Konsep Kepribadian dalam Islam Menurut Ali Al-Hasyimi
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2465Kata Kunci:
kepribadian Islam, Muhammad Ali Al-Hasyimi, Akhlak MuslimAbstrak
Kepribadian Islam merupakan fondasi utama bagi seorang Muslim dalam menjalani kehidupan yang baik dan bermakna sesuai dengan syariat Islam. Muhammad Ali Al-Hasyimi menegaskan bahwa kepribadian Islam yang hakiki harus berlandaskan nilai-nilai yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman hidup umat Islam. Namun, realitas menunjukkan adanya kesenjangan antara ajaran Islam dan praktik kehidupan mayoritas umat Islam. Fenomena yang mengkhawatirkan adalah munculnya kepribadian Muslim yang hanya menitikberatkan pada hubungan dengan Allah ( hablum minallah ) tanpa diiringi dengan kepedulian terhadap hubungan dengan sesama manusia dan alam ( hablum minannas ). Kondisi ini terlihat dari perilaku individu yang tekun beribadah, tetapi masih melakukan perbuatan tercela dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kepribadian dalam Islam menurut Muhammad Ali Al-Hasyimi, khususnya dalam upaya membentuk kepribadian Muslim yang seimbang antara dimensi spiritual, sosial, dan moral. Dengan pendekatan kajian kepustakaan, penelitian ini menganalisis pemikiran Al-Hasyimi yang berlandaskan dalil-dalil Al-Qur’an dan Hadis mengenai pembentukan kepribadian Muslim. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepribadian Islam yang ideal adalah kepribadian yang mampu mengintegrasikan ibadah kepada Allah dengan akhlak mulia terhadap sesama makhluk, sehingga tercipta pribadi Muslim yang utuh dan sesuai dengan tuntunan Islam
Referensi
Abduh Tuasikal, Muhammad, Jalan Kebenaran, Hadits Arbain 41: Mengikuti Sunnah Nabi, Tundukkan Hawa Nafsu, dalam rumaysho.com, 25 Juni 2020.
Abdul Mujib. Jusuf Mudzakir. (2001). Nuansa-Nuansa Psikologi Islam,. In Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Abuddin Nata, (2002), Metodologi Studi Islam, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Afrizal. (2015). Metode Penelitian Kualitatif,. In Jakarta: Rajawali Pers.
Ahmad Afiif. (2014). Psikologi Guru, CetI,. In Makassar: Alauddin Press.
Ahmad Tafsir. (2007). Ilmu Pendidikan dalam Perspekyif Islam,. In Bandung: Remaja Rosda Karya.
Al-Baihaqi, Ahmad ibn Husain, Al-Jami’ li Syu`ab al-Iman, Juz X, Kairo: Maktabah ar-Rusyd, 2003.
Al-Ghazali, A. H., (2005), Ihya’ Ulumuddin, In Beirut: Dar al-Fikr.
Al-Ghazali, Imam, Ihya Ulu al-Din, jilid 3, Kairo: Daar al-Hadits, 2004.
Al-Habib, Belajar dari Manusia dengan Akhlak Terbaik, (https://blog.al-habib.info/id/2012/02/belajar-dari-manusia-dengan-akhlak-terbaik/)
Al-Hasyimi, Muhammad Ali, Membentuk Pribadi Muslim Ideal Menurut Al-qur’an dan As-Sunah, Terj. Gozali J. Sudirjo, Asep Sobari, Jakarta: Al-I’tishom, 2018, cet. III..
Al-Hasyimi, Muhammad Ali, Membentuk Pribadi Muslimah Ideal Menurut Al-Qur’an dan As-Sunah, Terj. Amir Hamzah, Jakarta: Al-I’tishom, 2013, cet. I.
Al-Hasyimi, Muhammad Ali, Pendidikan dan Perilaku Syari'ah, Semarang: Aneka Ilmu, 2019. Online.
