Nilai-Nilai Pedagogis Dalam Hadits Nabi Tentang Adzan Di Telinga Bayi. Jurnal Pendidikan Universitas Garut, 3(1).

Hatta, M. (2023). STUDI LITERATUR Manfaat Tahnik Dengan Kurma Bagi Kesehatan Bayi Baru Lahir. Pandu Husada, 4(2), 52–57.

Mbs, M. A. (2025). Pemahaman Hadits Tahnik Anak Baru Lahir Metode Yusuf Al- Qordawi. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Nasution, R. I. (2016). Makna Simbolik Tradisi Upah-upah Tondi Batak Mandailing di Kota Pekanbaru. Journal Online Mahasiswa, 3(2), 1–12.

Prasetyo, N., Erliyana, Kholid, I., Gazi, F., & Erlina. (2025). Relevansi Tahnik dan Aqiqah Sebagai Hak Anak dan Implikasinya terhadap pendidikan islam kontemporer. Pendas?: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4).

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitaif, Kualitatif dan R&D. Alpabeta.

Wardani, & Hestiningtyas, W. (2020). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Berbasis Karakter melalui Kegiatan Orientasi Anggota Baru UKK Pramuka Tahun 2020. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2).

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-01-13

Terbitan

Bagian

Table of Content | Articles