Al-Hasyimi, Muhammad Ali, Syakhshiyatul Muslim Kamaa Yashughuhal Islam Filkitab Wa Sunnah, Beirut: Daarul Basyair Islamiyah, 1981.
Alim, Muhammad, Pendidikan Agama Islam Upaya Pemikiran dan Kepribadian Muslim, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011.
Al-Khin, Dr.Mustafá Sa'id, Nuzhatul Muttaqina Syarhu Riyädis salihina, Juz 1, 1407 H/1987 M
Alquran Tajwid, Terjemah, Tafsir Untuk wanita, Bandung: Marwah, 2009
Al-Rasyidin (Ed), Kepribadian & Pendidikan, Bandung: Citapustaka Media, 2006.
Alwisol, Psikologi Kepribadian, Malang: UMM Press, 2009.
Amka, Dkk, Buku Ajar PROFESI KEPENDIDIKAN Menjawab Problematika Profesi dan Kinerja Guru, Banjarmasin: Nizamia Learning Center, 2020.
An-Nabhani, T, (2001), Asy-Syakhsiyyah al-Islamiyyah (Jilid 1), Beirut: Dar al-Ummah.
an-Nabhani, Taqiyuddin, Syahsiyah islamiyah I, Bogor: Pustaka Thoriqul Izzah, 2003.
Arifin, Muzayyin, Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Sinar Grafika Offset, 2010.
Arifin, Zainal, Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011.
Aziz Ahyadi, Abdul, Psikologi Agama (Kepribadian Muslim Pancasila), Bandung: Sinar Baru Algesindo, 1995.
Bakker, Anton, & Ahmad Charris Zubair, Metodologi Penelitian Filsafat, Yogyakarta: Kanisius, 1990.
Beni Ahmad Saebani dan Abdul Hamid. (2012). Ilmu Akhlak,. In Bandung: Pustaka setia,
Creswell, John W., Research Design, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed, edisi ketiga, cet. 1, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
Danial Goleman. (1996). Emotional Intelegensi. In Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utara.
Daniel Goleman. (2016). Emotional Intelligence,. In Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Departemen Agama RI. (2001). Pedoman Umum Pengembangan Budaya Religius. Jakarta: Dirjen Pendidikan Islam.
Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2005.
Dewantara, K.H. (1936). Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Taman Siswa.
Djamaluddin, Aly Abdullah. (1999). Kapita Selekta Pendidikan Islam., In Bandung: Pustaka Setia.
Fachruddin, Fuad, Agama dan Pendidikan Demokrasi: Pengalaman Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, Jakarta: Pustaka Alvabet, 2006.
Fadlillah, Muhammad, dan Lilif Mualifatu Khorida, Pendidikan Karakter Anak Usia Dini, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2013.
Febriyanti,Natasya, “Implementasi Konsep Pendidikan Menurut Ki Hajar Dewantara” dalamPendidikan Tambusai, vol. V.
Feist, Jess, Teori Kepribadian, Jakarta: Salemba Humanika, 2017.
Freud, S. (1923). The Ego and the Id. London: Hogarth Press.
Gunawan, Heri, Pendidikan Islam Kajian Teoritis Dan Pemikiran Tokoh, Bandung: PT Remaja Rosdakarya,2014.
Hamka. (1982). Pribadi Hebat Rasulullah. Jakarta: Bulan Bintang.
Harahap, Syahrin, Metodologi Studi tokoh & Penulisan Biografi, Jakarta: Prenada, 2011
Hasibuan, Yusnita, “Konsep Kepribadian Muslim Menurut Syeikh Taqiyuddin An Nabhani”, Tesis, UIN Sumatera Utara, 2016.
Hekmat walid, (2015). Biografi Singkat Penulis dan Pemikir Islam: Dr. Muhammad Ali Al-Hasyimi,. Al Maktaba.
Hidayat, Dede Rahmat, Teori Dan Aplikasi Psikologi Kepribadian Dalam Konseling, Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia, 2015.
Husien, Latifah, Profesi Keguruan Menjadi Guru professional, Banjarmasin: Pustaka Baru Press, 2016.
Ibrahim Muhammad bin Abdullah al Butaikan. (2002). Pengantar Studi Islam,. In Jakarta: Robbani Press.
Imam Gunawan. (2015). Metode Penelitian Kualitatif dan Praktik,. In Jakarta: Bumi Aksara.
Jalaluddin, Teologi Pendidikan, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003.
Katbi, Muhammad Adnan, Dr. Muhammad Ali Al Hashemi, 2015.
Khulaisie, Rusdiana Navlia, “Hakikat Kepribadian Muslim, Seri Pemahaman Jiwa Terhadap Konsep Insan Kamil”, Jurnal Reflektika, 2016.
Kurnia, Rohmat, Akhlak Mulia: Menjadi Dirimu yang Terbaik, Jakarta: Imperial Bhakti Utama, 2011.
Lawrence E.Shapiro. (1998). Mengajarkan Emotonal Intelligence Pada Anak,. In Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Lexy J. Moleong. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif,. In Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Marimba, Ahmad D., Pengantar Filsafat Pendidikan Islam, Bandung: al-Ma’arif, 1989.
Marzuki, Pendidikan Karakter Islam, Jakarta: Amzah, 2015.
Maulana Muhammad Ali, (1980). Islamologi (Dienul Islam), Jakarta: Ikhtiar Baru VanHouve.
Maurice Elias, (2000). Cara-cara Efektif Mengasuh Anak Dengan EQ, terj. M. Jauharul Fuad. In Bandung: Kaifa.
Miskawaih, Ibnu, Tahdzib al-Akhlak, Beirut Libanon : Daarul Kutub Al-Ilmiah, 1985.
Misrawi, Zuhairi, Al-Qur’an Kitab Toleransi: Tafsir Tematik Islam Rahmatan Lil ‘Alamin, Jakarta: Grasindo, 2010.
Muchtar, Heri Jauhari, Fikih Pendidikan Islam, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2005.
Muhammad Abu Bakar. (2002). Pedoman Pendidikan dan Pengajaran,. In Surabaya: Usaha Nasional.
Muhammad Adnan Katbi. (2015). Dr. Muhammad Ali Al Hashemi
Muhammad Muntahibun Nafis (2011), Filsafat Pendidikan Islam,. In Yogyakarta: Penerbit Teras.
Mujib, Abdul, Kepribadian dalam Psikologi Islam, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2006.
Mustari, Mohamad, Nilai Karakter: Refleksi untuk Pendidikan, Jakarta: Rajawali Pers, 2014.
Nafis, Muhammad Muntahibun, Filsafat Pendidikan Islam, Yogyakarta: Penerbit Teras, 2011.
Nana Sudjana. (2004). Cara Belajar Siswa Aktif Dalam Proses Belajar Mengajar,. In Bandung: Sinar Baru.
Nasruddin Razak, (1977), Dinul Islam, Bandung: Al-Ma’arif.
Nasution, Harun. (1986). Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya (Jilid 1). Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Nurmalita, Azza, Penanaman Nilai Menghargai Prestasi pada Siswa SD Negeri Mendungan I Yogyakarta, Yogyakarta: Skripsi Sarjana, Universitas Negeri Yogyakarta, 2014.
Peraturan menteri Agama Republik Indonesia no 2 Tentang Standar Kompetensi Kelulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah.
Peraturan Presiden No. 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, (Jakarta: Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia), 2017.
Perpustakaan Al Qaradhawi, 27 Januari 2016.
Punaji Setyosari. (2010). Metode Penelitian Pendidkan dan Pengembangan,. Ed.2. In Malang: Kencana.
Pusat Bahasa Depdiknas, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi 4, Jakarta: Gramedia, 2008.
Rafid, Rahmad, “Konsep Kepribadian Muslim Muhammad Iqbal Perspektif Pendidikan Islam Sebagai Upaya Pengembangan Dan Penguatan Karakter Generasi Milenial”, JMP Online, 2018.
Roqib, Moh., Ilmu Pendidikan Islam Pengembangan Pendidikan Integratif di Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat, Yogyakarta: LKis Yogyakarta, 2009.
Rosihon Anwar. (2008). Akidah Akhlak,. In Bandung: Pustaka Setia.
Salminawati, Etika Pendidik Dan Peserta Didik Im?m An-Nawaw? (631-678/1233-1278) (Studi Tentang Kitab Al-Majm?? Syara? Al-Muha??ab Li Asy-Sy?r?z? ), Disertasi, UIN Sumatera Utara, 2014.
Saputra, Muhammad Riski, Gagasan Pendidikan Ta’dib Syed Muhammad Naquib Al-Attas Dan Relevansinya Dengan Tujuan Kurikulum 2013, Jakarta, UIN syarif Hidayatullah
Sayyid Sabiq,. Al-Aqaid Al-Islamiyah. (2010). Aqidah Islam Pola Hidup Manusia Beriman,. In Bandung: Ponegoro.
Sharifuddin, M.Zain, Studi Islam Pradigma Komperehensif, Bogor: Al Azhar Press, 2014.
Shihab, M. Q. (2002). Wawasan Al-Qur’an. Bandung: Mizan.
Sjarkawi, Pembentukkan Kepribadian Anak Moral Intelektual, Emosional, dan Sosial Sebagai Wujud Integritas Membangun Jati Diri, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2011.
Sofia, Wida Nafila, Interpretasi Imam Al-Maraghi Dan Ibnu Katsir Terhadap Qs. Ali Imran Ayat 190-191 dalam Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, vol. 2.
Sriwati Bukit dan Istarani. (2015). Kecerdasan dan Gaya Belajar,. In Medan: Larispa Indonesia.
Sudarto, Metode Penelitian Filsafat, Jakarta: Raja Grafindo.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan kuantitatif,kualitatif, dan R&D,. In Jakarta.
Suparman, Heru, Mamik Suendarti dkk, Kurikulum Pendidikan Integrasi dalam Pembelajaran, Tangerang: PT Pustaka Mandiri, 2019.
Suryabrata, Sumadi, Psikologi Kepribadian, Jakarta: Rajawali Press, 1990.
Syaiful Bahri Djamarah. (2005). Guru dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukatif,. In Jakarta:Rineka Cipta.
Syamsul Yusuf. (2008). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja,. In Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Syukur, Suparman, Etika Religius, Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2004.
Undang-Undang Guru dan Dosen, Undang undang Republik Indonesia No. 14 tahun 2005, Jakarta: Penerbit Cemerlang.
Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003, Bidang DIKBUD KBRI Tokyo.
Uyoh Saefullah. (2012). Psikologi Perkembangan dan Pendidikan,. In Bandung: Pustaka Setia.
Wahid, Ramli Abdul, Prinsip-Prinsip Mendidik Anak dalam Islam, (Makalah, tidak dipublikasikan),2019.
Walid, Hekmat, Biografi Singkat Penulis dan Pemikir Islam, Dr. Muhammad Ali Al-Hasyimi, Al Maktaba, 2015.
Yaumi, Muhammad, Pendidikan Karakter: Landasan Pilar, dan Implementasi Jakarta: Kencana, 2014.
Yulianto, Agus, “Makna dan Tantangan Perpres Penguatan Pendidikan Karakter”, Republika Online.
Zakiah Drajat. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah,. In Jakarta: Rineka Cipta.
Zed, Mustika, Metode Penelitian Kepustakaan, Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2018.
Zuhairini, Filsafat Pendidikan Islam, Yogyakarta: Penerbit Teras, 2011.



